Scorpionist

Scorpionist
Toko buku


__ADS_3

"lo tau tadi ada yang naro kecoa di kolong bangku si gio?" tanya andi ke farhan,"gue tau malahan tadi anak cewe pada ngobrolin masalah kecoa" imbuh farhan,,


"HAII.. HAII.. EVERYBODEH ada babang satya yang ganteng ini udah sekolah lagi nihh,, kalian pasti kangen kan sama gue,," sambil menatap genit ke arah sohibnya.. "dari kemaren lo kemana aja hah? Bolos, atau sakit mm.. Gue ngga percaya kalo lo sakit.." selidik andi


"wiss anak papih sultan mah bebas bosquee.. Haha" sombong satya


"***** dah,, serah lu sat" ujar andi sembari meyendok lagi bakso Pesanannya,


"sat lo mau gado-gado ngga, nih punya gue abisin dah" sambil menyodorkan piring isi gado-gado ke arah satya,, si satya yang emang udah laper merasa dapet durian runtuh, dikasih makan ama farhan, "wiss maka...",, kriiik ,, kriiik, kriiik. "buset dah tu anak maen ngilang aja,," ujar satya, andi mah kalem udah biasa sambil terus melahap baksonya..


Setelah selesai makan andi berseru "sat, lo udah kenyang?", Tanyanya..


"lah emang napa? Lo mau nraktir gue kaya si farhan, sini dah mana.." dengan tangan menengadah..


"bukan gitu kalo lo udah kenyang bayarin tuh punya si farhan, soalnya belum bayar,, kalo bisa sekalian ama punya gue yah.. Dadah.. Hahha" andi pun ngibrit lari sedangkan satya yang dikasih tau belum bayar mendadak menyemburkan kembali air yang tadi baru ia minum,, "S*ALAN LO PADA,!!" teriak satya,.


Siang ini pio memilih pergi ke rooftop, di melihat ada kursi yang sudah rusak tapi masih bisa dipake, pio mulai merebahkan Dirinya di kursi butut itu,, sesekali tersenyum ketika ingatan tentang kejahilannya ke si ketos..


ROOFTOP


" khhmm.. Manis banget ya allah, cewe didepan hamba ini yang engkau ciptakan.." KAGUMNYA.


merasa mendengar suara pio mendadak membuka Matanya duduk lalu, melihat ke sekeliling dan mendapati farhan sedang duduk diujung gedung yang sedang merentangkan tangannya menikmati hembusan angin,,


Sedangkan pio berfikir kalo cowo itu mau bunuh diri, dengan spontan pio berlari dan menarik farhan hingga membuat keduanya terjatuh,,


"apa-apaan sih lo, kalo mau bunuh diri jangan disini!" ketus pio berdiri, dan merapikan pakaiannya yang berantakan,


"aduhh.. Bebeb aku perhatian banget sih ama abang" dengan mengerlingkan matanya genit,


"apaan sih lo,..!", pio beranjak meninggalkan rooftop, sedangkan farhan cuman tersenyum..


Saat hendak membuka pintu pio berbalik dan berucap "lain kali kalo mau bunuh diri difikir dulu, percuma kalo loncat dari gedung sekolah yang cuman 2 lantai, sekalian aja noh naek tiang listrik terus loncat gue jamin lo ngga bakal selamat.."..


"ihh.. Bebeb ntar bakal bantuin aku lagi dong


Narik lengan aku kaya tadi terus jatuh berpelukan, mm.. Romantis ya..", "ogah gue, udah mati aja sono..!" tolak pio,lalu pergi..


"dasar cewek unik,, hehe", ujar farhan


~ ~ ~


Teet Teet teeet

__ADS_1


Bel pulang berbunyi, para murid pun bergegas membereskan alat tulis sekolahnya.


Saat yang lain udah pada pulang, kelas kosong tinggal pio dan gio, saat pio akan beranjak pergi dengan santai gio menarik tas punggung pio, yang otomatis pio terhubung kebelakang dan jatuh,, "mau kemana lo hah?.." Tanya gio..


Alih-alih menjawab pio malah diam saja dan berdiri, lalu pergi..


Sampai di dekat pintu dan.. BRAAK.


Pintu tiba-tiba tertutup, pio tetap santai dan menoleh ke samping, melihat si pelaku, "gue bilang lo mau kemana hah?...", "ya pulang lah, aneh gue ko bisa ya ada ketos ngga tau jam sekolah" jawab pio santai,.


"sini lo, (sambil Narik lengan pio) nih hapus papan tulis ini,!" titah gio, "ogah.udah lah gue mau pulang" acuh pio.


Dugg..


Sebuah benda melayang mengenai kepala pio, pio kesal dia balik melempar penghapus bor itu ke sipelaku pelemparan yaitu gio, Dug kena lengan gio, "woii sakit *njirr.." sambil memegangi tangannya,.


