Sahabat Sehidup Sesurga

Sahabat Sehidup Sesurga
1.1 perkenalan


__ADS_3

Andi Wiraguna putra bapak Wiraguna dan ibu Sri Astuti tepatnya di sebuah desa yg amat sejuk bak pegunungan.. mereka memiliki tetangga yg bernama pak Anjas dan istrinya Susi mereka memiliki putri yg amat sangat cantik yg bernama adinda Puspita Sari


****sebagai** tetangga yg layaknya baik mereka hidup rukun .. bahkan mereka bersepakat menjodohkan putra putri mereka agar tali persaudaraan mereka tidak pernah putus...


Andi dan Dinda sudah kenal sedari kecil kini usia mereka sudah 10 tahun..


"Andi ayo kita main disana" ajak Dinda yg memaksa.


"ayok"sahut Andi dan segera mengikuti dibelakang Dinda


mereka duduk berdua dibawah pohon yg rindang yg memang disediakan khusus untuk bermain mereka.


"Din..!! sekarang kita sudah kelas 6sd sebentar lagi kita lulus deh" ucap Andi kpd Dinda


"iya .. berarti sebentar lagi kamu bakal pindah dong ndi"kata Dinda yg penuh makna kesedihan


iya memang setelah lulusan Andi dan sekeluarga akan pindah ke Jakarta.


"kamu ga boleh lupa sama persahabatan kita ya"ucap Dinda dengan mengulur kan jari kelingking nya

__ADS_1


"iya aku gabakal lupa punya sahabat kaya kamu"saur Andi sambil membalas dengan jari kelingking nya


hari semakin sore mereka berdua kembali kerumahnya masing masing


"yah ..apa kita ga bisa tinggal di sini terus aku ingin tinggal disini yah" rengek Andi kepada ayahnya


"kamu ini kenapa sayang .. kan kita udah sepakat untuk pindah ke Jakarta setelah kamu lulus sekolah"balas mama Andi


"tapi aku ga ingin kehilangan sahabat ku ma"rengek Andi disertai menangis layaknya anak kecil yg tak mau meninggalkan sahabat nya itu


ayah Andi hanya diam sambil menikmati secangkir kopi dan asiknya membaca koran pikirnya itu hanya rengekan seorang anak kecil yg sebentar lagi juga lupa


suasana dirumah Dinda


"nenek Andi yg di Jakarta sedang sakit nak..jadi mau tidak mau mereka harus pindah ke Jakarta mengurus nenek Andi yg sakit" jelas ibu Susi kpd anaknya sambil menguncir rambut anaknya karena memang baru selesai mandi


"terus nanti Dinda ga bisa ketemu Andi lagi dong"ucapan Dinda yg membuat dirinya sedih


"sudah sudah ayok kita makan dulu"sahut ayah Dinda yg mengajak anaknya itu makan

__ADS_1


Dipagi hari ini.. Dinda dan Andi berangkat ke sekolah mereka berjalan kaki karna memang jarak antara rumah kesekolah begitu dekat


"hari ini kita ujian , kamu sudah belajar Din"tanya Andi kepada Dinda


"aku sudah belajar ndi.. "jawab Dinda


sunyi..


tiba tiba Dinda melanjutkan pernyataan nya


"kamu mau pindah beneran ya ndi, nanti kita ga bisa ketemu lagi dong, ga bisa main bareng, ga bisa makan bareng , ga bisa naik sepeda bareng, trus aku main sama siapa dong kalo kamu pergi"pernyataan Dinda yg begitu panjang


andi pun membalas


"kamu gausah khawatir ya,nanti klo liburan sekolah pasti aku akan ajak ayah ku berlibur disini biar kita bisa ketemu trus main lagi"


"janji kamu bakal sering main kesini " tegas Dinda


"janji" ucapan Andi yg membuat hati Dinda tenang

__ADS_1


mereka pun masuk ke kelas untuk melaksanakan ujian mereka.


bel berbunyi menunjukkan tanda ujian telah selesai siswa siswi pun meninggalkan sekolahan**


__ADS_2