
seorang laki laki berlari dari arah belakang Salma .dan dikejar oleh beberapa orang keamanan.yang terus berteriak.
laki-laki itu berlari dan saat laki laki itu hampir melewati Salma . salma menjegal kaki laki laki itu sampai ia terjatuh tepat di depan Dimas dan Verrel.
tuk..tletak..
sebuah senapan jatuh dari tas laki laki itu dan terjatuh dekat kaki Salma.
' senapan yang bagus.. 'batin Salma sembari berjongkok dan mengambil senapan tersebut.
"kau dapat dari mana senapan sebagus ini.. "ucap Salma sambil membuka dan mengambil peluru senapan tersebut dan meneliti nya..
krak.. krak..
tiba-tiba senapan itu jatuh dari tangan Salma .
seluruh tubuh nya gemetar saat ia melihat tanda yang ada di peluru tersebut..
sontak semua orang terkejut termasuk para keamanan juga langsung menatap ke arah Salma..
"si.. siapa yang menyuruhmu..."tanya Salma yang langsung berdiri dan menarik kerah baju laki laki itu.
"apa kau tuli ... jawab aku.."teriak Salma mempererat cengkraman nya pada kerah baju laki-laki itu sampai hampir tercekik oleh tangan Salma.
"me..mang..apa ya..akan kau perbuat..ha..kau hanyalah seorang gadis kecil yang lemah.."ucap laki laki itu terbata karena hampir tercekik.
Salma langsung melepas cengkraman tangan nya dari kerah baju laki-laki tersebut dan langsung melayangkan pukulan keras ke arah rahang sang laki laki.
__ADS_1
"aaah" teriak para wanita yang melihat tingkah Salma.
"astaga gadis itu sangat kuat"bisik salah satu keamanan pada teman ya namun masih bisa di dengar oleh Salma.
Salma berjalan menghampiri laki laki yang terduduk sambil memegang area wajah nya yang terkena pukulan keras.
"apa..salah..ku aku tidak pernah mengganggu mu.."ucap nya sambil mundur perlahan lahan karena takut oleh Salma.
"aku paling tidak suka mengulangi perkataan ku.."ucap Salma dingin sambil berjongkok menyetarakan tinggi nya.
"a..ku ti..dak ta..hu apa pun..."ucap laki laki itu masih terbata.
"aku hanya di perintah kan untuk membunuhnya keturunan keluarga 'mera' ..aku tidak di beri tahu apapun lagi.."tambah nya.
"lalu.. apa lagi yang kau ketahui.."ucap Salma dingin.
"la..lu..a..ku..ti..dak ..tahu..ap..a..pun"ucap laki laki itu.
"maka hidup mu tidak akan lama lagi.."bisik Salma tersenyum manis sembari berdiri dan berjalan meninggalkan mereka.
"sal..jalan nya gak ke a.."potong Salma sebelum Verrel melanjutkan kata-katanya.
"I have something to do ... you guys go home first .. bye " potong Salma sembari melambaikan tangannya.
*
*
__ADS_1
*
di sebuah taman yang sudah sepi karena waktu yang hampir larut.ada seorang gadis sedang duduk dan di hadapan nya ada 6 orang terdiri dari dua wanita dan 4pria.
"selamat malam bos.."ucap seorang wanita cantik dengan kemeja putih dan rok span berwarna hitam serta memakai kacamata.dengan di angguki sebagai jawaban dari gadis itu yang tak lain adalah Salma.
"kalian berdua bantu sekaligus jaga nyonya dari dekat..dan kalian berempat berjaga dari jauh..ingat jika sampai terjadi sesuatu pada nyonya maka nyawa kalian tidak akan pernah beristirahat dengan tenang.."ucap wanita itu yang tak lain adalah Lisa tangan kanan Salma yang baru datang dari perusahaan pusat ke mari untuk mengecek perusahaan cabang milik Salma . umurnya tidak terpaut jauh dari salma .yang kini Salma hampir 15 tahun sedangkan Lisa yang berusia 20 tahun.
"aku mau kalian harus sudah standby sebelum mama ku berangkat ke rumah sakit.. tugas kalian akan selesai saat aku kembali kalian akan ku beri libur beberapa hari..tapi jika terjadi sesuatu pada mama ku ...jangan harap kalian bisa mati dengan mudah..pergi.."tegas salma.
"Lisa.. besok aku akan ke perusahaan setelah selesai sekolah ..kau siap kan motor buatan papa dan dua motor lagi untuk Dimas dan Verrel.."ucap Salma.
"baik nona .. saya akan antar nona ke apartemen nona.."ucap Lisa sopan.
"tidak perlu.. oh ya kau bereskan saja orang yang hampir ku bunuh tadi.."ucap Salma lalu pergi meninggalkan Lisa.
'sepertinya aku di beri mainan dari nona..huh sungguh nona yang sangat baik..'batin Lisa sembari masuk ke dalam mobil nya dan melajukan nya dengan cepat.
-
-
-
-
*
__ADS_1
*
TO BE CONTINUED GUYS...