Sakitnya Pengkhianatan

Sakitnya Pengkhianatan
PART 14


__ADS_3

hari sudah sore , terdengar suara mobil masuk ke halaman rumah , yaa itu mobil suamiku , dia sudah pulang rupanya ..


tapi aku masih mengingat kejadian pagi tadi yg dimana dia membentakku , sebenarnya aku bukan type wanita yg suka terbawa emosi disaat sedang ada masalah , aku lebih baik diam daripada melawan apalagi dengan emosi yg menyala , tapi berbeda lagi ketika memang ada suatu kesalahan yg amat besar maka amarahku pun semakin tak tertahankan..


*


*


eza pun masuk ke dalam kamar ,


dia melirikku lalu berbelok menuju ke arah kamar mandi untuk membersihkan diri ,


setelah dia keluar dari kamar mandi dia pun merebahkan tubuhnya di kasur ,


eza : kemana gean ? biasanya selalu menyambutku ketika aku pulang


lany : gean tadi dijemput mamanya , dan sampai hari minggu dia akan disana dulu


eza : oh pantas saja aku tidak melihatnya


eza pun mebalikan tubuhnya ke arahku , dia memeluk pinggangku dan mencium kilas bibirku , tangannya menyentuh bukit kembarku dan aku melepaskan pelukannya lalu turun dari kasur..


lany : aku lupa belum makan dari pagi , kamu juga pasti lapar kan ?


eza : hmm (mengangguk dan pergi ke luar kamar)


kami pun makan berdua , disaat makan tidak ada yang berbicara sedikitpun


lany : aku tau dengan caramu tadi hanya ingin sekedar meminta maaf padaku , agar aku lupa akan semuanya , tapi maaf aku terlalu pintar untuk itu dan bukan seperti itu yg aku mau , melainkan janjimu ,kejujuranmu ,hanya itu saja (ucapku dalam hati)

__ADS_1


setelah selesai makan aku kembali ke kamar , ya karena semenjak mertuaku tinggal di rumah kami ,aku selalu mengurung diri di kamar , karena hatiku sangat tidak nyaman bersatu dengan mama mertuaku , pasti sedikit-sedikit komplain , ah sungguh menyiksa batinku..


ku dengar dari dalam kamar eza dan mama sedang berbicara entahlah mereka membicarakan tentang apa ,,


waktu sudah menunjukan pukul 21:00 .. ku dengar suara langkah kaki menuju kamar , dan siapa lagi kalau bukan eza ..


eza lalu berbaring di sampingku , dia memelukku , mencium kilas pipiku , sepertinya dia ingin mengajakku bercinta , tapi karena melihat aku sudah tertidur dia mengurungkan niatnya..


lany : untuk malam ini tidaklah dulu , maaf aku masih kecewa dengan sikapmu , bahkan sampai saat ini tidak ada kata maaf darimu (ucapku dalam hati)


*


*


*


keeseokan harinya .....


lany : oh iyaa kemarin kaka menghubungi aku , dia menyuruhku menginap satu hari disana , ya aku akan pergi juga nanti siang , sekalian aku kan belum kasih keluargaku oleh-oleh kemarin


eza : iyaa kamu pergilah dan hati-hati , maaf aku tidak bisa ikut yaa ?


lany : iya tidak apa-apa ko .


*


*


11:00 ...

__ADS_1


aku pun bersiap-siap untuk pergi ke rumah orangtuaku ..


lany : aku pergi sekarang saja ya ?


eza : iyaa , aku antar sampai depan yaa ? oh aku lupa memberitahumu , bertemu client hari ini tidak jadi , entahlah pihak mereka tiba-tiba membatalkannya ,mungkin besok atau lusa bertemunya..


lany : terus kamu dirumah saja hari ini ?


eza : iyaa dirumah saja , palingan nanti ke kantor sebentar untuk mengecek kerjaan


lany : oh iya sudah aku pergi dulu ya (sambil mencium tangan eza )


eza : iyaa kamu hati-hati , salam buat keluargamu disana (sambil mencium kilas keningku)


aku pun masuk ke mobil dan langsung mengemudikan mobilku ...


eza kembali ke rumah dan mama mertuaku langsung mengajak eza bicara..


raya : za , apa kamu tidak terlalu memanjakan si lany itu ?


eza : memanjakan bagaimana maksud mama ?


raya : yaa keliatan enak banget jadi dia , ga kerja , trus bisanya ngabisin duit kamu aja , dirumah terus ,itu kan keenakan za..


eza : lah mama gimana sih ? dulu kan lany kerja tapi malah disuruh berhenti kan ? yaa menurut eza wajar aja sih itu kan hak nya lany sebagai istri, eza juga ga terlalu memanjakan dia ko ma..


raya : dia enak tuh sekarang pergi nemuin keluarganya , ninggalin kamu disini coba..


eza : cuma satu hari aja sih mah ,biarin aja kenapa ,lany juga ga akan macam-macam kan disana

__ADS_1


raya : bisa saja dia ada main sama mantannya disana kan ? kamu mana tau..


eza : udahlah mah eza pusing dengernya , kebiasaan deh mama suka jelek-jelekkin istri eza , dari dulu loh ma sifat mama ga ada berubah-berubahnya ,udah ah eza mau ke kantor dulu......


__ADS_2