Sakitnya Pengkhianatan

Sakitnya Pengkhianatan
PART 36


__ADS_3

keesokan harinya eza bangun terlebih dahulu dibandingkan aku , semenjak hamil memang rasanya aku sangat malas sekali untuk beranjak dari tempat tidur ,pekerjaanku hanya sekedar bermalas-malasan setiap harinya..


eza : (mencium keningku) sayangku ini belum bangun juga , apa aku cium saja ya bibirnya..


lany : hooaaammppp.... sudah pagi ternyata..


eza : ini sudah jam 10 sayang , bukan pagi lagi..


lany : hmm rasanya aku malas untuk bangun , aku mau tidur lagi saja (sambil menarik kembali selimut)


eza : ya sudah kamu dirumah saja sayang , hmm aku mau bersiap dulu , ada urusan sebentar , nanti aku kembali lagi ya ?


lany : baiklah , aku tunggu disini saja (aku tau kamu akan pergi kemana za , ya tuhan tolong kuatkan hatiku untuk menghadapi semua ini)


....


tak berselang lama ,eza pun hendak masuk ke dalam mobilnya .


eza : aku pergi dulu sayang , kamu jangan kemana-mana ya ? aku mencintaimu (sambil mencium kilas bibirku)


lany : iyaa hati-hati sayang ...

__ADS_1


akhirnya eza pun melaju meninggalkan paviliun ini ...


lany : mulai sekarang aku tidak mau ditindas lagi oleh siapapun ,mulai saat ini aku bukan lagi wanita yg bodoh , aku harus mengambil sikap , aku tidak mau seperti ini terus ..


aku pun masuk ke dalam kamar mandi , dan aku bersiap-siap untuk pergi ke hotel yg dimaksud yurika semalam..


*


*


*


aku memberanikan diri lagi untuk mengemudikan sendiri mobilku ,


hatiku berdebar kencang , amarahku sengaja aku pendam ,suhu tubuhku terasa memanas , permainan ini akan dimulai , aku harus kuat ,dan ingat , aku tidak akan bisa untuk ditindas oleh siapapun lagi..


aku melihat di loby hotel yurika dan eza sedang mengobrol , aku mengikuti mereka dari kejauhan , aku sengaja memakai baju tertutup agar mereka tidak mengenali ku..


tak lama kemudian eza menarik tangan yurika dan mereka berjalan menuju lorong hotek itu , kemudia menaikki lift ..


aku masih tetap membuntuti mereka kemana pun langkah mereka ,tanpa ada rasa curiga dari mereka berdua..

__ADS_1


eza dan yurika pun masuk ke kamar hotel nomor 35 , sementara aku berdiam diri di depan pintu kamar mereka ,


hotel ini memang tidak begitu ramai seperti hotel pada umumnya , karena mungkin pertemuan mereka disini sangatlah aman ,tidak bisa dijangkau oleh orang terdekat mereka..


aku menempelkan daun telingaku di depan pintu kamar mereka , terdengar suara eza sedang tertawa bahagia . entah aku tidak terlalu jelas mendengar percakapan mereka..


sampai aku mendengar suara desahan dari mereka ,


tanpa aku sadari air mataku mulai menetes membasahi pipi..


aku mencoba memegang gagang pintu ,.aku mencoba menarik gagang pintu itu ...


lany : tidak dikunci ??? bagaimana bisa ?? apa memang yurika tau aku mengikuti mereka ? dan apa dengan sengaja yurika tidak menguncinya supaya aku bisa masuk dengan leluasa ???


jantungku masih berdetak kencang tidak karuan , aku masih dengan kebingunganku ,aku masih mematung di depan pintu kamar hotel ini dengan perasaan dingin di sekujur tubuhku..


lany : ah aku pulang sajalah , aku takut tidak akan kuat melihat ini semua.. tapiiiii aku harus tau semuanya , aku harus mengetahui secepatnya , ingat lany ingaaattt kamu harus kuat , kamu tidak boleh tertindas lagi , kamu harus menjadi wanita yg pintar lany !!!


aku pun dengan perlahan mendorong pintu kamar tersebut ,perlahan-lahan sampai tubuhu bisa masuk ke kamar itu ..


DEG

__ADS_1


DEG


DEG


__ADS_2