
" tinnn....tinnn....tinnn". suara klekson motor Gabriel yang sudah terdengar di depan rumahku.
waktunya jam pulang sekolah Ririn, aku dan Gabriel segera menuju sekolah Ririn untuk menjemput nya.
"ry nnti jadi kan temani aku sebentar?".tanya Gabriel.
"jadi dong, tapi kita bawa Ririn y soalnya kasihan dia kalau kita tinggal di rumah sendiri an, kamu engga keberatan kan??".ujar ku.
"iya engga lah, kan sekali-kali kita jalan bertiga, lagian aku suka dan gak keberatan sama sekali". jawab Gabriel sambil tersenyum dan masih fokus mengendarai motor nya.
sampai di gerbang sekolah dan di sana sudah ada Ririn yang menunggu kedatangan kami.
"Hay kakak Gabriel." sapa Ririn.
"Hay Ririn, gimna tdi di sekolah?". tanya Gabriel.
"enak kak banyak teman-temanku bermain. jawab Ririn.
next...
kami pun melanjutkan perjalanan kami ke tempat yang ingin dituju Gabriel, toko buku yang terlengkap di Jakarta, setelah mendapat kan buku yang di carinya kami pun segera pulang karna kasihan melihat Ririn yang sangat kecapean baru pulang sekolah.
rumah ku...
" kamu ngga singgah dulu". ujar ku.
" engga deh lain kali aja, aku langsung pulang aja kerumah". Jawab Gabriel yang sambil mengeluarkan buku yang ku beli juga dari jok motor nya.
"makasih y, udah mau temani aku". ucap Gabriel.
" iya sama-sama, makasih juga udah mau temani aku anter jemput Ririn dari sekolahnya." balas ku sambil tersenyum.
" yaudah aku pulang dulu y, bye2". ujar Gabriel mengakhiri percakapan dan menghidupkan motor nya.
"bye....." ujar ku. sambil menunggu kepergian Gabriel
ujian seleksi di sekolah baru ku sebentar lagi, aku harus rajin belajar dan mendapatkan nilai yang bagus, agar aku bisa masuk ke kelas favorit ku.
hari berlalu begitu cepat, tibalah hari ini aku bertempur menyelesaikan soal-soal yang nantinya akan di berikan kepada ku.
" pagi maa..." sapa ku sambil mencium pipi mama.
" eh kamu ry, buat mama terkejut aja. Pagi ini kamu terlihat semangat sekali, gak sabar y mau cepat-cepat masuk sekolah. ujar mama
" iya maa, hari ini aku ada ujian seleksi, untung aja aku udah ada persiapan, semoga saja aku bisa masuk di kelas favorit." ujar ku yang berharap.
"mama yakin kamu pasti bisa sayang, semangat y." ujar mama yang sambil memberi ku semangat.
"☺️" balas ku.
setalah menyelesaikan soal-soal tadi, aku pun langsung segera pulang kerumah, dan tinggal menunggu hasilnya besok siang dari yang di umumkan melalui grup " siswa/siswi baru rekrutmen".
Gabriel sudah lama Gak main kerumah karena dia harus pergi menjumpai keluarga nya yang ada di Jakarta juga, karna selama dia pindah ke Jakarta dia belum berkunjung kerumah saudaranya.
__ADS_1
"kring....kring.... kring"( suara dari handphone ku) panggil dari dari Biel.
" hallo, kamu apa kabar?". tanya Gabriel yang tiba-tiba menelpon ku.
" baik, tumben kamu menelpon aku ada apa?". ujar ku.
" ga papa, aku cuma lagi kangen aja sama kamu mau main-main dan curhat dengan mu, aku bosan disini". ujar Gabriel
"hah??? KANGEN? kesambet apa tiba-tiba ngomong gitu sama aku." ujar ku.
" emang ada yang salah y kalau aku KANGEN sama sahabat ku." tanya Gabriel.
"terserah kamu deh". jawab ku.
(mendengar ucapan kangen yang keluar dari mulut Gabriel membuat ku menjadi salting dan gugup berbicara dengan nya).
tanpa kami sadari sudah hampir 3 jam kami bertelepon, telinga ku pun sudah merah karna kelamaan harus di depan handphone, dan kami memutuskan untuk mengakhiri percakapan kami dari handphone.
