Sakitnya Pengkhianatan

Sakitnya Pengkhianatan
PART 43


__ADS_3

sesampainya di rumah om satya aku menceritakan peristiwa tadi , om satya merasa sangat kesal di buatnya , apalagi saat ini tubuhku langsung drop , om satya memaksaku untuk pergi ke rumah sakit karena takut terjadi sesuatu padaku , terutama pada bayi yg ada di perutku , tetapi aku menolak karena aku tidak mau untuk dirawat , aku lebih baik minum obat saja ..


*


*


*


usia kehamilanku kini memasuki 7 bulan ...


aku sangat tidak sabar menanti buah hatiku terkahir ke dunia ini , aku menghadapi hari demi hari dengan penuh kesabaran , dan pada suatu hari ketika aku sedang berbelanja di sebuah supermartket , aku melihat eza sedang bersama diana , juga tampak terlihat di belakang mereka ada mamanya eza dan kak tizi ..


aku berjalan melangkah lurus, seakan tidak melihat kehadiran mereka , akan tetapi sepertinya mereka melihatku . namun aku hanya pura-pura tidak mengetahuinya saja..


lany : sebenarnya aku bisa ikhlas dengan kandasnya rumah tanggaku , aku tidak akan pernah peduli lagi dia akan menikah dengan siapapun , tapi aku hanya memperdulikan anak yg ada di perutku , setega itukah mereka sampai ingin membuang anak ini (ucapku dalam hati sambil menahan air mataku)


*


*

__ADS_1


*


di dalam kamar aku hanya merenung saja , aku memikirkan bagaimana kelak anak ini , dan aku terfikir dengan apa yg mereka ucapkan terhadap anak ini ..


lany : jika kata-kata yg mereka ucapkan sampai terjadi kepada anak ini ,maka aku tidak akan tinggal diam , aku akan membuat perhitungan pada mereka semua .. fikiranku sangat tidak karuan ,ingin sekali aku pergi untuk menenangkan diri , tapi entah kemana (ucapku bingung)


sampai terbesit di fikiran ku untuk pergi ke rumah saudara ayahku yg berada di sebuah desa , desa yg berada di pinggiran kota , suasana pegunungan yg melekat di tempat tersebut ,


lany : yaa , mungkin aku harus kesana , siapa tau aku bisa menenangkan diri di rumah eyang ...


(semua keluargaku termasuk anak kecil pun memanggilnya dengan sebutan eyang , seorang kakek yg bekerja sebagai ustadz di desa tersebut, dia adalah adik dari ayahnya papaku)


*


*


*


aku tlah sampai di desa ini , desa yg sangat indah dengan pemandangan gunung di belakang rumah eyang.. aku akan tinggal satu bulan disini , ketika kandunganku menginjak usia sembilan bulan , maka aku akan pulang ke rumah orangtuaku ..

__ADS_1


eyang : cu , semoga kamu betah disini nak ,yg sabar yaa ,eyang hanya bisa bantu doa ..


lany : iya eyang , aku pasti betah disini , terimakasih eyang


eyang : oh iyaa , ada yg mau eyang bicarakan sama kamu cu , sini duduk di sebelah eyang (ucap eyang sambil menggeser posisi duduknya)


lany : ada apa eyang ?


eyang : begini cu , eyang hanya melihat apa yg eyang rasakan saja saat ini , tentang suamimu , dia mungkin seringkali bergonta-ganti pasangan , dan juga tidak betah hanya dengan satu pasangan , maaf cu , eyang menyembunyikan ini semua , sebenarnya eyang sudah tau tapi eyang tidak mau mengatakannya duluan padamu cu ,


jadi sifat suamimu itu sangat sulit sekali di pahami , karena dia memang sangat tidak puas dengan seorang wanita , dia harus memiliki wanita di mana-mana agar hasratnya terpenuhi , juga dengan yurika itu , dia tidak mencintai suami kamu , yg dia inginkan hanya uangnya saja , yurika juga tidak tinggal diam , yurika menggunakan ilmu-ilmu yg dilarang dalam islam untuk memperdaya suamimu , tapi memang pada dasarnya jika suamimu kembali normal pun dia akan tetap seperti itu cu , karena sifatnya memang sangat kuat , dia bisa saja menjadikan kamu istri satu-satunya , akan tetapi untuk diluar ,dia bisa memiliki lebih banyak wanita lainnya ..


lany : iya eyang , aku sudah tau , tapi biar saja , keputusanku sudah sangat bulat eyang..


eyang : serta mertua dan kakak iparmu memang seperti itu cu , mereka hanya melihat pada materi saja , jika disuruh memilih pun mereka akan lebih memilih uang daripada keluarga .. begini saja , apa kamu ingin agar eyang menyembuhkan suamimu ? eyang pasti akan membantumu cu...


lany : tidak eyang , tidak usah ,biarkan dia seperti itu , memang sifatnya tidak akan hilang , tapi eyang ,apa aku sanggup membesarkan anak ini sendirian ? aku sangat takut tidak bisa membahagiakannya eyang.. (ucapku dengan nada sedih)


eyang : sangat bisa , kamu akan bisa menjadi wanita yg sangat hebat cucuku , kelak hidupmu akan bahagia karena anak yg ada di perutmu, jagalah dia ,lindungi dia , kebahagiaan bagi orang yg tersakiti akan ada waktunya cu , begitu pula kesengsaraan bagi orang dzolim pun akan ada waktunya .. kita hanya perlu bersabar ,

__ADS_1


lany : terimakasih eyang , aku tidak salah tempat , eyang selalu bisa menenangkan aku , (ucapku sambil memeluk eyang)


__ADS_2