
***
Sesampainya dirumah jingga benar benar menangis tak hentinya,hatinya benar benar sakit melihat suaminya bersama sang kekasih--cindy
Cindy benar benar kembali,jingga fikir cindy tak kembali. Kenapa suaminya tak mengatakan apapun padanya.
Jingga benar benar kecewa
"jingga kamu salah paham"
Jingga tak menghiraukan jay yang baru datang lalu mengatakan seperti itu,maksud jingga kenapa jay tak bilang sebelumnya.
"jingga" jay mendekati jingga
"aku mau sendiri"
"kamu harus dengerin penjelasan aku dulu" kata jay berusaha untuk mejelaskan semuanya
"apa yang harus kamu jelasin jay? Apa kamu mau menjelaskan hubungan kamu dengan cindy hm?" ucap jingga sembari menangis tersedu sedu
"jingga deng--
"aku mau sendiri" kata jingga meninggalkan jay seorang diri sedangkan jay hanya pasrah membiarkan jingga untuk menenangkan dirinya lebih dahulu
***
__ADS_1
Didalam kamar jingga mengunci pintunya dari dalam entah kenapa pikirannya sangat kacau dan hal hal negatif terus melintas dipikirannya.
Jingga benar benar setres,bingung hubungannya dengan suaminya nanti kedepannya bagaimana.
Mengingat jingga sedang mengandung membuat jingga mengusap pelan perutnya.
Karena terlalu lelah membuat jingga tertidur.
keesokan harinya jingga terbangun lalu melakukan ritual mandi setelahnya ia ingin kedapur tetapi jingga melihat jay yang sedang tertidur disofa,pasti badannya akan sakit pikir jingga
Jingga pun mendekati jay lalu berniat ingin membangukannya meskipun ia marah atau kecewa jingga masih ingin peduli pada suaminya
sedangkan jay merasa tubuhnya ditepuk tepuk dibagian lengan membuat jay terbangun dari tidurnya lalu melihat jingga yang berwajah datar
"jingga"
"marahnya jangan lama,aku kangen"
tanpa membalas jingga melepaskan tangan jay lalu meninggalkan jay seorang diri
Sesampainya didapur jingga memasak untuk makan malam karena dirinya benar benar lapar
saat kegiatan memasak jingga merasa ada tangan yang melingkar diperutnya lalu tanpa menoleh jingga sudah bisa menebak itu siapa~suaminya
"sebenarnya aku juga kaget saat cindy tiba tiba datang meskipun aku tau waktu itu ia datang aku tidak mengira ia akan datang kekantor ku,karena status kami masih pacaran jadi aku tak bisa menolak apa yang dilakuin cindy,aku bakal bilang yang sebenarnya kepada cindy tapi bukan sekarang,aku perlu waktu jingga.apa kamu mau menunggunya?"
__ADS_1
"sampai kapan aku menunggunya?"
kata jingga dengan tubuh bergetar karena menahan tangis nya dari tadi,jay yang merasa akan itu hanya bisa memeluk jingga
"akan ada saatnya tapi bukan sekarang,aku mohon jingga tunggu aku setelah itu aku janji bakal bahagiain kamu dan membesarkan anak kita juga"
Tanpa disadari jay hanya omong kosong belaka karena inya tak bisa memutuskan hubungannya dengan cindy karena tergolong lama ia berpacaran mana bisa ia meninggalkan sang kekasihnya itu,padahal jay bingung untuk memilih siapa cindy atau jingga tetapi jay tak memilih antara satu ia ingin keduanya,egois memang tapi itulah jay
"Janji ya setelah itu kamu akan memutuskan hubunganmu dengan cindy" ucap jingga harap
"iya ngga janji" jawab jay dilanjutkan dalam hatinya
"nanti kita bersandiwara didepan cindy selayaknya atasan dengan sekretaris ya" kata jay membuat hati jingga sakit tetapi ia berusaha menahannya
"berarti aku boleh kerja?"
"iya sayang tapi jangan sampai kecapean ya" kata jay lalu mengusap rambut jingga lembut
***
***SAMPAI SINI DULU MAAP KALAU KEPENDEKAN KARENA MOOD AKU LAGI NGA BAIK WKWK
VOTE DAN LIKE YA SAYA MAKSA
Typo bertebaran***
__ADS_1