" ry...nanti lagi kita sambung y, aku di panggil mama ni." ucap gabriel.
"iya ga papa, aku juga mau bersihin rumah trus mandi udah gerah ni ku rasa".jawab ku.
"oklah aku matiin telponnya y, bye..." menutup pembicaraan.
seperti biasa yang kami bahas tidak jauh tentang Cindy teman ku yang sekaligus gebetan Gabriel.
****
malam nya Gabriel mengirim pesan kepada ku.
"chat"
"chat"
"chat"
"kutu lompat"
"bangke biawak"
"P"
"P"
"P"
" lagi apa?"
banyak pesan masuk di handphone ku dari Biel yang sangat spam.
" ada apa sih? kamu malam-malam bising sekali." tanya ku yang sok cuek padahal dalam hati senang.
" asihhhh....cuek banget sih kamu? kamu kenapa ?". tanya Gabriel.
__ADS_1
" ga papa, aku hanya mau beristirahat aja".jawab ku
" owh jadi ceritanya ini kamu lagi gak mood chatan dengan aku, yaudah kamu istirahat aja padahal aku mau menyampaikan sesuatu kian, tapi apalah daya ku." ujar Gabriel yang sengaja membuat aku penasaran.
"apa itu??? bagi-bagi dong ceritanya jangan di simpan sendiri aja". ujar ku yang penasaran.
"katanya mau istirahat, yaudah aku pending dulu lah cerita nya". ucap Gabriel.
" iissss kan buruan dong, buat aku penasaran aja." jawab ku kesel dan memaksa Gabriel segela memberitahu nya.
"jadi begini ceritanya........... (bla..bla...bla)
waktu tidak terasa sudah berlalu kalau lagi bersama Gabriel baik itu bertemu langsung mau pun dari handphone. setelah panjang kali lebar aku bercanda dan saling menceritakan aktivitas kami masing-masing dengan Gabriel melalui handphone, kami pun mengakhiri chattingan kami karna jam sudah menunjukkan pukul 00.01 WIB.
" sebelum kita mengakhiri chattingan ini, ada yang mau ku sampai kan". ucap Gabriel
"apa???". ucapku.
"good morning buat sahabat ku❤️". ucap Gabriel.
"kamu gila y ini masih malam tau, pakek emoticon love segala lagi". ucapku.
"itulah kan kamu terlalu asyik ngobrol sama ku jadi kamu lupa waktu, lihat udah jam berapa sekarang?". ucap Gabriel.
"kamu kan sahabat ku Ter the best jdi gak ada salahnya kan aku kasih kamu lope sekali-sekali.
" jam 00.02 WIB". jawab ku dengan lugu.
" itu kan sudah pagi Aniry shera Salsabila". ucap Gabriel yang sekaligus memanggil nama kepanjangan ku juga.
"yaudah lah bodo amat mau ini masih malam kek, udah pagi kek gak urus sama aku". ujar ku sambil mengalihkan pembicaraan tdi.
"malu y karna kamu salah?". ujar Gabriel yang mencoba menggoda ku.
perasaan ku menjadi tak karuan gini jadinya semenjak Gabriel memberiku emoticon lope dan memanggil nama kepanjangan ku juga.
" bodo amat, aku mau tidur udah ngantuk, GOOD MORNING TOO, bye." ucapku
" ehhh tunggu dulu, ada yang kurang ini?". ujar Gabriel.
" apa lagi sih ???".tanya ku
"aku ngasih kamu lope tapi kamu engga balas ngasih aku lope juga, kan GK adil sih". ucap Gabriel
"GOOD MORNING TOO SAHABAT KU TER❤️❤️❤️". balas ku.
" kamu baik deh mau memberikan hati mu lebih untuk ku". ucap Gabriel
"apa maksud dari ucapan Biel barusan??". gumam ku dalam hati.
"Bye..." ucap ku (pesan terakhir ku yang dari tadi ingin mengakhiri chat tapi malah berlanjut terus).
"😊😁" balas Gabriel.
__ADS_1
pesan dari Gabriel hanya ku read aja karena kalau ku balas pasti akan berkelanjutan terus nantinya. Dan aku meletakkan handphone ku di meja samping tempat tidur ku dan beristirahat.