Seorang Presdir Yang Pemaksa

Seorang Presdir Yang Pemaksa
#Cemburu


__ADS_3

Chapter (13)


...


Di kantor My Xu berkerja, tiba - tiba dia mengingat Lui, dan berpikir ingin menelepon nya untuk bertanya kabar nya hari ini.


"Beep beep .. Beep beep ... " Suara dering ponsel Lilui Yu yang berbunyi.


Panggilan masuk dari My Xu.


Tapi ponsel Lilui Yu tergeletak di meja kasir, dan dia sedang sibuk melayani pelanggan nya.


Dia tidak mendengar ada panggilan masuk di ponsel nya.


My Xu masih tetap terus menghubungi Lui, sampai akhirnya dia kesal, dan dia ingin mendatangi langsung bertemu Lui di toko nya.


"Ang Yi cepat kemari, ayo antarkan aku ke toko roti sekarang!" Perintah My Xu pada Ang Yi dengan nada sedikit marah.


"Ba.. baik tuan, sebentar tuan saya siapkan mobil nya dulu." Jawab Ang Yi yang gugup karena kaget.


"Oke, cepatlah!! " Perintah My Xu lagi.

__ADS_1


Dan Ang Yi pun segera pergi bergegas membawa mobil ke hadapan My Xu, untuk segera mengantar nya ke toko roti milik paman Noe.


Mobil pun sudah siap, Ang Yi membukakan pintu mobil untuk My Xu, dan My Xu pun segera masuk ke dalam mobil nya.


"Ang Yi antar kan aku ke toko roti tempat Lilui Yu berkerja!" Perintah My Xu pada Ang Yi.


"Siap tuan, segera meluncur.." Jawab Ang Yi sambil mengemudikan mobil nya dengan laju cepat.


Dan mereka pun pergi menuju ke toko roti nya paman Noe.


. . . . . . . . . .


"Lui tolong cepat layani pelanggan di meja dekat jendela itu!" Seru paman Noe yang memerintahkan Lui untuk melayani pelanggan nya.


"Baik paman .. " Jawab Lui sambil berjalan.


Karena toko roti nya masih ramai pembeli, dan Lui pun masih tidak sempat untuk melihat handphone nya.


Tiba - tiba ~


"Ting .. " Suara lonceng pintu terbuka.

__ADS_1


Dan Lui pun segera menghampiri pelanggan yang baru saja masuk, dan ternyata ..


"Ka.. kamu, My Xu .. " Ucap Lui yang merasa terkejut.


"Iya, aku My Xu .. kenapa nona, adakah yang salah padaku?" Jawab My Xu sambil menatap Lui dengan tajam kelihatan kalau sedang tidak senang.


"Ti.. tidak ada, silahkan.. silahkan masuk dan menunggu, ini meja untuk mu!" Seru Lui pada My Xu sambil terbata-bata karena gugup, dan merasa seperti ada tekanan.


"Hmm.. kenapa dia, tiba-tiba datang ke toko tapi terlihat aneh" Ucap Lui dalam hati yang merasa bingung pada sikap My Xu saat ini.


"Tu.. tuan, maaf tenang tuan, yang sabar tuan, karena ini di toko nya, dan tokonya sedang ramai, mungkin dia sibuk melayani pelanggan - pelanggan nya yang datang berkunjung, jangan sampai tuan membuat Nona Lui merasa resah." Ucap Ang Yi yang sembari menenangkan.


"Diam kau, kau tidak tau apa-apa, jadi lebih baik diam saja, aku juga tau etika. Tapi apa karena para pembeli itu jadi dia melupakan aku, bahkan sampai berulang ulang kali aku menghubungi nya sama sekali tidak di lihat atau pun di angkat oleh nya!" Jawaban My Xu pada Ang Yi yang merasa sangat kesal.


"Ba.. baik tuan, maaf, saya minta maaf." Ucap Ang Yi merasa bersalah dan lebih baik mengalah.


"Sudah lebih baik sekarang kau diam, dan kita menunggu Lui datang kemari." Seru My Xu yang sudah tidak sabar.


**Bersambung .....


#Jangan Lupa Like dan Tambah ke Daftar Favorit Kalian yaa.. Makasih 😉

__ADS_1


__ADS_2