Senior Tampan Pujaan Hati

Senior Tampan Pujaan Hati
Sakit nya diabaikan


__ADS_3

"Girls, sini duduk papa mau ngomong" panggil khun dari ruang keluarga


si kembar datang dengan muka bantal mereka dan rambut acak acakan


"kenapa pa?" tanya mereka barengan


"jadi mama sama papa tadi berembuk dan kita sama-sama setuju untuk ikut papa ke kota sebelah, tapi hanya 1 bulan kita pindah lagi ke Kanada. karna di kota itu ada om Sam, sahabat papa. jadi niatnya setelah 1 bulan disana kalian kami titip di rumah om Sam" jelas khun panjang lebar


si kembar hanya mengangguk tanda setuju, "terus?" tanya Thalia


"kalian tetap sama om Sam atau ikut kami ke Kanada?" tanya khun


Thalia tampak berpikir sejenak


'gue rada malas jauh dari indo. pengen tetap kota ini tapi gaada keluarga juga. trs Jackson... ga ga ga gue ga boleh egois' batinnya


dipukulnya thania yang tertidur untuk menanyakan pendapatnya


"nia ikut kak lia aja" ucapnya


" Kita dititip sama om Sam aja pa" putus Thalia


" tapi papa sama mama berapa lama di Kanada?" tanya Thalia


"for a long timeee" ejek kylie tanpa memalingkan mukanya dari hp


'dasar orang tua jahanam' batin Thalia


"papa juga kurang tau. paling lama sih 2 tahun. setelah itu kalian bebas milih ikut ke Kanada atau tetap stay di indo" jawab khun


"oke. tapi untuk 1 bulannya kita ga tinggal di rumah om Sam kan?" tanya Thalia memastikan


"ya enggak lah bege. ngapain numpang tempat orang kalau masih sama orangtua" sindir kylie


Thalia yang hendak marah ditahan oleh thania


"sabar, orang gila jangan dilawan" bisik thania


"enggak ada lagi yang mau di omongin kan pa?" tanya thania


"enggak. oh iya kalian ga sekolah?" tanya khun


"dah libur kenaikan kelas kali papa" kesal Thania


"trs, masalah pindah sekolah kalian?" tanya khun


"noh tanya si kylie" tunjuk Thalia yang langsung dipukul thania "ga sopan ih" ingatkannya


"ga mama kasih makan baru tau kamu" ancam kylie


"udah, udah. Bener kata Thalia. kamu aja yang ke sekolah anak anak, aku mau urus masalah pekerjaan dulu" suruh khun


setelah sepakat mereka pun kembali melakukan kegiatan mereka sebelumnya


"pa, kita pindahnya kapan?" tanya thania dari arah kamar


"nanti malam" jawab khun


'anjir harus banget hari ini? apa gue coba jumpa Jackson dulu ya sebelum pindah?' tanya Thalia dalam hati


waktu masih menunjukkan pukul 3 siang dan Thalia bergegas keluar rumah. khun yang melihat Thalia berlari keluar rumah bertanya, "mau kemana?"


"ada urusan" jawab Thalia singkat


'mau pamit sama teman teman nya kali' batin khun


 ------------------


Thalia berlari menuju warnet tempat pertama kali mereka bertemu. tapi nihil


kemudian dia pergi ke kolam renang yang letaknya sangat jauh dari warnet. ditengah jalan dia merasa kecapean dan singgah di supermarket terdekat sambil membeli beberapa makanan.


waktu menunjukkan pukul 5.35 dan dia lanjut pergi ke kolam renang. sesampainya disana, dia juga tak melihat Jackson. Thalia merasa sedikit putus asa berjalan menuju tempat terakhir pencariannya, K2SM Cafe.


Cafe sangat ramai saat itu mengingat semua pelanggan setia cafe mamanya datang untuk mengucapkan salam perpisahan.

__ADS_1


Dengan langkah lunglai dia mendekati April, salah satu koki yang sudah lama bekerja di cafe.


"ngapain?" heran april


"Laper mak, ada udang ga? cacing gue pengen udang" tanya thalia dengan senyum lebarnya


"mck, cacing lo apa elo nya yang pengen?" sindir april


yang hanya dibalas cengiran thalia


sambil menunggu april selesai memasak, mereka sedikit berbincang


'eh, jackson?' batinnya sambil menyipitkan matanya melihat seorang pria sedang mengantri


"liatin siapa?" kepo april


"lo kenal orang tu ga pril?" tunjuk thalia tanpa mengalihkan pandangannya


April ikut memperhatikan pria yang ditunjuk thalia tadi


'kaya Aldrich sih. tapi gatau deh' batin april


"gatau juga, samperin aja" saran april


Thalia keluar dari dapur dan berjalan mendekat, tapi orang tadi tidak menyadari keberadaannya.


