Scorpionist

Scorpionist
Flashback..


__ADS_3

"KALAJENGKING... SINI LO!!" teriak gio disela-sela acara kejar-kejarannya dilorong sekolah.


Hari ini pio membuat masalah, dia dengan sengaja mengotori lantai kelas, yang mana hari itu adalah jadwal piket gio, alhasil gio harus mengulang kembali acara mengepel lantai nya .


Pio menghalangi jalan gio yang sedang membawa ember berisi air bekas mengepel lantai, yang membuat gio jatuh tersungkur membuat pakaiannya menjadi basah dan kotor.


Braakk...


Byuuuurrrrr...


"hahahaha,,aduh pak ketos panas-panas gini kok, main air sih.. Fftttt hahaha" pio terbahak melihat gio jatuh dengan baju yang kotor terkena air bekas mengepel itu.


Gio mengerjap, dia melihat keseragam sekolahnya yang sekarang kotor dan basah, "KALAJENGKINGGGG!!! DASAR LO, LO LIAT BAJU GUE BASAH GARA-GARA KELAKUAN LO...!" teriak gio marah.


"lah lo si piranha marah, makanya kalo jalan itu pake mata" ledek pio, jelas-jelas di sini yang salah adalah dirinya.


Karena dirinya dengan sengaja menjahili gio, "awass ya lo!.." tunjuk gio, dia bersiap untuk mengguyur pio dengan air kotor yang tersisa di dalam ember.


Dengan gerakan cepat pio menghindari cipratan air itu, dan berlari menjauh.


Dirasa sudah cukup jauh, pio berhenti berlari dan mengecek apakah gio mengejarnya. Dan benar saja gio berlari kencang dan berkali-kali bertubrukan dengan murid yang berlalu lalang.


"HEII.. SCORPIO TUNGGU, AWASS YA LO BERHENTI.." teriak gio dari arah belakang, pio berlari kembali, dan terjadilah aksi kejar-kejaran itu.


Murid yang lain saling berbisik, antara baju ketos yang kotor, dan si ice girl yang selalu membuat masalah dengan si ketos.


Pio terkenal dengan julukan ice girl karena dia selalu terlihat dingin terhadap orang lain, bahkan sepertinya sangat susah untuk sekedar mengeluarkan sepatah maupun dua patah kata, dari mulutnya., tapi ketika dia bersama teman sekelasnya yang lain pio akan terlihat agak ramah. Mereka berspekulasi bahwa pio itu baik kalo dengan teman sekelasnya kecuali dengan orang luar yang ngga dia kenal.


Aksi kejar-kejaran itu berakhir, karena gio berhasil menarik tangan pio, yang dengan otomatis pio mengerem mendadak.


Tarikan di tangan pio yang sangat kuat membuat pio dengan refleks memutar tubuhnya ke belakang,,yang akhirnya mereka bertubrukan dan jatuh.


Pio meringis pantatnya mencium lantai dengan kasar, di tambah gio yang menindihnya akibat terjatuh tadi.


Beberapa saat mereka berdua saling pandang, gio tersadar,membuat gio tersenyum mungkin bagi murid lain senyum gio saat ini bakal membuat pingsan(lebayyy). Tapi tidak menurut pio senyum yang ditampilkan itu seperti senyum aneh, pio menaruh curiga.


"sekarang lo ngga bakal bisa kabur lagi scorpio,," ucap gio dengan senyum yang masih menghiasi bibirnya.


"awas lo,,," suruh pio. Pio merasa tidak nyaman dengan posisinya itu, sedangkan gio masih dengan posisi yang sama tersenyum smirk ke arah pio.

__ADS_1


"gue ngga bakal berdiri, sebelum lo turutin permintaan gue..!" tegas gio.


"ngga gue ngga mau, awas lo.!" berontak pio


Gio memajukan wajahnya lebih dekat ke arah pio, pio yang merasa takut refleks mendorong tubuh gio dengan keras, tapi sayang tenaganya tak sebanding dengan berat tubuh gio.


"lo mau turutin permintaan gue, atau mau gue ngelakuin hal lain hmm..." gio semakin memajukan wajahnya.


Pio merasa semakin takut, pio memejamkan matanya dan tanpa fikir panjang lagi pio menjawab pertanyaan gio.


"i. Iiya gue bakal turutin permintaan lo" lirihnya.


Gio tersenyum atas kemenangannya, dan beranjak berdiri dari posisi yang tidak nyaman itu.


Pio lega, gio sudah berdiri. Pio pun bangkit dan sedikit menggosok pantatnya yang sakit.


