SEORANG DI MASA LALUKU KINI MENJADI IMAMKU

SEORANG DI MASA LALUKU KINI MENJADI IMAMKU
episode 6


__ADS_3

Selesai sholat subuh nada membacakan murotal dengan suara yang sangat lembut, sangking asik nya nada tidak menyadari kalau sang suami sudah pulang dari masjid.


Sedangkan bima sendiri terhanyut dengan lantunan murotal yang keluar dari bibir istrinya. rasa kagumnya miliki istri yang nyari sempurna., bersyukur karena ibunya tepat memilih istri untuk bisa mengimbangi dalam hal agama.


Bima berjalan perlahan ke kursi yang diduduki oleh sang istri.dari belang dia langsung mengecup ubun-ubun sang istri, nada menarik tangan sang suami dan menciumnya dengan hikmat.


" kenapa ada bidadari nyata di kamar ini," kata bima sambil menatap matanya. bima duduk di depan sang istri, Bima memegang kedua tangannya


" ya zaujati bolehkah aku bertanya? tentang kejadian enam tahun silam, nada pun mengaku, dia berdiri mengambil satu album kecil dan dia menyerahkan benda ke tangan bima," hubby lihatlah isinya dan tanyakan apa yg kamu mau tanya!


dari awal nada sudah bertekad untuk menceritakan tentang yang dia alami selepas malam enam tahun lalu.


Sedangkan bima sendiri dengan tekad memberanikan untuk menanyakan hal tersebut kepada sang istri.


Bima menerima album tersebut dan mulai membuka perlahan, bima membukanya dan melihat satu persatu foto yang ada di dalamnya, ada foto USG dari bulan pertama,bulan ketiga, bulan kelima dan bulan ketujuh dimana janin itu dilahirkan, dan juga beberapa foto bayi mungil yang sudah tida bernyawa.

__ADS_1


" saya awalnya tidak menginginkan dia, berbagai cara aku lakukan untuk menghilangkan dia, apa lagi di saat aku mendengar pernikahan mu, tetap saja dia tidak bisa pergi,mungkin karen selalu mengkonsumsi obat untuk menghilangkan dia, kandungan ku terlalu lemah disaat aku sudah mulai menerima keadaannya tidak lama dia sendiri yang pergi dariku, mungkin karma buat aku karena awal tidak mau menerima kehadirannya". nada menarik nafas dan melanjutkan ceritanya " aku terlalu merindukannya sebab itu dia buat aku album oleh temanku yang selalu ada di masa-masa itu.nada mulai berkaca-kaca. Sedangkan bima tegang mendengar cerita dari sang istri, di saat iya sedang bahagia, ada seseorang yang terpuruk,depresi karena ulahnya.


Bima menarik tubuh mungil sang istri dan memeluk nya erat sambil berbisik;


"akan ku gantikan semua rasa sakit yang pernah ku torehkan atas dirimu ya zaujati, tetaplah bersama saya apapun cobaan yang mendera kita,nada hanya mengangguk. berulang kali bima mencium pucuk kepala yang ditutupi mukena.


" besok kita akan balik ke Jakarta persiapan segala kebutuhan kamu, tidak keberatan kan ikut bersama suami.?"


" sudah kewajiban istri ikut ke mana suaminya pergi bukan?, hubby aku meminta izinkan aku sebentar toko untuk berpamitan. bima hanya mengangguk " akan aku antar ." nada pun mengaku. tiba-tiba pintu kamar di ketok


" assalamualaikum Ning, Abi dan Umma nunggu kalian untuk sarapan " panggil bibi dari balik pintu,


" Umma kenapa ngak sarapan duluan sama Abi, nanti magnya Abi kambuh lagi." nada sambil menarik salah satu kursi untuk duduk.


" Umma mu ingin sebelum kalian balik ke Jakarta dia mau sarapan dan makan juga sama kalian berdua, katanya kalau udah pernah lama balik ke sini apa lagi tempat suamimu kan jauh " sang Kiai menuturkan panjang lebar.

__ADS_1


Nada menatap sang suaminya apa maksud di bilang Abi tadi tempat tugasnya suaminya jauh,emang dia kerja d mana, akan tetapi nada tidak mau menanyakan hal tersebut biar la seiring berjalannya waktu dia pun akan tahu.


" Umma nada mau ke toko sebentar! mau pamit sama anak-anak" Umma hanya mengangguk


Setelah selesai sarapan pagi maira kembali ke kamar untuk membereskan baju-baju yang akan di bawa. dua koper sedang suda siap dengan segalanya kebutuhan nada.


Pukul sepuluh nada dan sang suami pamit ke Umma, mereka menuju sebuah mall, sesampai disana mereka pun turun dan masuk menuju lantai dua. mereka masuk di sebuah toko yang sangat ramai pengunjungnya,


"maira mengucap salam ke para pekerjanya,


" eh wallaikumsalam, maaf ning lagi banyak customer jadinya sibuk,jawab pekerjaannya nada hanya mengangguk dan berjalan masuk ke ruang sederhana sebagai tempat kerja di ikuti sang suami.


" sayang kamu kerja di toko?" Bima bertanya kepada sang istri,


"Alhamdulillah bang ini toko aku sendiri,sambil memandang sang suami yang masih mencerna kata-kata istrinya. bima cukup tertegun melihat sisi lain dari sang isteri bukan cuman istri salehah tapi juga istri karier,,

__ADS_1


" jadi bagaimana, siapa yang akan menjaganya?' tanya suaminya lagi,


" ada pekerjaan yang dari awal toko ini dibuka dia suda kerja sama aku, dia juga lulusan pondok pesantren Abi, nanti kalu Ade aku Uda balik dia yang akan urus, Umma juga akan sesekali akan main ke sini.. kare aku mau mengurus suami aku. " nada berkata sambil tersenyum malu.bima menarik ke pelukannya dan mencium keningnya bertubi tubi.


__ADS_2