RINDU yang MENYAKITKAN

RINDU yang MENYAKITKAN
Bab 2


__ADS_3

Dirumah...


setelah sampai di rumah, ternyata ada seseorang yang sudah menunggu di rumahku yaitu sahabat ku yang baru saja pindah dari Medan sekitar 3 bulan yang lalu karna bokap nya yang lagi bertugas di Jakarta, jadi dia dan nyokapnya harus ikut juga pindah ke Jakarta, sambil menunggu kedatangan ku dia pun menemani adik ku yang lagi bermain di ruang tamu rumah ku.


"woi... ngapain loe kemari?" sapa ku kepada Gabriel sambil menepuk pundaknya dari belakang. Mungkin karna sangkin asiknya dia bermain dengan adiknya dia pun terkejut.


" Eh.. kamu ry ternyata, buat aku terkejut aja, kirain ntah siapa?"., jawabnya sambil ngelus-elus dadanya karna terkejut.


" dari mana aja kamu?, aku udah nunggui lama nih. tanya Gabriel kepada ku.


" gue habis mendaftar di sekolah favorit gue ."


jawab ku dengan santai.


tiba-tiba mama datang dari luar masuk kerumah sambil mencium adikku yang lagi asyik bermain dan menyapa Biel teman ku. mama sih udah gak heran lagi kalau Gabriel main kerumah karna sudah hampir setiap hari Gabriel main-main ke rumah ku, pokoknya sudah seperti saudara kandung.


"Udah lama kamu nak di sini?" makasih y udah mau nemeni Ririn bermain." usar mama kepada Biel.


" sama-sama Bu, aku juga senang kok menemani Ririn bermain." jawab nya sambil tersenyum.


karna ibu sudah kembali dan Ririn pun sudah ada yang menemani bermain, aku dan Biel pun pamit keluar rumah jauh dari ibu dan adik ku, seperti biasa kami duduk di teras rumah ku, sebenarnya sih aku juga sudah tau tujuannya datang ke rumah ku mau ngapain, gk jauh-jauh pastinya ingin menggali informasi tentang Cindy dari ku.


Cindy adalah teman ku dari kecil, orangnya yang cukup cuek dan sedikit tomboy membuat hati Gabriel meleleh ketika melihat nya, Cindy adalah pandangan pertamanya, sebelumnya dia belum pernah pacaran dengan wanita lainnya, y walaupun Biel memiliki wajah yang lumayan tampan tetapi dia tipe cowok yang setia dan tidak suka mempermainkan hati perempuan alias playboy.


"ry...?? aku boleh tanya lagi GK?" ujar biel setelah kami sudah duduk di teras depan rumah.


"MMM...." apa?... tanya aja kalau gue tau pasti gue jawab tapi jangan tanya tentang bahasa Inggris karna gue GK tau sama sekali." kata ku sambil melototkan mata ku kepada Biel.


"iya...iya enggk, bukan soal pelajaran tapi tentang Cindy, kamu tau kan aku suka sama dia, tapi aku bingung mau ngungkapi nya.


"menurut mu Cindy gimana sih orang nya?" tanya Biel kepada ku.


" y menurut gue sih Cindy tipe orang yang GK mau sama cowok yang GK pemberani, dia itu tipe cewek yang suka sama cowo pemberani, GK kayak loe yang belum apa-apa udah takut.


Cemen loe".... sambil memberikan jempol yg sudah aku balikan kebawah.


"aku kan masih baru kenal dia, jadi semua perlu proses, aku harus perlu waktu untuk mendekatinya dan sampai lah pada moment yg tepat." jawabnya sambil memberikan penjelasan kepada ku.


tidak terasa kalau kami sudah berbincang-bincang selama 3 jam lebih, dan topik kami hanya membahas seorang cewek yang lagi di taksirnya.


"what... ?sudah pukul 16.45 WIB, GK terasa y kalau udah ngumpul sama mu". katanya sambil mencubit pipiku dengan kedua tangannya.

__ADS_1


"aduhhhh....sakit tau,,,loe kalau nyubit GK kira-kira y... ujar ku sambil mengelus pipiku yang sangat sakit di cubitnya.


" habis nya aku gemes lihat pipimu... hehehehe". jawab nya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"yaudah aku pulang dulu y, besok aku main lagi kesini. ujarnya sambil berdiri ingin pulang ke rumah nya.


"hmm... yaudah gih sana balek lu" jawab ku yang masih kesel dengan nya.


