
Selang beberaa jam,setelah dia mengambil berkas ijasah putri bungsunya.
Nyonya tessa kembali kekediaman mereka,setelah sampai dikediaman nyonya tessa berpapasan dengan putra tungganya.
"Nak,kau tak menunggu makan siang dulu.?"tanya nyonya tessa kepada putranya
Mendenggar seseorang berbicara dengannya dengan nada suara yang dia kenal membuat mau tak mau menengok kebelakang,yang tepat ialah ibunya sendiri.
"Oh,ibu.Aku tak bisa karena pekerjaan banyak yang sedang menungguku."jawab rafka dengan jelas karena kalau tak dijelaskan sang ibu akan marah dan menganggapnya tak berbakti.
"Meskipun hanya sebentar nak'karena ibu mau bilang ini masalah tentang pesta besok lusa."ucap tessa yang tak mau kalah dengan alasan sang putranya itu yang memang banyak alasan dari dulu kalau ditanya kapan nikah.
Mendengar penuturan ibunya membuat mau tak mau dia harus tinggal untuk beberapa jam saja dan melakukan makan sing dengan semua keluarganya.
Beberapa menit pun tiba ,semua pemilik rumah mewah itu.Satu persatu datang memasuki ruang tamu melalui pintu depan,ada yang pulang,ada yang hanya pulang untuk makan siang saja ,ada yang hanya singgah sebentar sebelum kembali melakukan pekerjaannya.
Diruang makan
Semua pemilik kediaman itu ,duduk di tempat mereka masing masing,dan memenuhi kursi yang melingkari meja makan yang panjang dan besar yang sudah penuh dengan makanan.
Mereka makan hidangan mereka masing masing dipiringnya.
Tak ada suara yang berbunyi,hanya dentingan sendok yang memenuhi ruangan itu.
Setelah,selesai makan siang mereka tak langsung kembali,karena mereka akan membahas masalah masalah dan perencanaan pesta ulang tahun rosella yang akan mereka selenggarakan besok.
Semua pembisnis dan para invektor serta rekan bisnis mereka sudah mengetahui siapa rosella dikeluarga white.
"Bagaimana ,apa semua persiapan acara besok sudah selesai." tanya tessa kepada salah satu mereka yang bertugas merancang dan mempersiapkan pesta tersebut.
__ADS_1
"Ya,sebentar lagi akan selesai malam ini,besok sudah bisa di pakai untuk acara."jawab rafka yang memang itu semua tugasnya sebagai kakak serta anak tertua dan yang laki laki sendiri.
"Bagus lah kalau sudah selesai,lalu siapa yang kau suruh mengantarkan undangan untuk para tamu dan pihak media."tanya kembali tessa kepada putra nya kembali.
"Asisten ku,ibu" jawab singkat rafka atas pertanyaan sang ibu kepadanya.
"Baiklah,setelah semua beres tinggal ini masalah tata make upnya,bagaimana dengan pekerjaanmu jasmin?." tanya tessa kepada putri sulungnya.
"Sudah beres bu,para MUA akan datang tepat waktu besok." jawab jasmine yang dengan santai sambil memperhatikan cat kuku ditangannya.
Setelah mendengar semua yang ia tanyakan sudah beres dan bangga atas semua kerja keras para putra putrinya yang sangat memuaskan membuat tessa tenang sampai hari yang sudah ditentukan.
Hari pesta pun sudah dimulai,tepatnya pesta itudiselenggarakan dihotel bintang 9 yang sangat megah dan mewah dikota itu.
Di Aula hotel bintang 9,tepatnya dilantai paling tinggi hotel itu.
'Ya,selamat datang semuanya,bagaimana kabarnya jeng"
"Mana rossella jeng tessa"
"Hehehehe,maklum anak muda mereka berdandan cantik dulu dihari bahagianya"
"Jasmine juga pasti seperti biasanya cantik dan anggun"
"Dan jangan lupa rosse pun pasti jugs cantik seperti ibu serta kakaknya"ucap para nyonya undangan dengan sangat ringan mereka berbicara karena mereka teman tessa dari kecil jadi tessa tau akan watak dan tutur temannya yang tak kan dibuat buat.
Selang beberapa menit ,ibu orang yang menolong rossella disekolahan pun datang.
Sebelumnya datang kepesta keluarga white.
__ADS_1
KEDIAMAN ROGWELL
Diaula ruangan keluarga rogwell.
"Malam ini ada pesta besar yang diadakan oleh keluarga WHITE " ucap tetua keluarga rogwell.
"memangnya kapan acara itu diselenggarakan ayah mertua" tanya nyonya muda rogwell tersebut yang tak lain ibu lisa .
"pertanyaan macam apa itu nana"ucap nyonya tua rogwel tersebut.
"Sayang,jangan tanya seperti itu,kita bukan keluarga bangsawan yang akan datang kepesta mereka untuk apa kau tanya seperti itu kepada ayah"ucap ayah lisa yang membuat istrinya tak akan sakit hati atas ucapan ibunya yang sangat ketus karena geram akan pertanyaan menantunya yang dilontarkan kepada kepala keluarga rougwell.
"Bukan begitu ayah,suamiku,ibu."
"Aku hanya takut kita akan terlambat datang kesana kalau tak tau kapan akan diadakan."ucap nana menjelaskan kepada semuanya yang ada disana termasuk lisa putri dan cucu perempuan keluarga ini.
"Maksutmu apa nak,/' tanya ayah mertuanya kepada nana rougwell.
"Aku dapat undangannya langsung dari nyonya tessa white .karena putri bungsunya satu sekolahan dengan lisa katanya"tambahnya dngan bangga menunjukan undangan itu kepada semua yang ada disana.
"Ini undangan sekeluarga"ucap nenek rogwell setelah melihat lambang undangan itu.
"Benar ibu.kapan acara itu dimulai,aku tak sekolah dan tak bisa membaca tulisan bahasa asing" ucapnya dan tersenyum malu.
"Diundangan ini tertulis hari ini dan tepat sekali jam 08:00 malam.kenapa baru kau kasih tau kalau kau dapat undangan dari kediaman white nak."ucap nyonya tua itu yang sudah sangat senang dengan undngan itu.
"Ayo kita semua harus siap siap .masalah hadiah nanti biar asistenku yang mencarikannya"ucap ayah lisa menimpali setelah sadar akan keterkejutannya.
Setelah itu mereka semua kembali kekamar masing masing untuk bersiap siap karena waktu sudah sangat mepet.
__ADS_1
Kembali ke malam ini.