RINDU yang MENYAKITKAN

RINDU yang MENYAKITKAN
Bab 1


__ADS_3

RINDU ??


Rindu itu muncul ketika kita merasakan jauh dari orang yang dulunya dekat dengan kita, bahkan kita kan sangat merasakan kehilangan jika rindu itu semakin dalam. Memiliki harapan, karna Rindu tidak hanya muncul karena jarak yang terpisah, tapi juga keinginan yang tak terwujud.


Hay teman-teman...


Namaku Aniry, aku berusia 16 tahun dan tahun ini aku memasuki sekolah menengah atas (SMA), Ku rasa waktu liburan ku sudah usai, aku menghabiskan kan liburan ku dengan membantu mama di rumah setiap harinya.


Mama hanyalah ibu rumah tangga dan papa sering bekerja di luar kota sebagai mekanik,


Aku anak kedua dari tiga bersaudara, aku mempunyai kakak yang tampan bernama Tomy yang kini sedang kuliah mendapat beasiswa diluar kota, jdi kami jarang jumpa tapi sekali jumpa, kami selalu berantam, karna kak Tomy suka usil dengan ku dan aku juga mempunyai seorang adik perempuan bernama Ririn yang masih duduk di sekolah dasar kls 6 SD.


"Ry..........Aniry." suara mama yang memanggil ku dari ruang tamu.


"iya ma.." saut ku dari dalam kamar.


(sambil berdiri dan berlari menuju suara ibu yg berada di ruang tamu)


"kamu lagi ngapain di dalam kamar terus???, bukanya bersiap2 sebentar lagi kita akan pergi kesekolah pilihanmu untuk mendaftar kamu" ujar mama.


"oh iya Ma...maaf aku ketiduran, habisnya kecapean bantuin mama tadi bersih-bersih rumah.


heheheh..." jawab ku sambil tertawa malu.


"ywdh kamu langsung cepat siap-siap sana, nanti pendaftaran nya keburu sudah tutup" ujar mama.


"siap Bos..." sambil mengangkat tangan ku seperti lagi menghormat bendara, setelah itu berlari menuju kamar ku untuk bersiap2.


Sambil menunggu ku bersiap-siap untuk pergi mendaftar kesekolah baru mama pun sambil melihat dan mengecek lagi berkas-berkas ku yang akan di bawa untuk mendaftar di sekolah baru ku nantinya untuk memastikan agar tidak ada yang tertinggal nantinya.


Aku sangat senang sekali, perasaan ku menjadi berbunga-bunga karna sebentar lagi aku akan masuk sekolah baru dimana tingkatan ku semakin tinggi dan mendapatkan teman-teman baru juga pastinya.

__ADS_1


"ma... aku udah siap nih."


ujar ku sambil membuat mama terkejut yang terlihat masih sibuk mempersiapkan berkas-berkas ku nantinya.


"Apa kamu yakin ingin mendaftar di sokolah itu???" tanya mama kepada ku untuk memastikan lagi agar aku nanti tidak ada penyesalan, karna itu sekolah pilihan ku.


"Sudah dong Ma.(sambil tersenyum lebar untuk memastikan Mama kalau aku sudah yakin dengan pilihan ku)" jawab ku kepada mama


Setelah mama mendengar jawaban ku yang tetap kekeh untuk mendaftar di sekolah favorit ku, mama pun langsung merapikan berkas-berkas ku dan memasukan nya kedalam map berwarna merah. lalu kami pergi dengan menggunakan sepeda motor yang di bawa ibu karna aku belum di ijini untuk membawa sepeda motor sendri, kami pun langsung berangkat menuju sekolah baru ku.


****


Aku mendaftar di sekolah SMA Dharmawangsa di Jakarta, memang tidak populer seperti sekolah elit lainnya tapi kan menjadi sekolah favorit untuk ku.


Ketika sampai di sekolah ibu memarkir kan sepeda motor nya di tempat parkir kereta tentunya, kami langsung pergi ke admin nya dimana tempat pendaftaran nya berada, dan kami menjumpai seseorang yang sedang duduk di kursi yang tentunya salah satu guru yang mengajar di situ dan sekarang bpk guru itu bertugas menjaga dan melayani orang-orang yang datang untuk mendaftar.