"B. O. D. O" ujar pio dan melenggang pergi meninggalkan gio yang mengadu kesakitan..


Sampe parkiran pio dapet chat dari elang


P


Pio gue udah di toko buku nih di depan minimarket cahaya indah,


Jangan!


(kenapa)


(jawab)


(woii)


(el)


P


P


P.


Merasa khawatir pio pun langsung menstater motornya, dan pergi ke toko buku yang di maksud elang.


(elang di mana?) tanya pio dalam hati..

__ADS_1


Sudah sekitar 15 menit pio menunggu kedatangan elang, karena penasaran pio pun turun dan memilih untuk masuk ketoko buku itu, saat melewati lorong kecil samping toko buku, pio melihat pengeroyokan, terlihat korban kewalahan terjatuh dan dipukuli, pio menyipitkan matanya dan astaga itu elang.


.


Tak terima adiknya di keroyok, pio pun berlari kearah elang dan BRUUKK.. BRAAKK.. BUGHHH..


mereka terkapar, pio menghampiri salah satu pengeroyok itu dan "siapa yang nyuruh lo,..? (merasa tak ada tanggapan pio pun semakin geram) JAWAB,, SIAPA YANG NYURUH LO MUKULIN ADIK GUE HAH GUE TANYA SIAPA *JING, JAWAB!!!.."


Merasa takut, sipengeroyok menjawab, "To.. TOMI, dia nyuruh kami buat MUKULIN elang",.. (TOMI,, siapa TOMI, apa elang tiap hari di bully sama orang yang namanya TOMI itu) pikirannya berkecambuk,, "ok sekarang kalian pergi dari sini..!" perintah pio.


Pio menghampiri elang dan memeluknya, "maafin gue ya, el gue datengnya telat," ucapnya sambil mengelap air matanya yang jatuh.. "eng.. Engga ko pio, makasih ya udah bantuin elang.. Hehe" dengan senyum yang mengembang di bibir adiknya yang berdarah akibat robekan akibat pukulan tadi,


Pio memaksakan senyumnya, "gue tau lo cowo kuat el, pulang yuk lo udah kaya kena angin topan tau ngga 😊udah kucel ngga berbentuk gitu.." elang menganggur dan berdiri dibantu oleh pio,, "helm lo mana?" Tanya pio, elang menunjuk ke arah helm yang udah ancur ngga berbentuk lagi,, "ya udah pake punya gue aja.." elang cuman nurut.


 


Dirumah


"aaawww sakit pio,, ihh pelan\-pelan!.." protes elang yang sedang di obati oleh sang kakak,, "lo itu harusnya bilang sama gue kalo ada orang yang ngejahati lo, mau dimanapun, kapanpun, dalam kondisi apa pun harusnya lo bilang sama gue" ceramah pio..


"ngga,, elang ngga mau kakak kenapa\- kenapa"..


"liat lo kaya tadi udah bikin gue Kenapa\-kenapa el, gue sakit liat lo dikeroyok gitu,, udah pokoknya lo mesti bilang sama gue" ujar pio,,


Hening sejenak, pio mulai bertanya tentang Tomi, dalang pengeroyokan adiknya, elang menjelaskan Tomi cemburu liat ara orang yang dia sukai jalan ama elang, terus Tomi itu temen sekelas elang.


"oh gitu.." ucap pio,, "yaudah el tidur sekarang biar besok bisa seger lagi berangkat kesekolahnya,, masa besok lo ke sekolah dengan muka bonyok itu.. Haha" goda pio, elang cuman berdecih


Saat membereskan obat luka buat elang tadi, tiba\-tiba elang memegang tangan pio dan berkata "kakak jangan tinggalin el ya, kakak tidur aja disini temenin el,," memohon.


"ia gue tungguin lo ko tenang aja, udah tidur ya.."


Tak lama terdengar dengkuran halir teratur dari elang,, pio teringat kembali mendiang mamahnya "pio kamu harus jagain, adik kamu elang Ya, terus jagai papah, perhatiin mereka berdua setelah mmah udah ngga ada, kamu harus bisa menjaga mereka ya sayang.." pio menangis dalam diam takut membangunkan adiknya yang sedang tidur, "mmah aku akan selalu jagain mereka mah.." sedihnya..


\(papah Kemana sih, udah seminggu ini ngga pulang\-pulang,, ngga kasih kabar ke pio lagi,,\) fikir pio.


"tomi.. Hmm gue mau tau orangnya yang mana..?" gumamnya, akhirnya pio pun tidur di kamar elang,..


\(pah.. Papah.. Tungguin pio pah,,


Awasss.. BRUKK\)


"hosh hosh hosh.. Papah,, papah dimana pio jadi khawatir"...

__ADS_1


 


__ADS_2