
Suara dari ketukan jendela begitu berisik oleh karena itu aku terbangun dan mencoba untuk berdiri untuk melihat kearah jendela dan ketika aku melihat kearah sana dan aku melihat....
TIDAK ADA APA-APA...!
Ya sudah cukup bercandanya, bagaimana dengan mike apakah dia masih tertidur...?
Dengan begitu aku langsung mencoba menaiki tangga dan melihat mike, tidak ada dikasur nya.
E-Eh...? M-Mike...? mike dimana kau mike...?
Dan aku langsung mencoba untuk turun dari tangga ini secara perlahan-lahan tetapi aku tidak melihat kearah tangga melainkan melihat kearah sekeliling kamar ini sambil turun, dan aku melihat jendela sekali lagi.
Benar... sebuah wajah yang kukenal kemaren hari sekali lagi muncul dihadapanku dengan senyuman merahnya tersebut, pandanganku mulai menggelap, jantungku berdetak dengan begitu cepat dan juga pernafasanku seperti biasa ketika melihatnya begitu sesak, apakah ia memiliki kemampuan untuk membuat psikologis manusia untuk merasa takut ketika seseorang tidak takut...?
__ADS_1
Aku sudah tidak bisa menahannya dan langsung berlari ke pintu dan membuka pintu tersebut, langsung berlari kepintu sebelah sambil menyebut nama Jack, "Jack...! Jack...! bangun-bangunlah...!" Dan aku membuka pintu nya tersebut disana aku melihat Jack sedang tertidur dikasur nya, tetapi dikasur bagian atas, aku tidak melihat keberadaan reverie, dimana reverie dan juga mike...?! Dan aku menggoyang-goyangkan tubuh Jack agar ia terbangun dan dia mulai perlahan-lahan membuka matanya dan mengatakan, "Ada ala joey malam-malam begini...?" Dan aku menjawabnga bahwa monster yang kulihat tadi pagi sekarang berada di jendela ku dan ia mengatakan, "B-Benar kah...? kalau begitu ayo kesana." Dan ia bergegas berdiri dari kasurnya dan keluar dari kamar bersama kh untuk mengecheck kamar ku tersebut dan ketika melihat kearah jendela...
"Tidak ada." Ucap Jack, tetapi aku mencoba untuk meyakinkan Jack bahwa disana ada sesuatu dan Jack pun berkata, "Ya ya disana ada sesuatu noh monster noh, patung gede tuh ayah gw." Dan Jack pun bercanda di situasi tersebut dan aku bertanya padanya dimana reverie dan juga mike, dan ia menjawab, "Benar juga dimana mereka berdua...?" Dan aku berfikir bahwa mereka sedang ke toilet oleh karena itu aku mengajak Jack dan Jack setuju mungkin karena ia sedikit khawatir pada mereka berdua akibat ceritaku, sepertinya ia sedikit percaya.
Dan kami menuju lantai bawah melewati tangga, dan menuju toilet tetapi di toilet tidak ada siapa-siapa dan Jack berkata, "Aneh sekali, dimana mereka...?" Oleh karena itu aku mencoba mengajak Jack mungkin saja mereka ke toilet sekolah lupa bahwa di asrama juga ada toilet, tetapi awalnya Jack menolak karena ini sudah malam dan nanti ada satpam yang melihat.
Setelah itu Jack setuju ikut dengan ku, dan kami berdua pergi ke gedung sekolah tersebut dan pintu nya tertutup dan Jack berkata, "Bagaimana cara memasukinya...? apa kau rencana lain...?" Dan aku sedang berfikir bagaimana caranya memasuki gedung sekolah tersebut, disana aku menyadari bahwa dibelakang gedung tersebut terdapat sebuah jendela dan kalah memasuki jendela tersebut akan memasuki ruangan toilet dan aku berkata pada Jack bahwa dibelakang terdapat jendela dan memasukinya langsung toilet.
