
Chapter (38)
...
"Kamu, kamu beneran Reyhan?" Tanya Lui lagi masih penasaran.
"Hemm, iya .. aku Reyhan." Jawab Reyhan dengan senyuman. "Apa kamu masih mengingat ku?" Tanya Reyhan pada Lui.
"Tentu, tentu saja aku masih ingat pada mu. Kamu pergi saat kita masih kecil, kita masih berada di bangku sekolah dasar. Sekarang kita sama-sama sudah besar, dan sudah mengalami perubahan yang jauh, kamu sudah menjadi orang sukses ya, dan lumayan tampan juga kamu. Haha." Jawab Lui yang merasa senang bisa bertemu dengan teman masa kecil nya lagi.
"Iya, kita sudah lama sekali tidak bertemu ya, bisa aja kamu Lui, kamu juga sekarang makin cantik sekarang ya." Jawab Reyhan dengan senyum nya. "Aku di sana selalu merindukan mu Lui (Reyhan yang berkata dalam hati sambil menatap Lui) Eh ya, ngomong-ngomong kamu kenapa di sini?" Tanya Reyhan yang penasaran kenapa Lui ada di hotel.
"Aku, aku .." Jawab Lui terbata-bata kerana bingung memberi alasan. "Masa iy aku bilang kalau aku kesini bersama My Xu, mau di taruh di mana muka ku ini!" Kata Lui dalam hati merasa canggung dan bingung mau mejawab apa.
__ADS_1
"Kenapa Lui? Katakan saja!"Tanya Reyhan semakin penasaran dengan jawaban Lui yang gugup.
"Em, anu .. aku ke sini melihat teman jauh ku, kata nya dia abis pelesiran terus mampir ke sini sebentar untuk beristirahat dan akan pergi lagi, jadi aku di sempat kan harus bertemu dengan nya." Jawab Lui yang gugup membuat alasan.
"Oh begitu, terus di mana teman mu? Seorang wanita atau pria?" Tanya Reyhan penasaran.
"Itu, dia .. wanita, iya teman wanita kok." Jawaban Lui yang gugup membuat Reyhan curiga.
"Oh teman wanita, di mana kamar nya? Mau aku antar?"
"Oh begitu."
"Iya. Lalu kamu sendiri kenapa ke sini Reyhan?" Tanya Lui penasaran juga.
__ADS_1
"Oh aku, aku mau mengambil barang ku yang tertinggal. Semalam aku menginap di sini setelah dari bandara." Jawab Reyhan.
"Emm, begitu. Kamu baru sampai malam tadi kah?"
"Iya Lui, jadi aku langsung mencari penginapan dekat bandara semalam, lalu aku menuju hotel ini dan menginap di sini." Kata Reyhan menjelaskan. "Dan juga tidak di sangka aku bisa bertemu dengan mu di tempat ini, di mana kamu yang selalu ku nantikan, ternyat kamu juga tidak melupakan aku!" Kata Reyhan dalam hati nya menatap ke Lui dengan tatapan lembut.
"Em, hai bro gimana mau di ambil sekarang? Atau aku saja yang ambil, kalian bisa ke bawah dulu untuk mengobrol?" Kata teman Reyhan mengingatkan barang yang mau di ambil.
"Oh iya, aku ikut saja, kamu mungkin tidak tahu." Jawab Reyhan pada teman nya. "Lui apa kamu mau ikut?" Tanya Reyhan pada Lui yang ingin mengajak nya.
"Em tidak usah Reyhan, maaf aku terburu-buru juga, takut paman dan bibi menunggu ku." Jawab Lui yang menolak ajakan Reyhan dengan sopan.
"Oh begitu ya, sayang sekali. Ya sudah kita pergi ke atas duluan ya. Kamu hati-hati, jaga diri mu ya!" Kata Reyhan yang sedikit kecewa, dan menasihati Lui.
__ADS_1
**Bersambung .....
#Jangan Lupa Like dan Tambah ke Daftar Favorit Kalian yaa.. Makasih 😉