Sekolah Merah

Sekolah Merah
Bab1. Ujian masuk sekolah...!


__ADS_3


(Note: Rambut hijau Joey, rambut merah Jack, Rambut putih Mike)


Sebuah sekolah menengah telah dibuka untuk murid-murid baru yang telah mendaftarkan nama-nama mereka, untuk memasukinya harus melewati sebuah ujian, dan para peserta wajib ikut tanpa terlambat sedikit pun...


Tentu tidak dengan mereka, mereka adalah... Para murid bodoh...! benar, para murid bodoh akan selalu datang dengan terlambat termaksud 3 orang ini...!


"Kyaaaaa...!" Teriak laki-laki tersebut sambil berlari dengan begitu kencang, tetapi orang yang disebelah nya merasa terganggu dan mengatakan, "Apa kau bisa diam...?! kau berisik, Joey...!" Teriaknya.


Mereka adalah tiga murid bodoh yang terkenal yang bernama Joey, Jack, Mike.


Joey sebagai pemimpin mereka yang selalu membawa kekacauan disekitarnya dengan rencana bodohnya, dengan panggilan Joey Si Bencana...!


Sementara Jack, adalah orang yang selalu mengikuti kekonyolan Joey, dan ia dikenal sebagai The Jack...!


Mike orang yang selalu mendukung Joey dan mudah mencari alasan untuk mereka bertiga untuk tidak kena masalah, dikenal sebagai Master of Lips...!


Ketika mereka bertiga berlari, gerbang sekolah tersebut sudah ingin ditutup oleh satpam tersebut tetapi Joey memiliki ide gila yang tidak terpikirkan.


"Mike...! apa kau masih punya tulang tersebut...?" Tanya Joey pada mike.


Dan tentu Jack bingung paa maksud Joey dan bertanya, "Aap maksydmu denan twulang...?" Dan suara Jack tidak terdengar oleh Joey dan Joey bertanya, "Apaaa....!" Tentu Jack kesal dan menjawabnya dengan lebih keras dari sebelumnya, "Kubilang.... apa MAKSUD MU DENGAN TULANG...!"

__ADS_1


"Oooo begitu, kemaren kita kan begadang dan bakar bakar ingat...?" Tanya Joey ke Jack, dan Jack mencoba untuk mengingatnya dan berkata, "Memangnya kenapa...?!"


Dan Joey mencoba untuk menjelaskannya pada Jack dan berkata, "Kemaren ketika makan ayam bakar, kita memakan 6 paha ayam tetapi kita tidak tau ingin membuangnya dimana, oleh karena itu mike memutuskan untuk menyimpannya dikantung celana yang dia pakai hari ini...!"


jack terkejut dan berkata, "Haaah...! mana mungkin masih ada bodoh, paling pas ia pulang dia langsung membuangnya ketempat sampah atau kemana...!"


"Oke nih Joey...!" Ucap mike mengambil sebuah tulang dari kantung celananya, dan Jack berkata, "OEEEI...! SERIUSAN ADA KAH...!"


Setelah itu Joey langsung menghadap depan dan melihat sebuah anjing yang tidak diikat dengan tali, dan Joey menunjukan jarinya kedepan kearah anjing tersebut sambil berkata, "Kau lihat itu mike...?! kau lempar tulang ke satpam tersebut...!" Dengan begitu mike menjawab, "Okeee...!"


Dan mike menuju tempat anjing tersebut dan berhenti didepannya, dia mengarahkan tangannya ke depan seakan-akan ingin memberikan tulang tersebut dan berkata, "Sini jing...!" Dan tentu anjing terdebut mencoba untuk mendekati mike, dan mike langsung kabur kearah satpam dan melemparnya, "Terbanglah wahai super sayap Goldeen Driiive Tulang...!" Teriak mike ketika ia melempar tulang tersebut dan anjing tersebut mengikuti arah tulang tersebut akan terjatuh.


"Oeeeeei apa-apaan nama lemparan layaknya serangan/attack di sebuah video game 2D Fighter game...?!" Teriak Jack ketika tulang tersebut masih ada dilangit yang tinggi.