Tentu aku dan Jack langsung memutar gedung tersebut, perlu beberapa waktu untuk melewatinya karena gedung tersebut benar-benar lebar sekali dan terlebih panjang dan Jack berkata, "Dasar arsitektur yang mendesain gedung ini, sangat menyusahkan...!" Dan aku mengatakan pada Jack bahwa mau bagaimana lagi, dan kami berhasil berada di belakang gedung tersebut dan melihat jendela toilet tersebut, dan tentu itu tinggi untuk menaikinya, tetapi ada cara yaitu caranya dengan satu orang menjadi pijakan yang lain untuk menaik keatas, sedangkan kalau sudah diatas, dia akan mengulurkan tangannya kebawah agar yang dibawah bisa naik keatas.
Setelah berhasil memasuki jendela toilet tersebut, kami tidak melihat adanya seseorang di dalam dan Jack berkata padaku, "Lihat bukan...? tidak ada siapa-siapa disini, ayo balik." Tetapi aku berkata padanya mungkin saja mike dan reverie sedang ada di dalam gedung ini tetapi Jack berkata, "Tidak mungkin ada disini." Jawabnya padaku dan setelah itu kami mencoba membuka jendela keatas, tetapi jendela tersebut tidak bisa dibuka lagi dan aku berkata, "Ada apa Jack...?" Dia tetap mencoba untuk menarik jendela tersebut keatas tetapi tetap saja tidak terbuka dan berkata, "Jendela nya tidak mau terbuka, kalau begitu kita ikuti rencana mu saja mencari mereka didalam."
Dan Jack berhasil menemukannya dan berteriak padaku, "Aku menemukannya joey...!" Dan ia menyalahkan tombol tersebut dan pandanganku langsung terlihat begitu silau dengan cahaya lampu yang menyala begitu saja, dan kami melihat sekitar tidak ada apa-apa kecuali buku, dan juga buku, tidak lebih dari itu, karena tidak ada apa-apa yang berhasil kita temukan kami mencoba ke tempat ruangan rak sepatu, dan ketika sesampainya disana kami melihat seseorang.
__ADS_1
Aku berharap itu adalah joey ataupun reverie, dan ternyata bukan itu adalah monster tersebut dan aku berteriak pada Jack, "Jack...! Jack...! Jack...!!!" Dan Jack langsung menarik kerah baju belakang ku sambil berkata, "Apa yang sedang kau lakukan diam disana joey...?! itu dia kan yang kau maksud...? kalau benar ayo kabur...!" Setelah itu ia melepaskan kerah baju ku dan kami lari bersama di lorong sekolah yang panjang ini.
Dan disana kami melihat dua lorong baru, disana terdapat 1 kelas dan kami menuju kesana.
Disebelah kanan kami, kami melihat sebuah pintu yang memasuki kelas sains dan tidak ada pilihan lagi kami memasuki kelas tersebut dan berhenti disana untuk mengambil nafas dalam dan aku berkata, "Bagaimana ini Jack...?" Dan Jack menjawabku sambil meminta maaf karena ia tidak mempercayaiku, "Ya... aku minta maaf padamu karena tidak mempercayainya, bagaimana kalau kita coba keluar ke pintu yang satunya lagi untuk mengecheck monster tersebut...? pintu tersebut menuju lorong yang satunya lagi." Dan aku setuju dengan Jack, dan menuju pintu yang satunya lagi, dan pas dibuka disana terdapat lorong menuju arah kanan, dan kami perlahan-lahan berjalan di lorong tersebut untuk melihat ruangan sepatu dari jarak jauh...
Tetapi dari luar lorong tersebut, monster yang barusan lewat didepan kami, "Kuh...!" Dan kami langsung berlari kembali kearah lorong tersebut untuk memasuki ruang sains yang sebelumnya dan mencoba membuka pintu tersebut.
Tapi... pintu tidak mau terbuka, "S-SIAL...!" Teriak Jack, pintu tersebut benar-benar tidak mau terbuka dan kami mencoba mendobrak-dobraknya berkali-kali, hingga memukulinya, pintu masih belum terbuka juga, pada saat itu sesuatu benda yang begitu tajam terbang kearah pintu.
Swiiiish...
Suara dari sebuah angin akibat lemparan benda tajam tersebut, dan pedang tersebut tertancap dipintu tersebut, keringat sudah sangat mengalir di bagian wajahku, jantungku berdetak dengan begitu kencang.... Setelah itu aku mencoba melihat arah kiri ku secara perlahan-lahan.
__ADS_1
Ah benar... ternyata ia memakai jubah berwarna putih.