Sakitnya Pengkhianatan

Sakitnya Pengkhianatan
PART 6


__ADS_3

hari ini adalah hari pertama ibu mertuaku berubah sikap ..


dia tidak seperti biasanya yg selalu memberi perhatian padaku , perhatian dalam hal sikap , selalu mengingatkan aku makan , dan setiap aku memgerjakan pekerjaan rumah dia selalu berkata


"duuhhh jangan dikerjakan ,biarin mama aja , kamu duduklah nak ,kasihan bayi yg ada di perutmu , mama tidak mau sampai kalian kenapa-kenapa"


tapi kata-kata itu hilang entah kemana , tapi berbeda dengan papa mertuaku , yg memang dia sangat baik pada semua orang...


*


*


*


sudah hampir satu minggu sikap mama mertuaku seperti itu , dan aku hanya diam saja tidak ada protes atau apapun , apalagi sampai mengadu ke suamiku , tidak pernah aku lakukan itu ..


aku melakukan pekerjaan rumah sendiri tanpa bantuan dari mama mertuaku ,


memang sangatlah lelah karena rumah yg lumayan besar ,


dan hari ini memang sangat sangaaatt lelah bagiku , perutku sepertinya kram ,


tak lama aku pun duduk di sofa ruang tamu sambil memegangi perutku yg makin kesini terasa semakin sakit...


lalu aku menghubungi suamiku..


eza : hallo sayang


lany : hallo yang , eeuuhh perutku sakiitttt

__ADS_1


eza : kamu kenapa sayang ? tunggu aku akan segera pulang ,tahan dulu sayang kita pergi ke rumah sakit


(telfon pun ditutup)


di rumah ,mama mertuaku tak menghiraukan rasa sakitku , dia tetap saja cuek seakan semuanya baik-baik saja ..


tak lama kemudian aku mendengar suara mobil di depan rumah..


lany : sepertinya itu eza


.....


eza : sayaaangg ?? sayang kamu dimana (berlari menuju sofa)


lany : sakit yang ,rasanya perutku panas ,hiksss


eza : ayo kita ke rumah sakit , mama dimana ? apa dia tidak tahu kalau kamu sedang kesakitan seperti ini?


eza : maaaa , mama tolong bantu lany , kita harus pergi ke rumah sakit sekarang juga...


ketika eza akan mengangkat tubuhku , ada darah yg mengalir menuju kakiku ,


lany : hiiikksss sakit sekali yang sakiitttt , aku tidak tahan lagiii


eza : hah ? darah ,, kita harus cepat ke rumah sakit (menggendongku masuk ke mobil , dan langsung mengemudikan mobilnya menuju rumah sakit)


sesampainya di rumah sakit eza berteriak memanggil para petugas disana...


eza : sus tolong istri saya cepat sus !!!!

__ADS_1


suster pun segera membawa saya ke ruang IGD , dan dokter pun menangani saya dengan segera


....


setelah hampir setengah jam dokter keluar dari ruang IGD lalu menemui eza..


dokter : anda suaminya bu lany ?


eza : iya dok benar , bagaimana keadaan istri saya dan kandungannya ?


dokter : istri anda baik-baik saja pa , tapi maaf kami tidak bisa menyelamatkan kandungannya , karena mungkin istri anda terlalu kecapean sampai membuat perutnya selalu kram ..


eza : apa dok ??? jadi istri saya keguguran ??? (ucap eza syok)


dokter : maafkan kami pa , harusnya bapak bisa lebih menjaga istri bapak agar dia tidak terlalu cape , itu bisa membahayakan janin juga pa


eza : baiklah dokter , terimakasih sudah menangani istri saya


dokter : sama-sama pak , sudah kewajiban saya , mari saya permisi dulu


*


*


*


eza pun masuk ke ruangan..


lany : sayang ,aku minta maaf karena tidak bisa menjaga anak kita , maafkan aku (ucapku sambil menangis)

__ADS_1


eza : (menghapus air mataku) jangan bicara seperti itu , aku sudah menerima semuanya , dan yg terpenting kamu tidak apa-apa sayang ,tapi kenapa kamu bisa terlalu capek seperti ini ? apa yg kamu kerjakan , biasanya mama selalu bantu kamu kan?


lany : aku hanya ingin beres-beres rumah saja sayang , entah kenapa mungkin bawaan baby saja membuatku ingi selalu bersih-bersih (aku pun masih berbohong pada suamiku dalam situasi ini).......


__ADS_2