
ke esokan hari nya .
trin... trin... trin...
*bunyi alarm hp salma*
tangannya meraba ke atas meja mencari hp nya . salma bangun setelah mematikan alarm hp.
"hah udah pagi aja."ucap salma pada diri nya sendiri.salma masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.setelah selesai dia duduk di sofa dan memakan makanan yang ia beli tadi malam.
tok..tok..tok...
"siapa sih orang masih pagi.iya sebentar "ucap Salma seraya membukakan pintu.saat membuka pintu ada dua orang laki-laki yang tidak terlalu tampan, menurut Salma.
" pagi pagi udah pada rapi aja mau kemana"tanya Salma kepada kedua laki laki.yang tak lain adalah Dimas dan Verrel.
"katanya mau cari kerja kok kamu belom siap siap"jawab Dimas.
"haduh pagi banget toko toko pada beolm buka kali.ngebet banget, Aya masuk "ajak Salma seraya masuk dan diikuti oleh kedua sahabatnya.
"iya kamu lagi ngapain sal"tanya Verrel duduk di samping Dimas .
"gak lagi ngapa ngapain cuma lagi ngemil sambil nonton aja "jawab Salma yang di balas 'oh' oleh kedua orang itu.
tring... tring... tring...
__ADS_1
hp Salma berdering.
"halo Salma "ucap orang di seberang Telpon yang tak lain adalah Mama nya Salma.
"halo ma ada apa"jawab Salma.
"udah sarapan belom?lagi dimana?"tanya mama
"sudah,Salma masih di rumah ,kenapa"jawab Salma.
"oh. gimana di sana betah gak,"tanya nya lagi
"betah kok.udah dulu ya ma Salma ada tamu."
"Yau dah yok berangkat kalian tunggu di luar dulu sebentar aku mau ganti"pinta Salma
"ok jangan lama-lama"ucap Verrel. Salma pung mengganti pakaian nya dan dia sekarang memakai celana panjang berwarna hitam trining dan memakai kaos tangan pendek berwarna putih dan dia juga memakai jaket berwarna putih yang dia pakai saat baru datang ke negara ini.setelah bersiap Salma keluar dan mengunci kamar nya dan pergi menyusul Dimas dan Verrel di loby.
"ayok berangkat"ajak Salma "ayo"jawab mereka.
mereka pun berjalan menyelusuri toko toko yang ada di tepi jalan.hari sudah mulai siang dan panas mereka belum kunjung juga mendapat pekerjaan.
"huh panas nya .kita belom dapet kerjaan dari tadi pagi"keluh Dimas yang sudah mulai kelelahan.
"Hem... iya ya udah dari tadi kita muter-muter belom dapet kerjaan juga."saut Verrel.
__ADS_1
tolong... lepasin... sakit ...lepasin...
"eh.. denger gak ada yang minta tolong "ucap Dimas karena mendengar jeritan seseorang.
"iya denger,paling juga urusan rumah tangga gak usah ikut ikut lah , capek aku pengen pulang"ujar Salma dan diikuti anggukan dari Verrel karena setuju dengan ucapan Salma.
Dimas langsung menarik tangan kedua temannya itu berlari menuju sumber suara.mereka sudah sampai di gang kecil yang gelap dimana sumber suara itu berasal.
"bukan. kayak nya dia lagi di buly deh tolongin yok"ajak Dimas.
"Yau dah tolongin sana katanya mau nolongin ngapain masih di sini"suruh Salma.
"iya sana kata mau nolongin"tambah Verrel.
"hey disana cewek semua kalo aku yang kesana nanti dikira pacarnya.kamu lah sal kasian lihat dia sampe sobek dan kotor bajunya" pinta Dimas
"apa urusan nya sama aku "jawab Salma
"kalo Tata ada pasti dia udah nolongin orang itu tanpa ngasih tau kita"celetuk Dimas yang membuat salma menyerah berdebat dengan Dimas.
"iya iya. kamu tu sengaja bawa bawa Tata segala dia udah tenang gak usah di panggil panggil lagi mau kamu di datengin" seraya meninggalkan Dimas dan Verrel . menghampiri orang yang sedang membuly .
bersambung...
jangan lupa like dan komen Ok
__ADS_1