
Malam itu andri sudah di rumah Risma dia akan menjemput Aira pulang seperti biasa nya,, tapi mereka belum datang terpaksa andri menunggu di depan rumah dan ngobrol dengan satpam penjaga rumah keluarga Risma.
Lo nak andri kok gak masuk ke dalam kata papa Risma setelah melihat andri duduk di pos satpam
Gak apa2 om cuma bentar aja kok nunggu Aira,
Ayo lah ini kan rumah mu juga
Iya om makasih tapi saya di luar aja om
Kamu masih saja begitu ndri apa kamu masih marah sama kami
Tidak sama sekali saya cuma gak tenang saja karna Aira belum datang
Ya udah kalau begitu saya juga temani kamu di sini kata papa Risma lalu duduk bersama mereka.
Andri memang sudah baikan dengan keluarga itu tapi ini hanya demi Aira dan dia tidak ingin jika nanti terjadi sesuatu pada nya Aira tidak punya tempat bersandar sama sekali,, itu lah yang membuat andri merelakan anak nya dekat kembali pada keluarga ibu nya,, tapi di balik itu semua dia merasa hancur jika mengingat kembali yang telah terjadi, bahkan sampai saat ini andri tidak pernah masuk ke dalam rumah mantan mertua nya itu,, cukup aneh memang dari dia pacaran dengan Risma sampai saat ini hanya sekali dia masuk ke dalam sana itu pun pada saat melamar dan menerima penolakan itu.
Tiba2 sebuah mobil datang dan masuk ke halaman, terlihat Risma sedang menggendong Aira dan turun juga seorang laki2 yang mereka kenal,, candra.
Andri pun menghampiri mereka dan mengambil Aira dari gendongan Risma.
Maaf mas pulang nya agak malam tadi candra ngajak ke rumah orang tua nya dulu
Iya gak pha2
__ADS_1
Kamu ngapain tanya papa Risma sedikit emosi pada candra
Pa jangan marah dulu jawab Risma
Sudah om saya permisi dulu dengan Aira sudah malam kata andri
Mas gak marah kan saya jalan sama candra
Ngak ris,, gak ada alasan nya saya harus marah maaf saya pulang dulu oh ya besok saya dan Aira akan berlibur ke Bali kebetulan dia libur dan mungkin pulang setelah dia akan masuk sekolah jadi maaf ya kalian tidak bisa ketemu Aira dulu
Apa kalian akan berlibur,, kata papa Risma
Iya om saya sudah merencanakan ini dari Aira umur 3 tahun dan sekarang tabungan saya sudah cukup untuk mewujudkan nya
Gimana ya
Ayolah ndri besok kalian akan pergi jadi berilah kami sekali saja kesempatan untuk bersama nya malam ini ini permintaan seorang kakek ndri pinta papa Risma dengan wajah sedih bahkan ada tetesan air mata mengalir dari sudut mata nya tampak sekali dia sangat ingin bersama cucu nya
Kenapa kalian bicara di situ,, tanya mama Risma yang tiba2 muncul ayo kita bicara di dalam saja
Gak usah tante jawab andri
Kenapa mas apa kamu masih merasa tidak layak tambah Risma,, hal itu tentu membuat kedua orang tua nya terkejut
Ndri apa kamu masih ingat kata2 saya dulu tanya papa Risma
__ADS_1
Iya saya masih ingat,,
Ya ampun ndri mengapa kamu seperti ini,, sebegitu nya kah kamu membenci kami
Saya juga tidak bisa membenci kalian
Tapi mengapa
Karna semua nya memang salah saya yang tidak layak ini ya sudah saya besok saya akan tunggu di bandara jam 7,, kami berangkat jam 8 jadi saya harap kalian tidak terlambat mengantarkan Aira.
Iya ndri makasih lalu kedua orang tua itu pergi membawa Aira ke dalam rumah.
Ndri saya mau bicara sebentar kata candra
Iya ada apa
Maaf ya tadi saya dan Risma bawa Aira ke rumah orang tua saya
Tidak masalah dan itu sudah terjadi tapi tidak untuk kedua kali ingat itu, dan kamu juga Risma jika masih ingin bersama Aira jangan sampai terjadi lagi seperti ini ingat saya tidak suka,, kami boleh bersama dia dan keluarga kamu tapi tidak untuk orang,, candra ingat jika kamu membawa Aira lagi maka kalian Terima akibat nya
Maaf ndri ini bukan salah Risma ini salah saya dan kamu boleh marah sama saya tapi jangan kamu pisahkan Risma dari anak nya,,
Itu tergantung kalian,, jawab andri lalu pergi menuju motor nya dan pergi meninggalkan Risma dan Candra
Baru kali ini Risma melihat kemarahan andri, dari mereka pacaran tidak pernah sekali pun andri bicara kasar sepeti ini, dia selalu menjaga bahasa nya dengan lembut walau di saat menghadapi masalah yang berat sekali pun, tapi malam ini dia melihat sesuatu yang berbeda dari laki2 itu.
__ADS_1