
"Oi".
"bangke biawak".
"chat".
"p".
"p"
"p".
"oi...lagi apa?".
"ryry...buset dah ahhh lama amat balasnya".
"chat"
"apakah ada orang".
dst.....(sampai 101 pesan masuk dan 20 panggilan yang tak terjawab dari Biel).
"astagaaa ... ternyata Biel dari tadi nelpon". ujar ku yang spontan terkejut di campur perasaan senang karna Biel mengirim pesan banyak sekali.
" gimana nih kalau ini anak marah sama aku?".tanya ku pada diri sendiri.
Ntah kenapa perasaan ku tak karuan begini akhir-akhir ini sama Biel, aku sangat takut sekali kehilangan Biel karena dia sahabat yang paling mengerti aku, aku sangat beruntung bisa mengenal Gabriel.
setelah itu aku langsung membalas pesan dari nya.
"ou...apa El???".
"spam banget sih loh, jangan nampak kali dong kalau lagi kangen sama ku".
"oi"
"balas dong"
"chat"
"kutu loncat"
"kenapa GK di read y padahal pesan aku udah terkirim". gumam ku dengan sedikit resah.
"apa aku telpon aja dia y , siapa tau dia ketiduran?". ujar ku pada diri sendiri.
aku langsung mencari kontak "Biel👻" dan langsung menekan tombol panggil suara.
Tut....Tut....Tut....( suara telpon saat aku menelponnya) sayangnya Biel tidak mengangkat telponnya juga.
"aisshhh kok gak di angkat sih sama ini bocah, apa dia marah sama ku". ujarku yang masih bertanya-tanya pada diri sendiri.
aku mencoba mengirim pesan lagi kepada nya.
"oi".
"bocah".
"ngapa yak"
"loe marah y"
__ADS_1
"plisss jangan marah sama gue dong 🙏"
"gue kan anak rajin jadi dari tadi habis bantu mama".
"Biel....maafin gue dong kalau loe udah nunggu lama"
"yah...yah...yah...pisssss ✌️ salam damai kita biar GK berantem😁".
"Gabriel.....".
"sumpah aku kok jadi begini sih, kenapa aku takut sekali kalau Biel marah". tanya ku pada diri sendiri sedikit kesal dengan sikap ku ini.
setalah hampir 10 menit menunggu balasan dari Biel Yang berharap dia akan segera membalasnya, tapi semua kembali kan nya dia belum membalas juga.
"astagaaa...hari ini kan pengumuman seleksi, kenapa aku baru sadar y". ujar ku yang tiba-tiba teringat.
ketika itu aku langsung membuka WhatsApp di handphone ku dan mencari pesan masuk dari grup yang sudah ada, ketika aku mandapatkan nya dan langsung membuka pesanannya, pesanannya berisi tentang pengumuman nama siswa/siswi yang lulus test dan akan masuk di kelas favorit.
dengan teliti nya aku mencari nama ku dan berharap aku akan lulus
Dengan sangat teliti aku membuka mata ku lebar-lebar dan memfokuskan pikiran ku ke layar handphone ku.
"yeahhhhh.......akhirnya aku masuk juga di kelas favorit". spontan aku berteriak dan melompat-lompat.
"Minggu depan aku akan sekolah"ujar ku yang masih kegirangan tak menentu.
"oh iya mama harus tau kabar gembira ini". ujar ku
untuk beberapa saat aku lupa dengan Biel yang masih belum membalas chat ku, karena aku sangat senang sudah lulus dan bisa sekolah di tempat favorit ku, aku langsung berlari keluar kamar dan menjumpai mama yang lagi duduk diruang tamu sambil menonton televisi.
ketika aku sampai di ruang tamu aku langsung memeluk mama dan duduk disebelah mama.
"mama....ada kabar gembira loh, coba tebak kira-kira apa". ujar ku.
"sayang kamu kenapa?".
"apa kabar gembira nya". tanya mama
"tebak dulu dong kira-kira apa". ujar ku
"mama mana tau kamu senang kenapa". jawab mama yang masih bingung .
"coba tebak dulu dong maa kira-kira kenapa?". ujar ku sambil merengek.
"hmmmmm....apa y kira-kira?". mama sambil mencari tau kenapa.
