Sekretarisku,Istriku

Sekretarisku,Istriku
part 15


__ADS_3

"hallo" ucap Jay


"*sayang kamu lagi apa"


'hushh ternyata Cindy'


batin Jay sambil melihat nama yang tertera di handphone nya*


"Biasa sayang lagi kerja" ucap Jay sambil melirik jingga yang acuh saja


"Sayang kangen"


"hmmm udah dulu ya ini lagi banyak kerjaan" ucap jay yang sudah tak enak dengan jingga padahal jingga acuh saja


"padahal aku lagi kangen"


"nanti aku telpon lagi" kata Jay langsung mematikan telpon nya


Cindy POV


"kenapa aku merasa Jay berubah akhir akhir ini nga kaya biasa nya kalau aku bilang kangen pasti dia juga bilang kangen bahkan jika banyak pekerjaan Jay tetap menomor satukan aku daripada kerja nya"


"aku merasa Jay berubah ahh sudah lah mungkin hanya perasaanku saja"

__ADS_1


"tunggu aku Jay aku akan kembali"


Author POV


setelah Jay mematikan telpon nya Jay langsung mendekati jingga yang sedang asik dengan pekerjaannya


"Jingga" kata Jay memeluk leher jingga


sebelum menjawab jingga melepaskan tangan Jay yang ada dilehernya


"ada apa pak" ucap jingga tanpa melihat kearah Jay


"kamu kenapa sih panggil saya pak terus saya kan bukan bapak kamu" cemberut Jay


"maaf pak ini dikantor kalau ada yang curiga kariyawan lain bagaimana" ucap jingga


"okee pak jika saya dikantor bakal tetap panggil pak tapi kalau dirumah saja bakal panggil mas bagaimana" ucap jingga


"bagus juga tuh tapi aku maunya---


huekkkkkkkkkkkk huekkkkkkkkkkkkkkkk huekkkkkk


belum sempat Jay Selesai bicara jingga mual membuat jingga langsung kekamar mandi

__ADS_1


diikuti oleh jay dibelakang


jingga muntah isi perutnya sedangkan jay memijit lehernya jingga tak lupa ada wajah khawatir diwajah Jay


"sayang kamu sakit" ucap Jay yang memanggil nama jingga dengan sebutan 'sayang' awalnya jingga terkejut dan merasa heran tak tapi melihat kondisi nya seperti ini jingga tak bisa memperoteskan itu dulu


"nga tau rasa nya perut aku sakit dan kepala aku pusing" ucap jingga dengan wajah pucat nya


"Yaudah kita kerumah sakit aja" ucap Jay yang tak kalah khawatir


"ngga usah Jay mungkin nanti bakal sembuh" ucap jingga tersenyum


"tapi ka--


"ada apa" ucap Aldi yang tiba tiba datang


aishh kenapa tiba tiba di curut ini tiba-tiba muncul


"ngga ada apa apa Al" ucap jingga tersenyum


"nga ada apa apa giman Jing ini wajah kamu pucat loh" ucap Aldi memegang wajah jingga membuat Jay membulatkan matanya


"aku cuma pusing sedikit aja kok Al" jawab jingga

__ADS_1


"ayo kedokter" ucap Aldi menarik tangan jingga


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE


__ADS_2