"Wohahaha...! baiklah sekarang tutuplah muka kalian berdua dengan tas kalian agar identitas kita tidak diketahui...!" Ucap Joey apda mereka berdua, dan setelah itu ia menutupi wajahnya dengan tas dan berlari kedalam, setelah itu satpam tersebut melihatnya dan berkata, "Dasar anak-anak sialan...!"


Mereka pun berhasil melewati gerbang tersebut hingga dalam tetapi mereka masih terus berlari hingga memasuki gedung sekolah tersebut dan Joey berkata, "Hanya tinggal beberapa detik lagi, dimana ruang ujian nya...?!" Tanya Joey pada yang lainnya, dan Jack berkata, "Kalau tidak salah sebuah ruangan yang disebut 2C...!" Dan tentu mereka menaiki tangga untuk mencapai kelas 2, dan mereka mencari nomor urutan huruf kelas tersebut dan mereka berhasil menemukannya dan mike berkata, "buruan masuk seperti nya gurunya tersebut belum masuk kedalam kelas...!"


Dan ternyata gurunya memang sudah ada didalam dan sedang duduk di bangkunya tersebut, "Ah sial..." ucap kami bertiga, dan kami diberi sebuah pelanggaran dimana kami harus berdiri didepan kelas selama 30 menit setelah itu dibolehkan untuk mengerjakan ujiannya tersebut, yang artinya waktu ujian kami dipotong menjadi setengah jam, dan masalahnya ujian pertamanya adalah mtk.


Oh tidaaaaak....


Suara dari jiwa kami yang keluar begitu saja yang merasa begitu lapar akan depresi yang mendatang.

__ADS_1


Setelah 30 menit telah terlewatkan kami sudah diizinkan untuk duduk dibangku Masing-masing tempat kami berbeda-beda artinya kita tidak bisa memberikan contekan satu sama lain. Dan aku memutuskan untuk duduk dan menaruh tas ku dan menaruh kertas ujian tersebut dimeja, aku duduk di bangku tersebut dan membuka tas...


G-Gila...! sudah berumur 15 tahun tapi masih saja ketinggalan...! apa aku harus meminjamnya pada Jack dan juga mike...?! tetapi kalau aku bergerak kesana, nanti gurunya akan bertanya, "Hey kamu ngapain...?" dan ku jawab, "Maaf Bu tempat pensil saya ketinggalan dirumah seperti nya..." Bisa knockout aku layaknya di film-film tinju...!


Dan pada saat itu terdapat sebuah tangan dari arah kiriku, seorang perempuan memberikan pensilnya tersebut dan mengatakan, "Kau membutuhkan ini bukan...? ambilah setelah itu jangan lupa untuk dikembalikan kan."


S-Sial...! aku tidak tau caranya berterima kasih, tapi Terima kasih banyak...!


Dan aku langsung mengambil pensil tersebut dan menggunakannya sambil mengatakan, "Yoosh...! Mari kita mulai...!" Tetapi pensilnya malah patah ketika kugunakan.


S-SIAL...! DASAR LO BABI ANJING...!


Dan beberapa jam sudah terlewati, dengan pergantian ujian pun begitu, waktu sudah sore kami memutuskan untuk pulang tentu aku pulang dengan Jack dan mike, dan Jack bertanya padaku, "Bagaimana ujiannya apakah sulit...?" tentu aku menjawabnya, "Tidak... aku rasa ujiannya ingin membunuh ku."


Dan tentu Jack tertawa, dan aku merasa lega karena tertawaan seseorang terkadang membuat beban tubuh kita berkurang, dan Jack berkata, "Begitu ya begitu, kalau begitu selamat telah bertahan hidup...!" Dan dia pun menepuk tubuh belakang ku.


Ternyata memang benar... teman itu, benar-benar berharga, aku menantikan minggu depan apakah kami bisa memasuki kesekolah itu bersama...


Episode : Bab1. Ujian masuk sekolah...! - Tamat


Kata-kata penulis:


Terima kasih untuk para pembaca, semoga kalian terus membaca novel ini, peace...!

__ADS_1


__ADS_2