
pagi yang ssgat cerah, disambut suara cuitan ayam khas suara asli karena memang suasana rumah Dinda masih kental dengan pedesaan
" Dinda bangun, ucap Olivia yg sudah bangun terlebih dahulu
"eh eh.. Olivia kamu udah bangun ya" ucap Dinda samar samar,
"aku mau mandi dulu ya Din, ucap Olivia
"oh iya Liv mandilah handuknya sudah ada di dalam kamar mandi" balas Dinda sambil bangun dan merapikan tempat tidurnya
sedangkan dari luar sudah terdengar suara orang yg sedang berbincang bincang yg tak lain itu ayah Dinda dan Dimas yg sedang bersantai menikmati pagi hari dengan secangkir kopi
"tadi om sudah menelpon ayahmu, dan om sudah bilang padanya jika Dinda akan kuliah di Jakarta" ucap ayah Dinda sembari menenggak kopinya
"trus ayah ngomong apa om, " jawab Dimas penasaran
"ya ayah kamu cuma bilang, ayah dan ibumu sangat senang jika Dinda mau kuliah dan tinggal bersama mereka" jelas ayah Dinda
"pasti dong om ayah dan ibu sudah pasti senang, dari dulu mereka kn sayang sama Dinda melebihi sayang nya kepadaku, kadang aku suka heran juga om kalo lagi main kerumah dulu selalu di perhatikan Dinda , kadang bingung yg anak kandung nya tu siapa, hhaaa tapi aku seneng deh punya sahabat kayak Dinda" ucap Dimas sambil tertawa menceritakan masa kecil mereka
ayah Dinda pun ikut tertawa mendengar cerita Dimas tentang Dinda di waktu kecil
"hhaaaa, iya om percaya kamu bisa jaga Dinda, om titip Dinda ya kalau Dinda di Jakarta"
"iya om pasti , pasti Dimas akan menjaga Dinda dengan sangat baik " jawab Dimas
tak lama mereka berbincang bincang datang Olivia dan Dinda dari sebuah kamar, dan Dimas yang kegirangan atas izin dari ayahnya Dinda yg memperoleh Dinda kuliah kejakarta Dimas pun berlari dan memeluk Dinda
"hey ... kamu akan ikut aku kejakarta " ucap Dimas,
Olivia yang spontan melihat mereka berpelukan lalu bertanya agar bisa menutupi rasa marahnya
__ADS_1
"maksud kamu dim" jawab Olivia
"iya dim maksud kamu apa si, ikut ke Jakarta ???" sahut Dinda
Dimas pun merangkul keduanya, Dinda dan olive , lalu berjalan kearah ayah Dinda dan duduk bersama disana
"sini duduk, aku jelasin ya"
Dimas pun perlahan lahan menjelaskan apa yg tadi ayah Dinda katakan
"gini Lo Din, ayah kamu sudah mengizinkan kalo kamu mau kuliah di Jakarta bareng aku sama Olivia, kita akan bersama"
"benarkah yah, Dinda memeluk ayahnya sambil memastikan dan bertanya kembali kepada ayahnya
"benarkah ayah mengizinkan aku"
"iya sayang, tapi satu pesan ayah jaga dirimu baik baik, karna hanya kamu satu satunya harapan ayah"balas ayah Dinda
"iya ayah Dinda janji , Dinda gak akan ngecewain ayah dan ibu
"udah udah ayo sarapan dulu, nanti kesiangan pulangnya Lo Nak dimas nak Olivia ayo sarapan"
"iya Bu , jawab mereka bersamaan
sembari menikmati sarapan, Dinda pun bertanya kembali kepada ayahnya
"yah Dimas dan olive hari ini kan pulang , apa Dinda ikut sekalian bareng mereka"
"iya om ikut bareng kita aja iya kan Olivia"sahut Dimas
"heem, jawab Olivia singkat
__ADS_1
"rasanya terlalu cepat nak Dimas, biarkan nanti Dinda kami antar saja, lagipula Dinda kn belum mempersiapkan semua kebutuhan nya" jawab ibu Dinda
"iya biar nanti Dinda om sama Tante yang antar, sekalian om ingin bertemu ayah dan ibumu dim, om ingin mastikan nya secara langsung" sahut ayah Dinda
"Hem, Yasuda deh gak papa nanti ketemu disana saja ya Din, yang terpenting kan kamu sudah diizinkan buat ke Jakarta" jawab Dimas
"iya dim, liv , ga sabar aku ingin kuliah bareng kalian dan kita akan menjadi sahabat selamanya ya" ucap Dinda sambil memeluk Olivia
Olivia pun hanya tersenyum, dan tak mengucapkan satu kata pun karna Olivia sudah bisa merasakan satu hari saja Dimas bersama Dinda Olivia selalu di cuekin oleh kekasihnya itu yg tak lain adalah Dimas sahabatnya Oliv,
setelah menyelesaikan sarapan nya Dimas dan olive pun bersiap siap untuk pulang ke Jakarta
"kalian yakin mau pulang hari ini " tanya Dinda
"iya din, soalnya aku udah kangen sama papi aku" jawab Olivia dengan cepat tanpa menatap muka nya Dinda yg sedang berbicara kepadanya
"oh Yasuda kalian hati hati ya, dan tunggu aku di Jakarta ok' ucap Dinda
"heem" jawab singkat Olivia
Dimas dan olive segera berpamitan untuk pulang kembali ke Jakarta
"Om Tante makasih ya, Dimas dan olive pulang dulu,
"iya Tante Olivia juga pamit ya"
"iya nak hati hati ya kalian di jalan"jawab ibu Dinda
"Din aku duluan ya"ucap Dimas
"asalamualaikum"
__ADS_1
"walaikumsalam
Dimas dan olive pun menaiki mobil mereka dan bergegas untuk kembali ke Jakarta