Saat Aku Mencintai Seseorang

Saat Aku Mencintai Seseorang
Masa Lalu Armand


__ADS_3

Sungguh hari yang sangat buruk buat gue . Ada apa sih dengan orang-orang ini . Ganggu gue mulu .


Safitri masih saja menarikku tanpa ampun . Bahkan dia mengabaikan perkataan ku . Tibalah kami disebuah Restoran .


" Hah Hah " Aku mendengus kecapean .


" Yeay kita udah sampeeee ! " Safitri meloncat riang .


Didepan kami terdapat Rumah makan yang lumayan ramai . Tertera tulisan " Rumah Makan Padang " disana .


Safitri melihatku " Ehhh , ayoo kita masuk . Aku udah laper nihh dari tadi " Ajak Safitri dengan senyum Kawaii nya . Dia kayaknya gak peduli aku kecapean atau apa .


" Ogah , buat apa kita kesana ? " Aku menolak .


" Ya buat makan lahhh . Masa mau wisata kerumah makan sihh . Armand , kamu lucu deh "


" Gak , makan aja sendiri . gue gak ....


" Ayoo " Dia menyela pembicaraan ku dan langsung menarik ku lagi kedalam .


Pintu terbuka dan kami masuk .



Kulihat didalam banyak sekali orang yang sedang makan . Aku canggung . Aku tak terbiasa berada di kerumunan orang banyak .


Sementara itu. Safitri sibuk sendiri mencari meja yang masih kosong .


" Ayoo kita duduk disana " Ajaknya sambil menunjukkan meja yang masih kosong dan langsung menarik ku lagi . Aku bagaikan budak ditangan Safitri .


Kulihat orang-orang disana melihat kearah ku . Aku mulai canggung lagi . Apakah ada yang salah denganku . Apakah mukaku muncul jerawat lagi ? Apakah rambutku yang lupa kusisir ?

__ADS_1


Tidak


Tapi karena Safitri . Sungguh gadis biadab .


Terdengar orang-orang mulai membicarakan ku lagi .


" Lihat cowok itu , lemah banget ya . Masa cowok yang digandeng ceweknya . Ga bener deh ! "


" Haha , lihat cowok itu . Diperbudak ceweknya . Gak punya harga diri banget ! "


" Lihat , itu kayaknya yang dinamakan Suami takut istri dehh ! "


" Haha , Banci kayaknya tuh cowok ! "


Celotehan terus saja keluar dari mulut ke mulut . Aku semakin canggung .


Tibalah kami dimeja kosong dekat jendela . Safitri langsung duduk sementara aku masih berdiri dengan kepala menunduk .


Aku tak mendengar nya . Aku terlalu sibuk memikirkan celotehan orang-orang tentang diriku .


" Semua orang sama saja ! Tak ada yang mengerti ! Mereka tak memikirkan perasaan orang yang mereka katai ! " Kataku dalam hati .


Aku teringat masa laluku . Penyebab aku menjadi pria dingin . Penyebab aku menjadi seperti sekarang .


Safitri masih sibuk dengan celotehan nya .


" Heii , Armand . Ayo duduk dong , lihat nihh makanannya enak-enak lohhh . Coba kamu lihat " Katanya sambil menunjukkan buku menu ditangannya .


Amarah mulai menguasai diriku . Semakin ku mendengar celotehan mereka semakin ku teringat dengan masa laluku .


Aku mulai tak bisa mengontrol emosi ku . Rasanya aku ingin sekali menampar orang-orang yang mengataiku .

__ADS_1


Aku gak tahan lagi . Aku berlari keluar dengan emosi yang masih menguasai diriku . Entah kenapa air mataku keluar dengan sendirinya.


" Heii Armand ! Mau kemana ? " Teriak Safitri .


Aku gak peduli . Yang ku pedulikan saat ini hanyalah lari dari sini dan pergi sejauh-jauhnya dimana aku dapat melampiaskan amarahku .


" Armand mau kemana ? " Safitri pun berlari mengejar ku sambil meneriakkan namaku .


Aku gak peduli lagi . Aku terus berlari tanpa melihat arah , tanpa melihat keadaan sekeliling . Aku terlalu marah . Sudah terlalu lama aku menyembunyikan ini semua .


Aku berlari entah kemana . Yang terpenting tidak ada orang sama sekali disana .


Aku melihat sebuah gang kosong disana . Aku berbelok dan masuk kegang tersebut .


" Armand , TUNGGU ! " Terdengar Teriakan Safitri dari kejauhan . Safitri masih mengejar Armand .


Armand tak mendengar nya . Dia masuk jauh ke gang itu , melewati pepohonan dan mendapati dirinya berada diatas bukit dengan pemandangan kota yang yang mengerikan itu .


Aku tak kuat lagi . Aku mengeluarkan semua amarahku disana bertepatan dengan kedatangan Safitri dibelakang ku . Aku tak menyadari keberadaannya .


" AAAAAAAA ...... " Aku berteriak sangat keras . Burung-burung beterbangan keudara karena teriakan ku .


" AAAAAAAA ..... " Aku berteriak berkali-kali .


" KENAPA KALIAN BERSIKAP SESUKA HATI KALIAN ! KALIAN TIDAK MEMIKIRKAN PERASAAN ORANG YANG KALIAN KATAI ! KALIAN KEJAM , TAK BERPERASAAN ! " Teriakku sekeras-kerasnya .


Tanpa terkendali , aku membanting apa yang ada didekat ku guna melampiaskan amarahku . Hingga kutinju batang pohon besar beberapa kali hingga tanganku memerah dan mengeluarkan darah . Aku kesakitan . Tapi , rasa sakit ini tak sebanding dengan apa yang kualami selama ini .


" Armand " Kata Safitri pelan . Dia sangat kaget dengan apa yang telah disaksikan nya dengan kedua matanya . Seorang Armand yang dikenal dingin , Misterius , Pendiam & Culun bersikap seperti itu .


Dia terlihat sangat sedih , air mata terus mengalir , dia terlihat sangat menderita .

__ADS_1


__ADS_2