Seorang Presdir Yang Pemaksa

Seorang Presdir Yang Pemaksa
#PDKT //2


__ADS_3

Chapter (5)


...


Lalu My Xu dan Ang Yi mulai mencicipi roti nya satu persatu.


"Hmm .. ini enak" Ucap Ang Yi sembari memuji rasa dari roti-roti yang di hidangkan.


"Memang enak ... " Ucap My Xu dalam hati, karena gengsi untuk mengatakan nya.


Setelah beberapa menit berlalu, mereka sudah mencicipi semua roti yang di hidangkan, kira-kira ada 8 piring, ukuran piring sedang.


Waktu sudah menunjukan pukul 09:00 pagi, My Xu dan Ang Yi segera beranjak dari tempat duduk mereka.


"Berapa total harga semua nya?" Tanya Ang Yi yang sudah berada di depan kasir, tiba-tiba ..


"Biar aku saja" My Xu menyerobot ingin membayar tagihan nya.


"Tapi tuan, ini .." Ucap Ang Yi gugup, sembari menolak My Xu untuk membayar. "Inikan jatah ku yang harus membayar setiap tagihan makanan nya tuan My Xu, pakai kartu gold dari tuan besar. Tapi biarkanlah, karena dia sendiri yang memintanya." Dalam hati Ang Yi sedang bergumam.

__ADS_1


"Sudah diam, kembali dulu ke mobil sekarang!" Perintah My Xu agar Ang Yi segera pergi. "Berapa total semua tagihannya? Tanya My Xu pada Lilui Yu.


"Tagihannya tadi 8 piring roti bla bla bla .. jadi 2,8 juta" Jawab Lui sambil memberikan bon nya.


"Oke, ini uang nya .. tolong hitung lagi" Saut My Xu sambil memberikan lembaran uang pada Lui di meja kasir.


Sambil Lui menghitung uang nya kembali, My Xu terus menatap wajah Lui yang terlihat manis itu.


"Hmm .. kalau boleh tau kamu tinggal di mana?


Apakah di sini ada mes nya, atau kamu nge kost atau tinggal bersama orang tua, kira-kira jauh dari sini nggak?" Tanya My Xu yang ingin tahu di mana rumah Lui sekarang.


"Ooh .. kemana orang tua mu? Ku dengar kamu dari keluarga Yu kan, bukan kah itu juga keluarga yang terpandang?" Tanya My Xu yang berharap ingin tau.


"Emm .. " Sahut Lui singkat.


"Eh maaf, kalau saya salah bicara" Ucap My Xu sedikit gugup, takut Lui tidak senang.


"Ternyata dia bisa meminta maaf (dalam hati Lui tidak percaya) Tidak kok, tidak apa-apa .. orang tua saya ada di luar negri, dan saya tidak ikut, saya di sini tinggal bersama paman dan bibi, karena saya senang tinggal di negara kelahiran sendiri daripada di negara orang lain." Jawab Lui dengan padat, singkat dan jelas.

__ADS_1


"Emm .. begitu, okelah saya tidak akan bertanya tentang itu lagi, tapi ngomong-ngomong apakah kamu masih menyimpan kartu nama yang saya berikan ?" Tanya My Xu lagi pada Lilui Yu.


"Ooh itu, masih kok masih .. Nama Wormy Xu, No Tlp 0888 xxx xxx dan bla bla bla" Jawab Lui sambil membacakan nya.


"Kenapa tidak kamu hubungi nomer itu, apa kamu malu kalau menghubungi nya duluan?


Kalau begitu boleh saya yang meminta nomer ponsel mu ?" Ucap My Xu yang berharap agar di berikan nomer ponsel Lui.


"Untuk apa, apakah penting?" Sahut Lui dan bertanya.


"Tentu saja penting, boleh kah?" Tanya My Xu berharap.


"Baik .. silahkan catat nomer ponsel saya, nomer nya 0888 xxx xxx " Jawab Lui sembari memberikan nomer ponsel nya.


"Oke, terimakasih .. kalau begitu saya pergi dulu" Sahut My Xu yang terlihat senang.


**Bersambung .....


#Jangan Lupa Like dan Tambah ke Daftar Favorit Kalian yaa.. Makasih 😉

__ADS_1


__ADS_2