Seorang Presdir Yang Pemaksa

Seorang Presdir Yang Pemaksa
#Pertemuan


__ADS_3

Chapter (37)


...


"Sudah, sudah cukup! Kami, kami menyerah! Tolong lepaskan kami!" Kata seorang dari sekelompok ******** yang menyerang Lui tadi.


"Kenapa, kau sudah merasa kesakitan hah? Baru segini udah nyerah, aku masih mau main lantas bagaimana? Sudah lama aku tidak melakukan ini. Hahaha" Jawab seorang pria yang berkelahi dengan sekelompok ******** itu untuk membantu Lui.


"Tidak, tolong, kami menyerah! Lepaskan kami, kami tidak akan mengganggu dia lagi." Kata seorang dari kelompok itu yang berjanji tidak akan mengganggu Lui, dan menyerah.


Setelah itu ada 2 orang petugas keamanan hotel yang datang menghampiri mereka, datang bersama Lui dan teman pria itu.


"Hentikan! Ini hotel, apa yang malah kalian lakukan?" Kata seorang petugas keamanan hotel yang menyuruh mereka untuk berhenti berkelahi. "Kalian bertiga ya, selalu saja membuat onar! Untung di lorong daerah hotel ini sepi, jika tidak akan membuat hancur repurtasi hotel ini." Kata petugas keamanan lagi.


"Maaf kan kami, kami mau pergi." Kata sekelompok pria itu yang sudah babak belur, dan menyerah.


"Pergi yang jauh sana!" Jawab teman si pria yang menolong Lui.

__ADS_1


Tanpa berkata-kata sekelompok pria brengs*k itu berjalan pergi menjauh.


"Tuan-tuan, dan Nona, maaf dengan kejadian ini yang membuat kalian terganggu atas kenyamanan kalian di hotel kami." Kata petugas keamanan hotel yang meminta maaf.


"Oh tidak pak, tidak .. itu salah mereka, kebetulan saya juga sudah mau check out, jadi tidak masalah pak!" Jawab Lui yang merendah.


"Baik nona, kalau begitu kalian kami tinggal ya, kami mau kembali bertugas lagi."


"Oke lak, terimakasih bantuan nya." Kata Lui yang berterima pada petugas keamanan hotel itu.


"Baik Nona, kami permisi dulu." Kedua petugas keamanan itu berpamitan untuk pergi.


Dan petugas keamanan itu mulai berjalan pergi meninggalkan mereka bertiga.


"Kau tidak apa-apa nona?" Tanya pria yang menolong Lui, berada di sebelah nya.


"Em, tidak tuan .. terimakasih atas bantuan nya! kalau tidak ada kalian aku tidak tau nasib ku setelah tadi." Jawab Lui yang berterimakasih dengan mengulurkan tangan nya.

__ADS_1


"Tidak usah sungkan Nona, kami ikhlas kok membantu mu." Jawab teman si pria penolong.


"Eh sebentar! (Kata si pria penolong sambil memandangi wajah Lui) Aku seperti tidak asing dengan Nona, sebentar aku ingat-ingat ya!" Pria itu terdiam mengamati Lui dan ia mengingat sesuatu.


"Kenapa bro? Ada masalah?" Tanya teman nya.


"Tidak teman (Menjawab teman nya). Apakah kamu, kamu .. kamu itu Lilui Yu?" Tanya pria itu sambil terkejut. "Maaf Nona kalau salah." Kata nya lagi.


"Aku, iya benar aku Lilui Yu. Kok kamu tahu nama ku, kamu kenal aku?" Jawab Lui dan ganti bertanya.


"Oh Lui, apa kabar mu? Lama tidak jumpa. Apa kamu sudah lupa dengan ku? Hanya 7 tahun kita tidak bertemu, kamu sudah lupa dengan ku?" Kata pria itu memasang wajah melas.


"7 tahun? Sebentar aku ingat-ingat lagi." Lui berkata sambil memandangi wajah pria itu. Lui seketika terkejut. "Kamu, kamu Reyhan kah?" Tanya Lui dengan wajah kaget.


"Kalian saling kenal?" Tanya teman pria itu, ternyata pria itu yang menolong Lui adalah Reyhan.


**Bersambung .....

__ADS_1


#Jangan Lupa Like dan Tambah ke Daftar Favorit Kalian yaa.. Makasih 😉


__ADS_2