Sahabat Sehidup Sesurga

Sahabat Sehidup Sesurga
1.7 hari spesial Andi dan olive


__ADS_3

tiga tahun telah berlalu, tapi udara sejuk masih terasa di daerah pedesaan yg amat hijau oleh tumbuh tumbuhan, suasana rumah Dinda masih seperti biasa tidak ada yg berubah, yg berubah hanya perasaan Dinda ke Andi yg enggan lagi untuk menanti, karna takut kecewa seperti dulu, Dinda pun tak menghiraukan Andi lagi ntah masih ingat atau sudah lupa dengan dirinya.


di sisi lain Dinda sudah memasuki kelulusan SMA dan sebentar lagi menginjak kan kaki di perguruan tinggi,


"pak.. Dinda kn bentar lagi lulus, dan rencana nya setelah lulus Dinda pingin kuliah ke kota boleh ga pak,,


"terserah Dinda saja BPK hanya bisa berdoa adalah Dinda belajar dengan serius agar tidak mengecewakan keluarga,, jawab ayah Dinda


terdengar suara dari dalam ruangan, yg jelas jelas suara ibu Dinda, sambil berjalan ia membantah omongan Dinda


"ga usah lanjut ke kota, disini jg bisa lebih dekat dengan keluarga toh sama saja semua kampus sama ,,


ayah Dinda yg kesal dengan bantahan ibu nya pun angkat bicara


"buk.. biar kan anak kita mengejar cita cita nya, dengan cara nya sendiri, kita orang tua cukup mendoakan saja, BPK rasa Dinda itu anak yg bisa jaga diri kok BPK percaya pada Dinda,,


"BPK aja ngijinin knpa ibu egk,, Dinda kn pingin cari suasana baru pengalaman baru, ga cuma di desa aja"jawab Dinda dengan nada murung

__ADS_1


"kasian Dinda buk,, bujuk ayah kpd istri nya


" yasudah lah ibu bisa apa, yg pnting kamu bisa jaga diri ya nak,,


"iya buk pak Dinda pasti jaga diri dan Dinda yakin Dinda ga bakal ngecewain ibu sama BPK"


Dinda pun masuk sambil memeluk orang tua nya, Dinda merasa senang karena telah mendapatkan izin untuk melanjut kan kuliah di kota


di lain sisi, suasana kota bergemuruh lalu lalang kendaraan yg macet menambah ciri khas kota Jakarta


tepat berada di taman kota Andi dan olive sedang berjalan sore sambil menikmati keindahan kota Jakarta, mereka duduk di atas kursi yg tersedia di taman,


"inikan malam Minggu Liv, masa di rumah terus kan bosan, sesekali dong kita main keluar,, jawab Andi santay


di tengah asik mereka ngobrol tiba tiba Andi memegang tangan olive dan menatap mata olive dengan tajam seakan menunjuk kan jika ia ingin berbicara sesuatu


"ndi.. kamu ngapain si.. ,, tanya olive

__ADS_1


tanpa menjawab pertanyaan olive Andi pun mencium tangan olive dan berkata


"aku mencintaimu"


"cinta... ,, olive pun terheran heran tak biasanya sahabat nya itu seromantis ini


"iya Liv, aku mau kita lebih dari sahabat, aku sudah suka padamu dari kita bareng bareng, sekarang kn kita sudah besar, boleh dong kita pacaran" jelas Andi kpd olive


"pacaran?? ah.. ndi... tapi...


"ust... udah gausah di terusin , aku mau kita di pacaran, kamu sayang aku kan kamu jg cinta kan sama aku,, lanjut Andi


"iya ndi aku jg mencintai mu, sebenarnya aku udah ada perasaan sejak dulu ndi tapi aku ga berani ngungkapin,


"makasih ya olive..berarti kita pacaran ya sekarang bukan sahabat lagi kan,, canda Andi sambil mencium pipi olive,,


"ih kamu ini...,, balas Dinda yg tersipu Malu

__ADS_1


akhirnya Andi dan olive pun resmi pacaran ternyata mereka sudah lama saling menyukai tanpa menghiraukan Dinda yg sedang menunggu kedatangan Andi, mereka pun berbahagia menikmati indahnya kota Jakarta di sore hari sambil bercerita tentang kebahagiaan.


__ADS_2