
Jangan lupa vote dan like biar makin semangat
thanks you
"jika berani menyentuh mu maka aku juga berani bertanggung jawab untuk apa aku menikahi mu jika aku tidak bertanggung jawab jika kamu hamil nanti" ucap Jay
"tapi bagaimana jika kekasih mu kembali apa yang akan aku lakukan" tanya jingga
"aku akan katakan semua kepadanya diwaktu yang pas untuk sekarang aku belum bisa" jawab Jay
" baiklah aku percaya padamu aku mau mandi dulu" ucap jingga ingin pergi tapi ditahan oleh Jay
"kamu tidak boleh pergi begitu saja" ucap Jay mendekati wajah jingga
"a--apa yang ingin kamu lakukan" ucap jingga gugup
"kamu harus bertanggung jawab karena membangun kan miliku" ucap Jay
"emang nya apa yang telah aku lakukan" tanya jingga bingung
"lihatlah dirimu tanpa pakaian apapun apa kamus sengaja menggoda ku" ucap Jay menge*up b*b*r jingga
"t--tidak aku tidak bermaksud seperti itu" ucap jingga
" bolehkah aku melakukan nya lagi aku sangat ingin" bisik Jay
"i--ini sudah pagi bukankah kita harus bekerja" ucap jingga gugup
"tapi aku ingin seperti nya aku kecanduan dengan tubuh mu" ucap Jay memegang Area sen*iti* jingga
hal itu membuat jingga merinding akibat Jay
" kita lakukan nanti hari ini kita ada meeting penting" ucap jingga mengontrol dirinya
"batalkan saja bukankah aku bos nya" ucap Jay penuh hasrat
"aku tau itu tapi bukankah pekerjaan lebih penting dari semua ini" ucap jingga
__ADS_1
"mulai sekarang istri yang lebih penting dari semuanya" ucap Jay
bagaimana ini apa yang harus kulakukan kenapa Jay begitu bernafsu seperti ini aku tidak pernah melihat nya seperti ini
batin jingga
" baiklah tapi hanya 10 menit saja" ucap jingga pasrah
tanpa menjawab Jay langsung men*ium b*b*r jingga dengan lembut dan menyentuh dua gunung milik jingga.
secara perlahan Jay memasuk* miliknya kemilik jingga
"ahhh kenapa masih terasa sempit" d*sah Jay
"ahhh Jay bisa kah perlahan ini sangat sakit" ucap jingga
"keluar kan suara mu dan sebut nama ku berulang kali jangan ditahan" ucap Jay
" ja--y ahhh jay---" d*sah jingga
1 jam Jay melakukannya
"aku bilang hanya 10 menit kenapa satu jam" protes jingga
"kenapa? 10 menit mana cukup untuk kita berdua melakukan nya bukankah kamu juga menikmati nya tadi" ucap Jay
kata kata Jay membuat jingga malu
"tapi lihatlah kita sudah telat" ucap jingga
" aku mau mandi dulu" ucap jingga mengambil selimut untuk menutupi tubuh nya lalu pergi ke kamar mandi
dikamar mandi
"Jay untuk apa kamu ikut aku kekamar mandi" ucap jingga
"untuk mandi bersama" jawab Jay lalu mendekati jingga
__ADS_1
"tidak tidak keluar lah sebentar nanti kita akan terlambat" ucap jingga
"bukankah mandi berdua akan terasa cepat" ucap Jay
"benar juga si tapi kan aku malu kalau dilihat" ucap jingga
" untuk apa kita sudah melakukan nya tiga kali dan seterusnya juga pasti akan lebih banyak kita lakukan" ucap Jay
mereka pun mandi bersama walaupun Jay melakukannya nya jingga sempat protes akibat Jay tapi mau bagaimana mana Jay selalu menggodanya
Dikantor
"ciee yang pengantin new baru berangkat kerja" ledek Aldi
"serah aku dong kan aku bos nya mau pengantin lama pengantin baru kek serah gue lah" ucap Jay
"gimna jingga malam pertama nya enak nya Jay ganas nga tuh dan berapa Rode" tanya Aldi penasaran
bukannya enak tapi malah kesiksa gue sama dia
kaya nya gue harus jarang jarang diapertemen deh kalau gw di apartemen terus bisa bisa mati gw disana
batin jingga
"jingga kamu dengar gw kan" ucap Aldi melambaikan tangan nya diwajah jingga
"ahh i--tu
"kepo banget si lu Al kalau mau tadi sana nikah jangan nanya ke istri orang" kesal Jay
"hehe kan gw penasaran" ucap Aldi
"Jing meeting hari ini jam berapa" tanya Jay
" padahal si tadinya jam 9 pak tapi ditunda jadi jam 11" ucap jingga menatap tajam Jay
"awas mata kamu lepas loh" ledek Jay
__ADS_1
"hmm gw jadi obat nyamuk lebih baik gw keruangan gw dari pada disini" ucap Aldi lalu pergi
"yaudh pergi sana" ucap Jay