Seorang Presdir Yang Pemaksa

Seorang Presdir Yang Pemaksa
#Prolog //2


__ADS_3

Chapter (2)


...


Lilui Yu diam melihat percakapan mereka berdua, dan tiba-tiba ~


"Eheemmm..." My Xu bergumam.


"Eh..." Lilui Yu tiba-tiba kaget.


"Siapa nama mu?" Tanya My Xu pada Lui.


"Bertanya padaku?" Jawab Lilui Yu.


"Iya, siapa lagi.. ******?" Sahut My Xu agak kesal.


"Em, ****** ... (dalam hati Lui bergumam kesal) Perkenalkan nama saya Lilui Yu, saya berkerja di toko roti sebelah sana, siapa nama anda?" Jawab Lui dan bertanya balik.


"Oooh, begitu.. nama ku Wormy Xu, ini kartu nama ku (memberikan kartu nama)"

__ADS_1


"Oh iya paman.." Ucap Lui tiba-tiba yang teringat paman nya yang masih menunggu kedatangan nya.


"Paman, paman siapa?" Tanya My Xu.


"Maaf, saya terburu-buru, paman sudah menunggu." Jawab Lui agak panik.


"Oh, oke.. saya juga sedang terburu-buru, jangan lupa hubungi nomer yang ada di kartu nama itu ya!" My Xu berharap.


"Untuk apa?" Tanya Lui yang tidak tahu maksud nya.


"Nanti juga kau tau .." Jawab My Xu dengan lembut dan sedikit rahasia.


"Baik, hati-hati.." Kata My Xu sambil melambaikan tangan nya pada Lui.


Di dalam toko roti ~


"Kemana Lui pergi, kenapa lama sekali, apa terjadi sesuatu padanya? Ku tanyakan kalau dia sudah sampai." Pikiran paman Noe yang khawatir pada Lui karena tidak juga kembali ke toko.


Di Supermarket ~

__ADS_1


"Uhh.. akhirnya sampai juga, cepat cari bahan-bahan nya dan segera kembali ke toko, paman pasti sudah menunggu ku, ini semua gara-gara pria itu." Lilui Yu yang sedang menggerutu karena hal tadi.


Beberapa saat kemudian Lilui Yu sampai di toko roti tempat dia berkerja. "Aku sampai.." paman maaf, tadi terjadi kecelakaan kecil di jalan." Ucap Lui setelah sampai di toko roti.


"Kecelakaan apa Lui? tapi kau baik-baik saja kan, tidak terluka kan?" Tanya paman Noe yang khawatir.


"Aku baik-baik saja paman, tidak apa-apa, jangan khawatir.. oh iya, ini bahan-bahan yang di pesan tadi paman, sudah semua." Saut Lui dengan tenang sambil memperlihatkan bahan-bahan roti yang di beli nya tadi.


"Taruh saja dulu di atas meja, terimakasih Lui, sekarang kamu jaga lagi di depan kalau ada pembeli." Ucap paman Noe yang juga menyuruh Lui untuk kembali berjaga lagi.


"Sama-sama paman, baik paman." Jawab Lilui Yu sambil berjalan kedepan.


Lilui Yu bergegas jalan ke depan untuk menjaga toko rotinya, di toko itu hanya Lui seorang yang berkerja sebagai pelayan toko, dan paman Noe lah pemilik toko yang menjadi kokinya dan memasak sendiri roti-roti yang dia jual di toko.


Lilui Yu lahir dari orang tua tunggal keluarga kaya yang tiba-tiba bangkrut dan akhirnya tumbuh besar dari keluarga yang biasa saja, dia di asuh oleh paman Noe berusia 52 thn dan istrinya Bibi Gu yang berusia 49 thn, yang tadi nya berkerja sebagai pembantu di rumahnya dulu, mereka tidak memiliki anak dan akhirnya mengadopsi Lilui Yu dari keluarga Yu, dan di beri uang untuk membuka usaha sebagai upah PHK dan untuk menghidupi anak perempuannya.


Karena ibu dari Lilui Yu bangkrut dan dia pergi keluar negri, ayah Lilui Yu sudah tiada karena kasus kecelakaan.


**Bersambung .....

__ADS_1


#Jangan Lupa Like dan Tambah ke Daftar Favorit Kalian yaa.. Makasih 😉


__ADS_2