Sekolah Merah

Sekolah Merah
Bab2. Menuju Asrama Sekolah


__ADS_3


Kami bertiga sedang berjalan kaki kesekolah dengan senangnya senyuman dibawah sinar matahari yang begitu terang...


MANA ADA YANG SENANG BERJALAN MENUJU SEKOLAH...?!


Benar aku dan dua temanku ternyata diterima bersekolah disekolah tersebut, sekolah itu terdapat sebuah asrama jadi para murid wajib tinggal disana, yang artinya kami bebas bisa melakukan apa saja disana.


Dunia ini adalah tahun 23, jika kau bertanya mengapa ini adalah tahun 23 dan bukan tahun seperti 2000 lebih, sebenarnya ada beberapa alasan, dan salah satunya akibat sebuah tragedi yang nyaris memusnahkan umat manusia.


Sebuah meteor yang begitu besar menghantam bumi ini yang menyebabkan populasi manusia menghilang lebih dari 80%, aku tidak begitu mengetahuinya karena pada saat itu aku belum terlahir, tapi dari yang kudengar semuanya sudah sedikit kembali normal setelah 10 tahun, dan meteor itu terjatuh pada antartika, yang membuat cuaca berubah begitu drastis, membuat udara semakin panas.


Bukan itu saja, meteor tersebut membawa jutaan virus, tapi kami masih belum mengetahui efek apa yang diberikan virus tersebut tapi kami menemukan beberapa bukti terdapat sebuah organisme kecil yang hidup, dan itu berdampak buruk pada tubuh kami, menyebabkan tubuh begitu panas dan mati, bukan itu saja, tubuh manusia juga bisa terbakar, benar....


Terbakar oleh api yang berasal entah dari mana.


(Note: Mohon diingat bahwa cerita ini fiksi, dan dunia ini berlatar tidak seperti dunia yang nyata tempat-tempat nya.)

__ADS_1


Mike yang berada disebelah kananku melihat kearahku dan berkata, "Ada apa joey...?" Tanya ia sambil mengkhawatirkan ku, dan aku menjawabnya sambil mengeluarkan nafas, "Tidak... tidak ada apa-apa, ayo buruan kota harus memasuki asramanya terlebih dahulu." Udapku kepada mike, dan kami pun bergegas berjalan menuju sekolah, sesampai di sekolah kami disuruh memberikan tanda kartu murid, dan setelah itu kami mencari asrama tersebut sambil bertanya pada murid perempuan yang berdiri melihat hp-nya tersebut.


"Maaf saya ingin bertanya, dimana asrama milik laki-laki...?" Tanya Jack apda perempuan tersebut, dan perempuan tersebut pun menghadap kearah kami dan berkata, "Tidak... maaf saya juga murid baru, jadi maaf saya tidak bisa membantu..." ucap ia, dan aku membalasnya, "Tidak apa-apa kalau begitu apa kau ingin berjalan bersama dengan kami...? kau tau, bertanya sendirian itu tidak enak."


Dan dia pun bertanya, "B-Benar kah...?" dan Jack menjawab, "Tentu saja, kalau begitu mari kita cari murid yang lain, contohnya seperti murid ber-kacamata yang ada disana." Ucap Jack padanya sambil menunjukan jarinya ke arah murid ber-kacamata tersebut.


"B-Baiklah kalau begitu..." Balasnya tersebut, dan kami pun menuju kemurid tersebut dan bertanya, "Maaf apa kau tau dimana asrama murid bagi yang laki-laki dan yang perempuan...?" Tanyaku padanya, dan dia menjawab, "Ah... murid baru, asrama perempuan dan laki itu berdekatan lebih tepatnya seperti saling bersebrangan, kau bisa melewati jalan ini, tidak perlu belok, setelah sampai diujung jalan, belok ke kiri, disana terdapat dua gedung asrama untuk perempuan dan laki." Dan kami pun berterima kasih padanya dan langsung menuju ke asrama tersebut, setelah berjalan kesana dalam beberapa detik, kami menemukan dus gedung tersebut dan aku berkata, "Kalau begitu sudah saatnya kita berpisah, oh ya namamu siapa...?" Tanya ku pada perempuan tersebut.


