ROSELLA WHITE (Aku bukan wanita bodoh)

ROSELLA WHITE (Aku bukan wanita bodoh)
PENGHIANATAN


__ADS_3

Seorang gadis cantik dengan mata yang indah berjalan menyusuri lantai lorong apartemen milik seseorang.


Sesampai didepan apartemen itu ia menekan tombol kode sandi di samping pintu apartemen dan terbuka.


Dia mengendap ngendap memasuki ruangan apartemen dan menuju kamar sang sebelah pojok lalu bersembunyi didalamnya.gadis dengan kaca mata tebal itu bersembunyi didalam lemari dengan sedikit cela pintu yang tak ia tutup rapat.


Selang beberapa menit ada orang yang bersuara dan berbicara dengan nada penuh hasrat yang mengikuti tutur katanya.


"Sayang,janga disini kita kekamar saja ya" ucap wanita itu dengan penuh hasratnya.


"Baiklah melodyku " ucap lelaki itu yang tak lain Wiliam Carlo yang menghubungi Rosella sendiri.


Mereka berdua bermersaan disana lalu masuk dan melanjutkannya didalam dengan penuh hasrat.


Sedangkan Rose menyaksikannya dengan mata penuh dendam didalamnya menyaksikan sampai mereka berdua selesai .dan mendengar perbincngannya mereka berdua.


Tanpa mereka sadari perbincangan yang akan ia katakan akan ketahuan oleh sahabatnya sendiri yang ia hianati.


"Kau melakukan ini apa kau tak takut ketahuan Ella" ucap William dengan nafas yang masih ngos ngosan sembari mengenakan pakaian mereka lagi.


"No,will.wanita cupu itu tak akan pernah mengetahui perselingkuha. Kita.tohh dia juga gadis cupu jelek dan bodoh miskin pula.dia tinggal dipanti asuhan bertahun tahun apa yang ditakutkan" ucap melody dengan gampangnya


"Dia sahabatmu mengapa kau seperti itu." Cecar William yang masih dengan pertanyaannya.


"Ya,memang itulah yang terjadi will.toh berteman dengannya hanya membuat ia menjadi budak pesuruhku saja." Ucapnya dengan bangga.


"Ya sudah lah.kau pulanglah.anggap saja ini bayaran untuk hari ini."ucap William sambil menyodorkan uang lembaran 100rb sejumlah 10lembar.


"Kenapa kau memberi q uang."tanya melody dengan tatapan tajam.


"Anggap saja itu bayaran untukmu karena mulai sekarang aku tak ingin ada namaku terseret denganmu."ucap William dengan tanpa alasan dan menyuruh melody keluar dari apartemennya.


Selang beberapa menit dan tak terdengar lagi suara melody.


Wiliam Carlo berkata.


"ROSELA WHITE ,KELUARLAH" ucapnya tanpa menoleh lemari di belakangnya .


Perlahan rose keluar dengan wajah gemetar dan penuh tanda tanya.


"Apa apaan ini kak."tanya Rosela dengan wajah ditekuk karena dendamnya kepada pria didepannya yang membuat ia menyaksikan hal hal senono.

__ADS_1


"Dan lagi ya kak.aku bukan kekasihmu" ucap lagi rose dengan hati masih bergetar.


"Ya,kau lihat dan dengar apa yang diucapkan dan dilakukan sahabatmu itu dibelakang mu.dia berusaha menusukmu dari belakang karena mengira aku kekasihmu." Kata William dengan santainya.


"Kau harus tau rose.apa uang diucapkan melody itu semua bohong.kau harus kembali dengan keluarga itu ." Ucap William dengan berjalan dan duduk di sofa ruang tamu.


"Aku akan pergi ke Swiss dan tak akan kembali lagi karena akan menikah dan menetap disana." Ucapnya tanpa membuat sang lawan bicara lagi.


"Kenapa,bukankah Kakak juga berjanji TK kan meninggalkanku sendiri"tanya rose dengan masih berdiri.


"Tidak bisa rose .keluarganya tak ingin anak perempuannya jauh dari mereka" jawab Will dengan enteng.


"Lalu apa yang ingin kakak coba lakukan dan tunjukan kepadaku." Tanya rose dengan nada binggung.


"Ini," sambil memperlihatkan kalung didepannya.


"Kakak ,darimana menemukannya" tanya rose yang sudah berbinar melihat kalung itu.