"jack-


"udah, ini aja kan? kita balik sekarang?" tanya orang tadi pada gadis yang tengah menggandeng tangannya dan gadis itu menjawab dengan eye smile yang sangat manis


saat orang itu berbalik, betapa kagetnya thalia saat tau dia adalah Jackson. Tatapan mereka bertemu untuk beberapa detik. Jackson tampak mengabaikan thalia dan berjalan keluar cafe karena tarikan dari gadis yang menggandengnya.


'hah.. sakit banget' sesak thalia sambil memukul pelan dadanya beberapa kali


Niat nya semula memberitahu kepindahan nya terpaksa dia kubur. Di perhatikannya sejoli tadi hingga mereka berlalu dari depan cafe.


'ternyata yang kemarin emang mereka' batin thalia


April datang membawa pesanan thalia tadi


Thalia hanya menggumam


"nape lo" tanya april


"shift lo dari siap?" tanya thalia balik


"he, gue ga kerja disini lagi kalau lo lupa. ini yang terakhir" jawab april sedikit sedih


"lo sedih ga kerja disini?" kepo thalia


"ya sedih lah bege. gue kerja disini mulai gue kecil bareng sama papa. lo pikir gue ga sedih?" kesel april


"ye maap. kan gue belum ada waktu lo kecil" balas thalia santai sambil menyerumput Frappuccino


"gimana sama orang tadi?" tanya april


"ya gitu lah"


"apa ya gitu lah?"


"lo suka sama orang tadi?" tebak april


"ga" balas thalia


'dah besar adek gue' batin april sambil mengelus pelan kepala thalia


mereka menghabiskan makanan sambil bercerita banyak hal sambil menunggu kylie menutup cafe


Malam nya mereka pindah ke kota sebelah ke tempat yang baru. mereka menempati sebuah apartment yang emang disewa hanya untuk sebulan


Sesampainya di apartment Thalia yang dari sore Bad Mood langsung pergi ke kamar.


" kenapa lia, ma?" tanya khun


"ngantuk mungkin"

__ADS_1


"oh yaudah, besok aja kita beresin nya" saran khun


"nanggung pa" balas thania yang disetujui kylie


berbeda dengan Thalia disisi lain,


"kak, gue gpp ninggalin lo disini?" tanya aldrich


"tenang aja, gue bukan anak kecil" balas salsa, kakaknya


"kalau ada apa apa kabarin. gue pergi dulu" pamit aldrich


"ehm.. lo gpp tinggal bareng papa lagi?" tanya salsa hati hati


aldrich yang tau kegelisahan kakaknya itu hanya tersenyum


"gapapa" jawabnya


malam itu aldrich pindah ke kota yang sama dengan thalia thania dan menuju rumah orangtua nya


"bi, bukain, ini aldrich" ketoknya pintu


tak lama Timothy datang membuka pintu. aldrich langsung masuk dan mengabaikan papanya yang hendak mengatakan sesuatu


 


Keesokan paginya, thania bangun lebih dulu dan bersiap siap menuju sekolah barunya


Khun dan kylie terbangun karena suara benda jatuh dari dapur.


"adaapa nia?" tanya khun dengan suara serak khas bangun tidur


"gapapa, pa. kesenggol doang" cengir thania


kylie memutar bola matanya malas dan kembali ke kamar, tetapi di tahan khun


"makan dulu" ajak khun


dan mereka makan bertiga pagi itu


"thalia mana? kok ga kamu bangunin. biasanya dah perang pagi pagi" tanya khun pada thania


"ga enak badan dia pa" jawab thania


selesai makan, thania pamit sebelum pergi ke sekolah. rencananya dia akan mengurus surat pindah mereka.


GEORGE JHS


thania begitu kagum melihat sekolah barunya yang sangat luas itu dan terlebih lagi karena


"banyak cogan" ucapnya sambil tersenyum senang


dilihatnya kesamping di pagar khusus SMA seseorang menatapnya lekat dan mata mereka bertemu sejenak


'ngapain tu orang? eh tapi dilihat lihat ganteng banget' batinnya


karna tak punya banyak waktu dia langsung berlari menuju kantor TU


disisi lain, aldrich melihat gadis tadi membuang muka dan langsung berlari mengabaikannya, merasa sedikit sedih(?)


'soe mytha? kenapa dari sekian banyak orang harus lo yang gue jumpa?' batinnya


.


.


.


to be continue


.


Jangan lupa like, komen, dan vote guysss..


Thankyouuu 🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2