Dan dia menjawab, "Namaku Kayla, kalau begitu aku permisi dahulu." Dengan begitu ia langsung menuju ke gedung asrama perempuan sedangkan kami para laki menuju gedung asrama laki, dan mike berkata, "Ingat sekolah dimulai besok, jangan minta buku pinjaman padaku nanti." Ucap mike pada kami, dan kami membalasnya, "Tenang saja, PASTI kami akan membereskan buku kami dengan benar." Ucap kami berdua, dan mike berkata, "Oi oi oi, tapi kata-kata kalian mencurigakan." Setelah itu kami mencoba memasuki pintu dari gedung tersebut, banyak sekali murid yang melewati lorong-lorong tersebut sepertinya mereka ada para murid baru yang sedang mencari kamar mereka.


Asrama ini tempat tinggalnya sudah dipilih oleh kepala sekolah, aku dan juga mike akan tidur dikamar yang sama, sedangkan Jack akan berada dikamar yang berbeda.


Ah sial, ada baiknya kami tidak ikut campur dan pura-pura tidak melihat dari pada harus meladeni orang yang tidak jelas...


Dan sekali lagi pemikiran jiwa kami menjadi satu.


Kami berharap begitu, ya begitu tetapi mereka menyadari kami berada didepannya dan berkata, "Ah...! kalian juga murid baru kan...? tentu saja gedung ini hanyalah bagi murid kelas 1, ku perkenalkan namaku Kyle, dan dia yang duduk dibawah itu kai, senang bertemu denganmu, semoga kita bertemu lagi.

__ADS_1


Semoga bertemu lagi...? TIDAK...!


Dan kami langsung bergegas menuju ke kamar kami, yang berada di lantai kedua, dan disana kamar ku yang bersama dengan mike bersebelahan dengan kamarnya jack, tentu jack akan sekamar oleh orang lain dan dia mengetuk pintunya tersebut dan terdapat suara, "silahkan..." Ucap suara dari dalam kamar tersebut dan jack membuka pintunya tersebut, dan orang tersebut berkata, "Perkenalkan namaku Reverie, sama sepertimu aku juga merupakan murid baru, ah... apakah yang dibelakang mu itu temanmu...? kalau begitu kau sama denganku terpisah dengan teman-temanku."


Dan jack memasuki kamar tersebut sambil berkata, "Begitu... kalau begitu perkenalkan namaku jack, salam kenal denganmu reverie." Dan dengan begitu aku dan mike memutuskan untuk memasuki kamar kami juga, dan ketika membukanya ternyata kamar tersebut terbilang sama luasnya seperti ruangan tamu.


Terdapat 1 jendela lebar, dan terdapat dua meja khusus memang untuk belajar disana terdapat rak-rak buku dan tentu sudah disediakan bulu pembelajaran sesuai dengan tahunnya tersebut.


Kasurnya adalah kasur tingkat dimana ada kasur tapi diatasnya terdalst sebuah tiang dan diatasnya masih ada kasur lagi dan untuk tidur diatas terdalst sebuah tangga yang bisa dipakai untuk menaikinya.


Dan aku bertanya pada mike, "Apa aku boleh tidur ditempat kasur yang dibawah...?" Tanyaku pada mike, dan mike menjawab, "Ya silahkan saja." Dan kami memberes-beres kan bawa-bawaan kami.


Dan hari sudah semakin gelap aku bertanys pada mike sebelum menunu kasur, "Mike apa kau sudah mendengar kabarnya...?" Dan mike bertanya kembali padaku, "Kabar...? ah kabar itu..."


"Ya terjadi lagi pembunuhan brutal, tapi apa itu benar sebuah pembunuhan...? maksudku bagian organ dan daging-daging orang tersebut menghilang banyak sekali itu yang kudengar, seakan-akan dia telah diserang oleh suatu makhluk-" Sebelum aku menyelesaikan pembicaraan mike memotongnya dan berkata, "Kejam sekali ya kan...?"


"Iya... sudah banyak sekali keanehan yang muncul dari tahun ke tahun, bahkan kudengar ada seseorang yang melihat sebuah wujud manusia yang bisa terbang, jadi tak aneh jikalau vampir benar-benar ada..." Ucap ku pada mike, dan mike berkata, "Kau harus hati-hati joey.

__ADS_1


Dan aku berkata, "Entahlah aku lelah." Dengan begitu aku memutuskan untuk langsung pergi ke kasur.


Episode : Bab2. Menuju Asrama Sekolah - Tamat


__ADS_2