
Tepat pukul 08:00 pagi
Thania terbangun setelah bermimpi sesuatu yang aneh. thania dengan cepat menuju kamar sebelah guna membangunkan Thalia.
"kak, bangun. bangun" pintanya
melihat Thalia yang tak kunjung bangun, sebuah ide jahat terlintas di pikirannya
byurrrr
Thalia langsung terbangun setelah merasakan badannya diguyur sesuatu yang dingin
"Lo Ngapain sih nyiram gue?!! kaya gaada cara lain aja" sungutnya
"udh gue bangunin baik baik. lo ga dengar" balas thania tanpa rasa bersalah
"kalau lu bangunin gua baik-baik, gua pasti bangun anjir " kesal Thalia
Thania yang mulai kesal akhirnya melempar Thalia dengan bantal yang ada di sebelahnya.
" kok lu mainnya kasar sih?" tanya Thalia
" lo yang mulai sih" tuduh Tania
" kok gue sih? kan lo yang mulai duluan. ngapain lu siram-siram gua" marah Thalia
dan akhirnya mereka menyambut pagi hari itu dengan perkelahian. Kun yang terbangun karena suara berisik dari kamar sebelah berniat untuk merelai anak gadisnya itu, tetapi Kylie lebih dahulu keluar dan menendang pintu kamar Thalia.
" kalau mau berantem di luar jangan di sini. berisik!" teriak kylie
"sudah jam berapa ini Thalia thania??? mau telat ke sekolah lagi kalian?? kamu lagi Thalia, jadi kakak an itu harus ngalah!" tegas kylie
Thalia yang tak terima pun segera membantah, akan tetapi Kylie lebih dulu pergi
Thania menatap Thalia dengan tatapan mengejek
"rasa in" bisiknya
mereka makan tanpa suara, Kylie dan Khun saling bertatapan,
seakan mengatakan "mereka ga telat?"
"ehem. sudah jam 9 ini, kalian gaada rencana lebih gercep?" sindir khun
si kembar pun saling memandang, "anjir!" teriak mereka bersamaan
Khun lebih dulu keluar guna mengeluarkan mobil, si kembar mengikut setelah pamit dengan kylie
Sesampainya di sekolah mereka bertiga malah tercengang, pasalnya sekolah kosong melompong saat itu juga.
disisi lain kylie sedang tertawa terbahak-bahak menertawakan kepolosan suami dan gadis kembarnya itu.
"rasain, siapa suruh ribut pagi pagi"
setelah itu dia pergi untuk membuka Cafe
__ADS_1
"Pa, terus kita ngapain dong?" tanya thania
"gatau, papa juga bingung" balas khun
"gimana kalau ke Amazon aja?" seru Thalia
"ih iya, dah lama ga pergi bertiga" seru thania setuju
Khun pun tersenyum tapi dalam hati dia bertanya, 'emang kita pergi ke Amazon bertiga?'
Cheep Mall
setelah mendapatkan tempat parkir yang pas, si kembar langsung berlari masuk ke mall menuju Amazon.
mereka mengisi saldo sebanyak mungkin dan memainkan permainan yang mereka sukai.
disaat khun ingin membayarkan saldo kedua putrinya itu, si pegawai bertanya dengan ragu, "mohon maaf ya pak. bapak benar ayah dari kedua gadis tadi?"
khun yang semulanya heran akhirnya paham apa sebenarnya yang dipikirkan si pegawai
"bener kok mbak. mau saya tunjukin KK?" tanya khun
"eh, enggak kok pak. maaf pak sudah salah sangka. karna banyak orangtua yang melapor anaknya hilang setelah main di amazon" jelas si pegawai yang bernama Archie
'hutan Amazon kali mbak' batin khun
khun pun tersenyum dan menghampiri Thalia yang asik bermain basket
"udah, itu bapaknya"
"gue kirain sugar daddy nya" ucap siska
"lagian mukanya mirip kok" bantah archie
"lo mikir ga sih, siapa yang datang ke Amazon dengan anak kembar yang pake seragam sekolah? sedangkan dari 2 hari yang lalu tanggal merah?" heran siska
Archie pun tersadar, merasa khawatir melihat si kembar, dia pun mendekati thania yang tak jauh darinya
"dek, kesini bareng siapa?" tanya nya
thania yang kebingungan pun menjawab, "papa sama kakak. kenapa ya mbak?"
Archie yang kelagapan pun menjawab dengan gugup, "gpp kok dek nanya doang"
thania memicingkan matanya pada Archie, "mbak, ga mau nyuri saya kan?" tanya nya
Archie yang terkejut menjawab dengan santai, "ga dek, daya malahan yang mikir kalian dicuri"
"ohhh, emang sih muka papa saya kaya pedofil. tapi dia emg papa kandung saya kok mbak" jelas thania
"papa dengar ya thania" seru khun yang berdiri tak jauh dari mereka, sedangkan Thalia sebisa mungkin menahan tawanya
setelah bosan, mereka pergi makan sebelum pulang,
__ADS_1
saat sedang mencari tempat, thania kepikiran sesuatu, "pa, ke Cafe mama aja yuk, biar gratis hehe" ajak nya
khun pun setuju setelah mengingat kylie meneleponnya minta di jemput
K2SM Cafe
Cafe tanpa ramai sore itu.
khun memilih untuk naik ke lantai dua mencari kylie, thania pergi ke dapur untuk melihat makanan apa yang sedang dimasak, sedangkan Thalia memilih untuk duduk di depan kaca besar yang menghadap jalan raya.
Thalia memandang keluar dan mendapati sepasang kekasih yang sedang bertengkar
"pfft, alay" sindir nya
perhatiannya tak teralih bahkan setelah thania berteriak ditelinganya, dia tetap memandang sejoli tadi
'kaya pernah liat' batinnya
"Jackson?" ucapnya
Thania yang heran pun ikut melihat kearah pandang Thalia, "Jackson?"
disenggolnya Thalia yang masih saja bengong, "woi, napa lo?"
Thalia tersentak kemudian tersenyum melihat thania, "gpp, gue pikir orang itu teman gue, ternyata enggak"
thania pun menganggukkan kepala paham
thalia memakan makanan yang dibawa thania sambil memikirkan apakah orang yang dilihat nya tadi benar Jackson atau tidak. tapi dia yakin sekali bahwa itu Jackson
setelah menunggu lama, mereka pun pulang ke rumah. Thalia memilih pergi ke kolam belakang rumah daripada menyusul adiknya yang tengah menonton komedi kesukaan mereka.
pikirannya saat itu hanya berisikan bayangan sejoli yang dilihatnya di Cafe tadi.
dia berenang sekitar 30 menit sebelum memutuskan untuk tidur
.
.
to be continue
.
menurut kalian itu Jackson atau bukan??
.
Jangan lupa like, vote dan komen gais..
Tolong dukung aku buat lebih semangat dalam berkarya
Terimakasih :)
__ADS_1