"selamat siang Bu???, ada yg bisa saya bantu?" sapa bapak guru itu dengan sopan dan ramah.


"ibu langsung aja mengisi formulir pendaftaran nya dan bisa saya lihat berkas-berkas yang sudah ibu bawa.


ujar bapak guru.


"oh ini pak berkas-berkas nya sudah saya siapkan semua di dalam map ini" jawab itu sambil memberikan map merah yang sudah berisi berkas-berkas ku.


sembari mama mengurus dan mengisi biodata ku, aku pun pergi untuk melihat-lihat lokasi sekolah itu. aku sangat suka karna sekolah itu sangat bagus dan halamannya sangat bersih dan sejuk karna banyak pohon hijau yg membuat sekolah itu menjadi sejuk.


setelah mama sudah selesai mengisi formulir pendaftaran ku dan menyelesaikan semua administrasi nya, aku pun langsung di panggil oleh mama agar kami pulang kerumah.


"ry...Aniry sayang, ayok kita pulang" kata mama sambil memanggil ku dan melambaikan tangan Nya kepada ku.


"iya maa...." jawab ku teriak kepada mama sambil berlari menuju mama yang sedang menunggu ku datang

__ADS_1


"ayo kita pulang, sekarang kamu sudah menjadi siswa baru di sekolah favorit mu, mama sudah mendaftar kan kamu sesuai keinginan mu, rajin lah belajar dan jangan mengecewakan mama dan papa. ujar mama yang menasehati ku.


lagi-lagi aku hanya tersenyum dan mengatakan" baik Bos ku tersayang, makasih y mama, aku sayang sama mama dan papa" jawab ku sambil memeluk mama dengan manja ku.


ibu yang melihat ku yang bertingkah seperti adikku yg masih kecil hanya bisa tersenyum melihat ku, sambil membalas pelukan kan ku mama juga memelukku, tidak lama kami berpelukan seperti Teletubbies mama pun melepas pelukannya dan mengajakku pulang karna adikku yang paling kecil pasti sudah pulang dari sekolahnya.


kami pun langsung menuju ke parkiran dimana tempat ibu memarkirkan sepeda motor nya tadi, di jalan aku hanya tersenyum bahagia sambil sedikit mengkhayal kalau aku sudah masuk sekolah nanti aku seru dan bisa bertemu teman baru lagi.


tiba-tiba ponsel mama berdering dan mama memberhentikan sepeda motor nya di pinggir jalan dan segera melihat hp nya yg berdering terus ternyata ada panggilan masuk dengan nama kontaknya "suamiku Sayang" yg ternyata itu papa ku, GK kalah Romantis kan mama ku, mama pun langsung mengangkat panggilan dari papa ku.


"iya sayang ada apa??" kata mama ku kepada papa ku melalui telepon nya.


(aku tidak tau apa yang di katakan papa kepada mama karna aku tidak mendengar suara papa.)


"Sudah selesai sayang, kami juga ini lagi di jalan mau pulang ke rumah" kata mama lagi membalas papa dari telpon.


"yaudah sayang kami pulang dulu y, nanti sampai di rumah aku telpon kamu lagi, jangan lupa makan dan semangat kerjanya y sayang". kata mama sambil mengakhiri telpon dari papa.


" itu dari papa y ma??" ujar ku


"iya ry ..." balas mama sambil memasukkan telponnya ke dalam tas nya.


"emang papa bilang apa ma??" tanya ku yang dari tadi kepo.


"biasalah papa mu kan orangnya khawatir banget, dia menanyakan gimana dengan pendaftaran mu dan jadi daftar sekolah dimana"...jawab mama.


" owh papa mah begitu orang nya enggk perlu heran lagi" ujar ku kepada mama sambil senyum.


tak lama mama pun menghidupkan sepeda motor nya kembali dan kami pun melanjutkan perjalanan menuju rumah.


***

__ADS_1


__ADS_2