"Dari tas melody .dia yang mencuri kalungmu itu.karena itu sangat mahal untuk dijual"ucapnya dengan tersenyum.


"Ini kalung yang aku pakai saat q berusia 5thn.ini dari ibu panti katanya ini ialah identitas ku karena kalung ini saya bertemu dengan mereka ." Ucapnya dengan sedih.


"Rose,saya kenal dengan krisantia dia baik dan penuh perhatian meskipun dia tau bahwa dia bukan putri keluarga white tapi dia menerima itu tohh keluarganya pun telah tiada karena kecelakaan dan bayi itu hilang entah kemana yaitu kau.pulanglah " ucap William dengan tersenyum.


"Gadis baik.semoga kau bahagia"batin Wiliam dan ia melakukan panggilan kembali


"Ya,aku akan terbang malam ini dad"ucapnya dan bersiap siap akan terbang ke Swiss hari itu juga.


Dengan riang gembira rose berjalan menuju panti asuhan dan tanpa ia sadari seorang pengendara montor dengan disengaja menyrempetnya dan membuat ia terbentur ditrotoar dan disana ada sebuah mobil yang diam disana dan menyaksikan kejadian itu dengan senyum miringnya.


"Jalan pak" ucap wanita itu yang didalam mobil.


Dari sudut matanya yang berkabut ia melihat wanita didalam sana .


"Melody."batinnya dan ia menunggal saat itu juga .


Disisi lain


Juga ada seseorang gadis cantik yang berbaring koma karena ia menderita penyakit.


Gadis tomboy itu yang memiliki keahlian bela diri dan juara pertama internasional harus berbaring lemah dengan penuh penyesalan.

__ADS_1


"Aku menyesal karena tak pernah merasakan kasih sayang kedua orang tuaku.ayah ibu aku akan menyusul mu" ucapnya dengan perasaan penuh penyesalan.


"Kalau ada kehidupan kedua ,aku akan melakukan apapun kemauanku sendiri.tak akan mengampuni sahabat penghianatan dan laki laki tak berperasaan itu"batinnya dan menutup matanya kembali tanpa disadari ia telah tiada.


Pemakamannya telah dilakukan dengan begitu mewah dan disiarkan distasion tv diberbagai canel.


"Dengan hari ini kita berduka atas meninggalnya nona vialani dengan banyak prestasi dan menjadi kebanggaan negara disisa umurnya.semua mengheningkan cipta." Semua siaran tv menayangkannya.


"Apa apaan ini" teriak seorang pria yang tak lain ialah Rafka white dengan sedikit berteriak.


"Joy,tolong siapkan mobil.kerumah sakit sekarang"ucapnya dengan tajam.


"Baik boss" jawab Joy dengan patuhnya.


Sesampai di rumah sakit swasta setempat.


Rafka bergegas masuk ke ruangan pasien biasa.


"Bagaimana keadaannya ." Tanya nya kepada ketiga orang disana.


"Hik hik hik.dia sudah tiada" ucap wanita setengah baya yang berada diperlukan pria seumurannya.


"kakak,biar saya jelaskan" ucap wanita itu .


"Rose telahhh..." Sebelum ucapan wanita itu selesai ia berteriak kencang dan Tan meneruskan perkataannya yang akan ia ucapkan.


"Rose ,bergerak" teriaknya.


Semua menjadi benggong dan mengarahkan pandangannya ke gadis yang berada di atas ranjang rumah sakit.


"Rosee" panggil wanita setengah baya itu.


"Ahhhhhhhh ,dimana ini" batinnya dengan binggung.


Tiba tiba kepala via sakit dan ingatan semua masuk di kepalanya.


"Rosela,jadi saya bertransmigrasi ketubuh gadis berusia 17 THN.ohh tidak"batinnya dan ia kembali pingsan karena terkejut dan membuat keluarga itu juga ikut terkejut dan kembali heboh sedangkan ada gadis yang baru masuk dan melihat itu semua menjadi sedikit cemburu tapi dia sudah bersama dengan keluarga orang tuanya,


Menghampiri dan memeluk wanita setengah baya itu dengan sayang.


"Krisantia" ucap wanita yang dipeluk karena merasakan pelukan putri yang selama ini ia besarkan ternyata salah .

__ADS_1


"Ibu" jawabnya


__ADS_2