" pasti kamu baru dapat uang jajan dari papa y". jawab mama yang menebak
"salah". jawab ku
"jadi apa dong?? atau kamu baru jadian y sama Biel". jawab mama lagi yang semakin ngaur.
"ih..mama kok gitu sih". ujar ku yang sedikit malu jadi nya.
"jadi apa dong, kamu buat mama penasaran aja". ujar mama
"aku lulus maa". jawab ku sambil menunjukan handphone ku ke depan wajah mama.
"mulai Minggu depan aku sekolah dan masuk di kelas favorit". ujar ku
mama yang langsung memegang handphone ku dan mencari nama ku diantar nama-nama siswa/siswi yang lulus.
__ADS_1
" yang mana si sayang?". ujar mama yang masih mencari nama ku.
"sini maa biar aku kasih tau". ujar ku sambil mencari juga dengan teliti.
"nahhhh ini maaa lihat ada nama ku kan "Aniry Shera Salsabila" sambil membaca nama ku dan menunjukkan kepada mama.
"syukurlah sayang kamu bisaa sekolah di sekolah pilihan mu, mama dan papa berharap ku bisa menjadi anak yang pintar mendapat nilai uang terbaik nantinya". ujar mama yang memberikan sedikit nasehat.
"siap 86 laksanakan". jawab ku sambil meng hormatkan tangan ku.
" nanti jangan lupa kamu beritahukan kepada papa mu soalnya dia slalu menanyakan tentang sekolah mu".
"iyaa maa nanti aku telpon papa". jawab ku
tiba-tiba ada pesan masuk dan ternyata itu pesan dari Biel.
"cie...yang takut aku marah" ( isi pesan Biel yang terlihat di layar handphone ku, mama yang masih memegang handphone ku ternyata melihat isi pesannya, dan melirik ku dengan senyuman.
"ih... mama kenapa lihatin aku begitu". ujar ku yang sedikit malu sama mama.
"anak mama udah mulai y pacaran". jawab mam
"apaan sih maa, ada-ada aja lah Mama, udahlah aku mau ke kamar dulu y ma". jawabku ambil berdiri dan pergi ke kamar takut mama nanti malah nanya yang enggak-enggak.
sampai di kamar aku langsung tiduran sambil membalas pesan dari Biel.
"kok lama balas nya" (ujar ku)
"ke PD an banget sih loe, siapa juga yang takut kamu marah".( ujar ku yang memberikan penjelasan boong)
"tuh kan lama balas nya" (Ujar ku)
"Hello apa kah ada orang disana?? hanya diread aja". (ujar ku yang mulai sedikit kesel).
*mengetik.....*
Biel mulai mengetik pesan dan aku menunggu pesan dari nya.
"aku kan udah bilang jangan panggil loe gue".
"bandel sih kalau di bilangin"
"kamu lagi sibuk GK???".
"astagaaa aku lupa kalau aku udah janji gk manggil loe/gue". gumam ku.
"iya...iya maap"
"GK..." jawab ku singkat
Setelah aku mengirim pesan tiba-tiba panggilan video call masuk dari "Biel👻" dan aku langsung mengangkat nya. Rasanya seperti melepas kangen yang udah gk jumpa bertahun-tahun.
Kami pun mulai bercanda tawa melalui video call, Biel yang membuat muka jeleknya membuat ku geli dan tertawa berbahak-bahak, selalu ada aja tingkahnya yang membuat aku tertawa, dia slalu membuat ku kesal tapi dia juga mampu membuat ku tersenyum.
Hari sudah semakin sore, kami mengakhirin percakapan kami karna sudah hampir 3 jam kami bercanda tawa walaupun melalui handphone.
*HAI... TEMAN-TEMAN.😍
Mohon maaf sekali y kalau akhir-akhir ini aku jarang update, karna memang aku sibuk soalnya banyak tugas yang menumpuk.
saya harap teman-teman senang dengan membaca novel saya "RINDU YANG MENYAKITKAN" dan jangan lupa y meng Vote aku, meng Like dan memberikan kan tanggapan/masukan/saran di komentar, soalnya itu sangat berarti bagi saya untuk memperbaiki novel saja dan menjadi pelajaran lagi.
__ADS_1
Trimakasi.....salam kenal dari saya ASN.😁**