
waktu libur telah datang lagi, dimana hari yg sllu di tunggu tunggu oleh Dinda, Dinda pun berharap sahabat nya itu akan mengunjungi nya.
Dinda pergi ketempat biasa, tempat kenangan nya bersama Andi , selang beberapa waktu ada seorang laki laki yg memanggil namanya
"Dinda " seru laki laki tersebut
Dinda pun membalik badan dan betapa terkejutnya karena yg memanggil nya adalah sahabat nya, ya Andi datang menemui Dinda,
namun seketika wajah Dinda berubah karena ada seorang perempuan yg berjalan di samping Andi, sambil menggenggam tangan Andi, ntah perasaan apa hati Dinda terasa sakit,
"hey Andi"sapa Dinda
"hey.. kamu masih ingat aja tmpt main kita dulu"ucap Andi sambil merangkul Dinda
"masih dong, EMG kamu, cepet bgt lupa sama kenangan kecil kita"ujar Dinda sambil menyingkap kan tangan Andi yg merangkul
"eh eh ada yg marah rupanya kau tebu" ucap Andi sambil mencolek hidup Dinda
"apa sih gendon ini"balas dinda
ya begitulah panggilan sayang mereka, Dinda yg dapat panggilan tebu dari si andi, yg mempunyai makna manis tinggi langsing sedikit hitam seperti tebu, begitupun Dinda yg mempunyai panggilan khusus untuk Andi yaitu gendon kata lain dari gendon adalah gempal atau gendut menang dulu waktu kecil badan Andi gempal , makanya Dinda memanggilnya gendon
__ADS_1
"oh iya Bu.. ini kenalin olive "
"olivia Sanjaya"olive menyebutkan namanya sambil mengulurkan tangannya
"Dinda" Dinda pun membalas dengan berjabat tangan
"tau ga Bu.. aku sama olivia udah jadian, makannya aku kesini buat ngasih tau kamu , sekaligus mau kenalin olive ke kamu bu, dan aku harap kita bisa menjadi sahabat, kamu mau kan bu.. terima olive sebagai sahabat"
pinta Andi kpd olive, tnpa Andi sadari perkataan nya membuat hati Dinda teriris
"kenapa hatiku sakit, seakan ingin teriak menangis sekuat kuatnya, perasaan apa ini bukan kah aku harus bahagia melihat sahabat ku bahagia"guman Dinda di dalam hati
"eh iya ndi.. selamat ya ... aku seneng akhirnya gendon ku ini punya pacar juga"Dinda membalas sambil tersenyum bro balik luka
"Dinda boleh kah aku ikut bersahabat dengan kalian"pinta olivia
"tentu saja olive cantik, anggap saja aku sahabat mu sekarang"jawab Dinda sambil memeluk olive
mereka pun asik mengobrol, dengan pintar Dinda menyembunyikan rasa sakitnya itu, mereka bermain melepaskan rindu yg sudah lama menanti pertemuan.
"hhaaa sudah lah aku capek" ucap olive sambil tertawa
__ADS_1
"hu.. olive begini saja sudah capek"balas Dinda
"yasudah kita duduk dulu, istirahat dulu, aku jg capek" sahut Andi
"oh iya Dinda setelah lulus rencananya mau kuliah dimana"tanya olive
"rencananya si pingin kuliah ke kota"balas Dinda
"kebetulan, yasudah kamu kuliah bareng kita aja Bu.."ajak Andi kpd Dinda
"kalian mau kuliah bareng"ucap Dinda
"iya dong Bu.. kita kn ga bisa jauh jauh , jadi harus bareng dong"ucap Andi sambil merangkul olive
"iya Din.. kamu kuliah bareng kita , biar kita ttep Deket ttep jadi sahabat ya"sahut olivia
"iya nanti aku coba tanya BPK dulu ya"
"udah nanti aku yg ngomong sama BPK pasti boleh kalo aku yg bilang, asalkan kamu harus sama aku terus Bu.. biar aku yg jagain kamu ok" bujuk Andi kpd Dinda
setelah begitu banyak mereka mengobrol dan bermain, mereka pun memutuskan untuk pulang karena memang hari sudah sore.
__ADS_1