
Murid murid berbisik bisik tentang Salma, Verrel serta Dimas tentang ucapan yang Dimas lontar kan untuk mereka.
Bahkan dari kejauhan ada yang menatap mereka dengan tatapan tidak suka. mereka memang sudah menyadari itu tapi 'yah sekolah tak nyam tak ada pengganggu' pikir mereka.
"Bu.. bukan nya hari ini ada ujian.."tanya nya seorang gadis yang menatap salma
dengan tatapan tidak suka.
"tapi.. hari ini ada murid baru.. bagaimana dengan mereka.."ucap Alena.
"saya tidak keberatan Miss"ucap Salma membuat gadis itu menganga tidak percaya.
"Yap.. saya juga tidak keberatan Miss.."ucap Dimas.
"ya saya juga.."ucap Verrel.
"persaingan pertama dimulai gays"bisik Dimas di telinga Salma dan Verrel.
"siapa yang nilainya paling kecil kena hukuman.."tambah Verrel.
"👌" dari Salma.
"baiklah..saya mulai ujian nya ..yang sudah selesai bisa langsung mengumpulkan kertas nya ke saya "ujar Alena setelah membagikan kertas ujian.
15menit kemudian...
__ADS_1
tiga sekawan itu berdiri dan berjalan mengumpulkan kertas jawaban mereka secara bergilir dan duduk di kursi mereka kembali.
Tak lama kemudian satu persatu murid mulai mengumpulkan kertas jawaban mereka. dan Alena juga sudah mulai mengoreksi jawaban murid murid nya.
"oke.. perhatian semua.. ujian hari ini hanya ada empat orang yang mendapat nilai paling bagus..saya akan panggil satu persatu ..."
"yang mendapat nilai 88 adalah Joana Lee silahkan ..."
"terima kasih bu.."ucap Joana dan dengan bangga nya dia memamerkan nilai nya di depan murid lain.
"dan yang mendapat nilai 98 adalah..Dimas.. silahkan.."
"ingat perjanjian nya"ucap Dimas bangga seakan dirinya akan menang.berjalan mengambil kertas jawaban nya.
"dan yang sama dia mendapatkan nilai 98.. silahkan maju untuk... Verrel.." Verrel berjalan mengambil kertas jawaban nya.
"dan yang terakhir ini nilai nya sangat istimewa dia mendapatkan nilai A+ (nilai penuh)..adalah .. salma selamat ya..."ucap Alena bangga karna baru kali ini dia menemukan murid yang sangat istimewa buat nya.
"mm.. thanks Miss"ucap salma kembali ke kursi nya.
"yang kalah jadi babu(budak sementara).."ucap Salma lirih tapi masih terdengar oleh sahabat nya..
setelah kelas selesai dan kelas yang mulai sepi karena hampir semua murid pergi keluar kelas.
sekarang di dalam ruangan kelas ada beberapa orang ya termasuk Salma,Dimas, Verrel ,dan Tasya.
__ADS_1
"emm..apa saya boleh berteman dengan kalian .."tanya Tasya kepada ketiga orang di depan nya.
"kamu punya kemampuan apa.."tanya Dimas yang membuat Tasya menjadi tambah gugup.
"sa..ya..bisa menggambar apa pun dengan bagus..."ucap Tasya
"hanya itu..bela diri.. ilmu pengetahuan..."tanya Verrel.
"tidak bisa bela diri ..saya juga tidak terlalu pandai tentang ilmu pengetahuan.. tapi saya bisa naik motor dan juga bisa naik mobil"jawab Tasya membuat Dimas dan Verrel menepuk dahinya bersamaan.
"apa kamu punya teman lain.."tanya Salma.
"saya selalu sendiri dan saya juga tidak tahu apa apa setiap saya berbicara mereka menatap tajam kearah ku.."jawab Tasya polos dengan nada sedih.
"ya..kamu boleh ikut dengan kita tapi kamu belum resmi jadi sahabat kita..kalo kamu udah makin cerdas baru bisa bersahabat dengan kita"tegas Salma sambil menunjuk kan jarinya ke dahi Tasya.
"lo mau temenan sama kita bukan buat biar bisa Deket sama gue dan Verrel kan.."celetuk Dimas .
"maaf tapi saya tidak tertarik dengan kamu mau pun dengan dia."tegas Tasya.
Salma mendengar ucapan Tasya membuat nya menahan tawa.saat dia melihat ke arah dua sahabat yang sudah tak bersahabat. membuat nya tak bisa lagi menahan tawanya.
"hahahaha... enak gak di tolak secara tidak langsung hahaha" ledek Salma.
TO BE CONTINUED..YA GAYS..
__ADS_1