"buuuu.... aku pamit pulang dulu yaaaa". teriaknya dari teras rumah ku yang ingin pamitan kepada mama ku.


"iyaaaaa.....hati-hati di jalan y". jawab mama juga yang teriak dari dalam rumah.


setelah Gabriel pulang, aku pun langsung masuk ke rumah dan menjumpai mama yang lagi masak di dapur menyiapkan makan malam kami bertiga di rumah.


"huuuufffff...... kalau udah kedapur lihat mama masak pasti bawaannya lapar aja". ujar ku sambil memakan tempe goreng yang sudah masak.


"kamu bisa aja ya memuji mama, pasti ada mau nya ini??" tanya mama kepada ku yang kelihatan sok tau.


"ihhh... mama, aku kan memang rajin membantu mama." ujar ku sembari memeluk dan mencium mama.


sebenarnya sih aku merasa senang sekali dan ingin mengucapkan terima kasih kepada mama karna sudah mendaftar kan aku di sekolah favorit ku.


" mulai sekarang kamu harus membiasakan untuk bangun pagi setiap hari nya, karna sekolahmu semakin jauh di banding dengan sekolah mu waktu SMP." kata ibu kepada ku


"soalnya 2 Minggu lagi kamu sudah mulai aktif masuk sekolah, jadi harus di biasakan mulai dari sekarang." ujar mama lagi kepada ku sambil memotong sayur.


aku yang melihat mama ngomong seperti itu hanya bisa membalas dengan senyuman saja.


setelah kami siap memasak, aku langsung membersihkan meja dapur yang kini berantakan ku buat, setelah bersih mama pun langsung menyuruh ku mandi dan mengajak adikku mandi.


"byurrrrr....."


suara air yang tumpah dari bak mandi karna adikku masuk kedalam bak mandi itu.


"ihhh....adik, apa yang sedang kamu lakukan? kurang puas apa bermainnya tadi." sambil mengeluarkan adik ku yang sudah berada di dalam bak mandi.


adikku hanya tertawa sambil menjipratkan air kepada ku, dan aku pun juga ikut basah kuyup.


"mamaaaaa.... lihat adik ini nakal kali dia, engga mau di bilangin." teriakku memanggil nama dari kamar mandi.


tidak lama mama pun datang dan akhirnya mama membujuk adikku agar mau keluar dari bak mandi dan memandikan adikku dengan benar.

__ADS_1


" kamu memang tidak bisa membujuk adikmu dengan sabar dan lembut." kata ibu sambil memarahiku karna tidak sabar melihat tingkah nakal Ririn.


"dia nya aja yang bandel ma...manja sekali jadi anak susah di bilangin." jawab ku membela diri.


setelah mama sudah siap memandikan adiku,


mama juga langsung menyuruh ku mandi dan segera mengganti baju ku yang basah agar tidak masuk angin.


***


"ry... Aniry...cepat keluar dari kamar." panggil mama


" iya maa...sebentarrrr" jawab ku sambil meletakkan buku pelajaran yang ku baca di atas meja dan segera menjumpai mama.


" kamu tidak lapar?? sudah waktunya makan malam." kata ibu


"iya maa... tadi aku belajar sebentar agar nanti waktu ujian penyeleksian aku bisa lulus di kelas yang favorit juga." jawab ku memberikan penjelasan sedikit kepada mama.


"yaudah kita makan dulu, nanti kamu sambung lagi belajar." ujar ibu


kami pun makan malam, seperti biasa dan sudah menjadi kebiasaan kalau kami sedang makan tidak boleh berbicara walaupun itu penting.


setelah selesai makan aku langsung membersihkan piring kotor yang ada di meja makan dan mencuci nya, setelah itu membersihkan meja makan kami.


"nanti setelah selesai kamu jangan lanjut belajar lagi y, tapi ingat jangan sampai begadang".ujar mama yang sambil pergi ke ruang tamu.


"iya mama ku sayang" jawabku sambil tersenyum.


"kelar juga akhirnya".


gumam ku dalam hati


setelah semuanya selesai aku kembali ke kamar, lalu melanjutkan lagi membahas soal-soal nya.


hari ini aku sangat terasa capek sehingga aku merasa ngantuk sekali dan akhirnya aku memutuskan untuk tidur cepat.


agar besok aku bisa lebih vit lagi menghabiskan hari-hari ku.


"selamat malam papa, selamat malam mama, selamat malam kakak dan adikku tersayang"


ucapku dalam hati sebelum tidur.

__ADS_1


***


__ADS_2