Sekretarisku,Istriku

Sekretarisku,Istriku
part 18


__ADS_3

MAAP BANGETT GESSS NGGA LANJUT CERITA INI WAKTU ITUUU😭AKU SEMPAT KEHILANGAN AKUN INII.Bingung bangett mau lanjut cerita ini atau enggaa hiksss


Yaudah aku memutuskan untuk lanjut yaaa,sekali lagi aku minta maap gess


****


Jingga POV


Sesampainya dirumah kini aku benar benar badmood.


"jangan didegerin ucapan sarah tadi"


huh dengan mudahnya jay mengatakan itu kepadaku.


segera aku kekamar mandi untuk bersih bersih tanpa memperdulikan jay yang sedang memperhatikanku


jujur hari ini aku sangat lelah bukan fisik melainkan batinku.


inilah yang aku benci,pikiran selalu saja berserang diotakku


setelah mandi aku melihat jay yang sedang duduk dikasur,tetap memperhatikanku.


Tapi tunggu.


Aku melihat Jay tatapan kosong dengan cepat aku mendekat.


"kenapa?"


"Besok Cindy pulang"


duar bagaimana ini aku seperti tertangkap basah.takut,gelisah semuanya jadi satu kenapa ini begitu berat.aku tidak tau bagaimana yang harus aku lakukan sekarang.


"bagaimana bisa"


kataku dengan bodahnya tentu saja cindy akan menemui jay.sang kekasihnya.


"aku akan mengakhiri hubunganku dengan cindy"


ucapan jay membuatku bingung antra senang,sedih semua begitu tiba tiba menuruku


kepalaku benar benar pusing sekarang.


tiba tiba tanpaku ingin aku pingsang begitu saja


***

__ADS_1


Aku terbangun,kulihat ruangan ini.rumah sakit


"kamu sudah sadar"


Dengan bodohnya jay berkata seperti itu.tentu saja aku sudar,dia pasti melihatnya lalu kenapa dia bertanya.


pikiranku tiba tiba ingat tentang cindy


"bagaimana?"


tanyaku bermaksud ingin menayakan bagaimana hubunganny dengan cindy.


"Kamu hamil"


argh bukan itu yang aku tanyakan


Tapi tunggu


Apa katanya tadi,Aku hamil


HAH


"A--aku hamil?


tanyaku tak percaya


jay bodoh,tentu saja itu anakmu lalu anak siapa lagi


"bagaimana bisa"


Ternyata aku lah yang lebih bodoh kali ini,saking bingungnya aku berkata seperti itu


"tentu bisa kan itu pernah 'melakukannya"


Ya tuhan aku tidak bisa berkata kata lagi


***


Sesampainya dirumah jay membawaku kekamar.


lalu aku merebahkan badanku huh sangat nyaman


"kata dokter kamu jangan terlalu banyak pikiran,jangan terlalu banyak kerja juga,banyak banyak istrirahat"


Aku hanya tersenyum mendengar ucapan jay

__ADS_1


"Kamu ngga usah kerja yaa sayang,nanti cape kasian anak kita"


"Terus kamu gimana kan kamu juga butuh aku"


kataku tak enak


"aku bisa sendiri,jangan remehin aku dong"


kata jay dengan percaya dirinya.


"Yaudah deh kalau kamu mau nya gitu"


Aku hanya pasrah,lagi pula untuk berapa hari ini aku butuh istirahat untuk pikiranku ini.sangat lelah berperang dengan pikiran sendiri itu benar benar melelahkan


"kamu butuh sesuatu"


Aku menggeleng tanda bahwa aku tidak butuh apa apa


"Yah"


jay mengela napas seperti kecewa


"kenapa?"


aku hanya heran kok seperti kecewa padahal harusnya senang karena aku tidak butuh apapun sekarang


"biasanya kalau perempuan hamil itu mau ngidam tapi kok kamu engga yah"


ahaha itu ternyata tapi betul juga seharusnya begitu tapi kok aku tidak ingin apa apa yah.


Hemm ya sudah lah aku tak terlalu ingin memikirkan itu dulu.


Yang kupikirkan sekarang ini


Bagaimana dengan anakku?


Bagaimana dengan jay saat Cindy akan kembali,aku atau cindy yang akan ditinggalkan oleh jay?


***


Hemmm kepoo yahhh gimna kelanjutannyaaa.


insyaallah aku bakal update terus gesssss jangan lupa vote,like,komennn yahhh gess biar aku semangat.


sekali lagi aku mau minta maappp lama ngga updateee😭

__ADS_1


TYPO BERTEBARAN GESSS


__ADS_2