"lo udah janji sama gue, gue mau lo kabulin 5 permintaan gue," ucap gio. Pio menoleh ke arah gio. "What,, 5 permintaan banyak banget 3 aja lah" tawar pio.


Gio menarik tangan gio hingga menubruk dada bidangnya, "lo mau turutin permintaan gue,, atau gue..." gio menjeda kalimatnya, menunggu respon pio.


Pio menginjak kaki gio hingga gio mengaduh.


"awww... Anjing lo!..." bentak gio sambil meringis memegang kakinya yang sakit.


"woii,, piranha siapa lo hah? Ngatur-ngatur gue.! Bentak pio.


Gio menatap lekat-lekat mata pio.


" gue..gue ketua osis disekolah ini, dan gue.. Gue orang yang minta 5 permintaan sama lo, karena gue udah jadi korban kejailan lo selama ini, gue tau semua kesialan gue selama ini ulah lo, dari kecoa dikolong bangku gue, dari lo yang udah bikin baju gue kotor.. Dan bla, bla, bla..."


Pio sendiri merasa jengah dengan ucapan cerewet dari mulut ketos itu, dalam hati pio berkata(itu salah lo ege, lo yang mulai nyari masalah sama gue *******).


Pio menghentikan dakwahan gio atas kelakuannya selama ini. Sebenarnya pio sendiri sudah merasa kalo selama ini kejailannya sudah melewati batas, dia sering jena hukum guru dan jadi anak nakal.


Tapi ada kesenangan tersendiri saat melihat wajah kesalnya si ketos itu.


"udah cukup.. Lo terlalu cerewet tau ngga, ok gue bakal turutin 5 permintaan lo! Inget cuman lima permintaan, lima" sambil menunjukan kelima jarinya.


"bagus kalo lo udah sadar, jaga omongan lo. Gue udah ngerekam ucapan lo tadi.." sambil mengeluarkan hp-nya dari saku celana.

__ADS_1


"mulai hari ini lo anter jemput gue kesekolah.!" tegas gio dengan nada memerintah. Pio terbelalak dia ngga salah denger kan. Pio melongo dengan mulut menganga.


"idihhh.. Ngga gue ngga mau, lo masih punya kaki kan buat jalan, lagian lo kan di anter jemput ama supir lo.. Ogah gue kalo meati gantiin kerjaan dia jadi supir lo" tolak gio.


"lo ngga mau, ok ngga masalah buat gue.." gio mendorong tubuh pio kedingding, dia memerangkapnya agar pio tidak kabur, sekarang gio tau kelemahan pio.


"gue bakal buat hal yang ngga lo duga sebelumnya, termasuk buat bikin adik lo C. E. L. A. K. A." pio tersentak, bagai mana bisa gio tau kalo pio punya adik.


Ya itu bukan hal yang sulit bagi gio. Dengan kekuasaannya sebagai ketua osis, dia dengan midah mendapatkan informasi tentang pio.


(sial.. Si piranha bawa-bawa adik gue,, berengsek lo) pio tidak menyangka sebelumnya bahwa kelakuannya bisa merembet hingga membawa nama adik nya.


Hal itu membuat dilema dalam diri pio, bagai mana bisa si piranha ini mau mencelakai adiknya, disatu sisi pio takut adiknya celaka, di sisi lain pio merasa ditindas oleh gio ya g semena-mena.


Tanpa berfikir panjang lagi pio menyetujuinya.


"ok, fine gue terima permintaan lo, gue bakal anter jemput lo, tapi gue punya permintaan gue mau pake motor, karena gue ngga suka bawa,mobil ribet."


Gio tersenyum puas, sedangkan pio merasa keputusannya itu adalah jalan terbaik bagi adiknya.


......


**Hai,, haii kalo ada yang merasa kok jalan ceritanya kaya gini sih? Ngga nyambung atau apapun itu


Author kasih tau ya, episode ini author pengen ngebahas kok bisa si gio cemburu, padahal mereka kan suka ribut mulu.


Terus di episode ini juga author bakal ngebahas sedikit tentang keluarga mereka, tapi kebanyakan ya part nya si gio ama pio.


Dan juga kan setiap penulis punya alur dan jalan ceritanya masing-masing, intinya setiap penulis itu beda-beda cara penyampaiannya.


Dan ini ciri khas author, author nulis kayak gini karena ini alur yang ingin author tulis.


Dukungan kalian dalam menulis cerita ini menjadi kebahagiaan tersendiri, dan membuat author lebih semangat memperbaiki setiap tulisan ini.


Maksih buat yang udah suport author,


Ayok terus kasih suport dan dukungan kalian buat author,...


Love you😘😘

__ADS_1


_GIM**_


__ADS_2