RINDU AYAH

RINDU AYAH
Air Mata


__ADS_3

Keutuhan sebuah keluarga merupakan sebuah skala yang penting dalam berumah tangga, tak selamanya keutuhan itu bisa dikatakan penting tanpa adanya keharmonisan yang tumbuh dalam rumpun hidup keluarga. Yang walaupun nyatanya didunia ini tak semua kehidupan keluarga harmonis adanya hanya saja bagaimana dari setiap pribadi penting anggota keluarga menumbuhkan tunas keharmonisan itu. Hal itulah yang dialami oleh kehiduoan rumah tangga keluarga anak tertua Lee,Carlin Lee yang merasa hubungan rumah tangga mereka sudah berada diujunh tanduk perpisahan."Aku tidak tau lagi harus berbuat apa"ungkap hati Carlin. Sambil melihat ketiga putra mereka yang semakin hari bertumbuh menjadi anak-anak yang tampan, pintar dan hebat dengan hobi dan kemampuan mereka masing-masing.

__ADS_1


Awalnya ia hanya berusaha untuk tidak memikirkan hal-hal yang tidak-tidak mengenai rumah tangga mereka,tapi semakin hari-hari berlalu Carlin merasa berat dan merasa tak sanggup untuk mengahadapi itu semua. Carlin orangnya keras kepala, seperti ayah yang pendapatnya itu tak bisa digangugugat oleh orang lain selama apa yang ia katakan itu benar dan sesuai dengan pemikirannya. Ibu yang hanya bisa duduk dan berpikir entah bagaimana kelanjutan rumah tangga putri tertuanya Carlin yang semakin hari semakin memburuk membuat Ibu cemas dengan ketiga putra mereka. Ibu sudah mencoba menenangkan Carlin dengan berbagai cara dan alasan namun itu semua tidak berpengaruh terhadap pemikiran Carlin. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk turun dari rumah dan menetap dirumah yang berada di tengah-tengah desa bersama ketiga putranya. Ibu sudah berusaha menahannya untuk tidak pindah, yang walaupun memang Carlin tidak bisa lagi menahan apa yang ia rasakan yang membuat ia frustasi, takut, dan cemas akan rumah tangganya. Tapi ibu tetap berusaha dengan segala alasan untuk mempertahankan ketiga putra Carlin untuk tidak dibawa keluar dari rumah orang tua.

__ADS_1


Carlin bersama ketiga putranya, yang semakin cepat bertumbuh mereka menjalani kehidupan diluar rumah orang tua yang walaupun Ibu merasa berat melepas putri dan cucu-cucunya apadaya Ibu tidak bisa melakukan apa-apa lagi. Ibu hanya bisa berdoa dan berharap bahwa kehidupan keluarga putri tertuanya Carlin bisa diselesaikan dengan baik dan bisa kembali seperti dahulu lagi, berkumpul bersama suami, istri dan anak-anak mereka tanpa memkirkan segala hal-hal yang mengancam perjalanan kehidupan rumah tangga mereka. Ditahun berikut putra tertua Carlin sudah berusia tepat untuk masuk Taman Kanak-kanak. Carlin demi pendidikan putranya yang sudah mulai mengenal lingkungan sekolah, ia berusaha dengan kemampuannya membiayai sekolah dan sambil memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari mereka berempat.

__ADS_1


Pekerjaan apapun akan Carlin lakukan, selama itu dapat menghidupi ketiga putranya dan menghilangkan kesedihan dan amarah di lubuk hatinya. Sungguh suatu cobaan yang besar dan berat bagi Carlin untuk dihadapi, ia akhirnya merasakan rasa yang Ibu rasakan yang Ibu pendam disaat Ibu tersenyum bagai memakai topeng yang menutupi kesedihan yang ada. Ia berusaha terlihat kuat didepan Ibu untuk menguatkan Ibu juga agar tidak terlalu memikirkan masalah anak-anaknya yang semakin hari bertambah disaat masalah lain belum terselesaikan. Carlin dengan penuh harap semua ini akan berlalu siring berjalannya waktu dan akan datang hari esok yang cerah penuh kebahagiaan tanpa ada air mata sedih tangis dan yang ada hanyalah air mata akan tawa sukacita.

__ADS_1


__ADS_2