
Menikmati kehidupan bersama keluarga dan rumah tangga masing-masing adalah impian dari setiap anggota keluarga, memiliki kepala rumah tangga beserta ibu rumah tangga yang dilengkapi dengan adanya buah hati menambah sukacita yang begitu besar dalam rumah. Memulai aktivitas dirumah sebagai ibu rumah tangga dan sebagai tulang punggung keluarga yang menjadi pelindung keluarga juga menjadi contoh dan teladan bagi anak-anak mereka setelah berada jauh dari keluarga sungguh merupakan kebahagiaan tersendiri bagi suami dan ayah dari anak Carlin.
__ADS_1
Sejak suami Carlin tiba dari perantauan, terkadang mereka tinggal dirumah keluarga dan terkadang juga mereka tidur dirumah mertua Carlin didesa seberang. Suami Carlin setelah pulang dari perantaun selain merayakan atas kembalinya bersama keluarga tercintanya ia juga merayakannya bersama teman-temannya yang sama-sama kembali dari perantauan dengan mabuk-mabukkan yang tentunya membuat Carlin tidak suka. Sebagai istri, Carlin tau akan sifat dan kebiasaan sang suami dalam setiap aspek tentunya saat suaminya jika dalam keadaan mabuk seiring kehilangan kesadarannya kadang kala ia membuat keributan dirumah yang akibatnya menganggu aktivitas dirumah hingga merasa sangat tidak nyaman. Terlebih lagi jika disaat pada malam hari, yang waktunya untuk beristirahat tidur membaringkan diri dan meregangkan tubuh sehabis bekerja dan beraktivitas sejak pagi hingga menjelang sore kini terganggu dengan keributan yang dibuatnya.
__ADS_1
Belum lama mereka merasakan kebahagiaan yang besar karena kembalinya anggota keluarga yang berperan sebagai jantung dalam keluarga juga sebagai tulang punggung keluarga yang walaupun juga kadangkala membuat resah anggota keluarga dirumah, sekarang mereka kembali pada saat itu tidak terjadi apa-apa. Suami carlin kembali pergi merantau ketempat yang jauh yang pada saat itu belum lama datang kini pergi jauh lagi dari keluarga, namun itu sama sekali bukan suatu hal yang salah tapi itu juga demi memenuhi kebutuhan keluarga menafkahi keluarga lewat merantaunya suami carlin dan ayah dari anak-anaknya. Carlin bersama anak-anak pun merasa sedih lagi karena belum lama mereka bersama kini mereka berpisah lagi dalam waktu yang tidak bisa diprediksi akan kembali bersama-sama kapan. Carlin bersama anak-anaknya berusaha untuk membuat suaminya tidak usah kembali merantau dan mencari pekerjaan didesa terdekat dari desa mereka berada, tapi suaminya bersikeras untuk kembali merantau melihat pendapatan kerja didesa sendiri maupun didesa terdekat dari desa mereka yang pada saat itu sangat minim sedangkan kebutuhan keluarganya cukup besar dengan adanya ketiga putranya yang hamlir mendekati usia sekolah semuanya. Carlin hanya bisa menerima keputusan dari suaminya yang walaupun itu berat untuk diterimanya bersama ketiga anak-anaknya yang tak kuasa menahan haru untuk kembali merasakan kembali hidup jauh dari suami dan ayah. Kini mereka berharap dan berdoa agar suami dan ayah dari Carlin dan anak-anaknya cepat kembali dan dalam keadaan yang sehat.
__ADS_1