
Aya dan Lany menya pa ibu dan mmh nya bersamaan. ibu dan mmh Lany pun menyauti...
" sekarang Aya dan keluarganya akan jadi tetangga kita loh" jelas mmh Lany kepada anaknya.
" oh yaa horeee jadi kita bisa belajar bersama" kata Lany.
" benarkah ibu" kata Aya. ibu pun mengangguk iya dengan senyum tipis di bibirnya. "Alhamdulillah nak"
mereka pun melihat lihat keadaan rumah itu tidak butuh waktu lama mereka pun membawa tas yg berisikan pakaian dari rumah Lany ke rumah itu akhirnya mereka punya tempat tinggal yg layak meski rumah nya sederhana.
mmh Lany berpamitan pulang dan Lany asyik bermain di rumah Aya...
tiba tiba ibu bersuara "Aya bisa kamu antar ibu ke Bank nak".
"untuk apa ke Bank ibu" jawab aya
" ibu akan mengambil tabungan peninggalan ayah kamu yg lumayan cukup untuk membeli rumah ini dan menjual perhiasan ibu untuk biaya hidup kita ke depan nak". kata ibu.
"Ibu..." mata aya pun berkaca kaca.
" sungguh ibu membeli rumah ini bu?" tanya Aya.
"Iya sayang" jawab ibu sambil mengelus rambut Aya.
__ADS_1
" ya sudah kita berangkat sekarang nanti keburu sore mumpung masih jm 12.30". kata ibu.
"ibu tidak solat dzuhur?" tanya Aya.
" ibu sedang berhalangan nak..." jawab ibu.
" kalo begitu Aya solat dulu ya" timpal Aya.
Lany berpamitan hendak pulang untuk melaksanakan solat namun Dya adiknya Iza melarang. "Jangan pulang dulu ka Lany solat di sini saja bareng kita".
"mending kalian saja main di rumahku, lagi pula ibu dan Aya mau pergi bagai mana?" Lany memberi tawaran.
" Baiklah tp kita solat dzuhur dulu ya ka Lany tunggu sebentar". kata Dya dan iza.
" iya bu.. tp bolehkah kita bermain ke rumah ka Lany". izin Dya dan iza.
" boleh tp jangan metepotkan ya".kata ibu lagi
mereka mengangguk iya dan pergi bersama Lany.
"Assalamualaikum... bu" ucap Lany dan kedua Adik Aya mencium punggung tangan ibu.
"Waalaikum salam..." kata ibu dan Aya.
__ADS_1
Mereka pun pergi ke tujuan masing masing.
tidak seberapa jauh jarak Bank dan alamat tempat tinggal mereka sekarang. hanya sekali naik Angkot saja sudah sampai ke Bank tujuan mereka, setelah keluar dari Bank...
ibu dan Aya menuju toko mas. hanya butuh beberapa menit menuju toko mas karna jarak Bank dan toko mas tidak terlalu jauh.
setelah selesai mereka pun segera pulang... ibu langsung menuju rumah pemilik rumah yg di beli ibu hendak membereskan pembayaran
dan Aya pun ikut serta.
setelah selesai urusannya, mereka pulang dngan hati yg tenang da senyum ceria di wajah ibu dan anak itu.
Tak terasa Adzan Ashar pun berkumandang Aya dan kedua adiknya pun melaksanakan solat. selesai solat mereka menghampiri ibu yg sedang membereskan pakaian ke dalam keranjang yang sempat di beli ibu dan aya sehabis menjual mas tadi.
ibu tidak lupa membeli kompor, tabung gas, wajan, panci dan alat dapur lainnya juga magicom sebagai penanak nasi. ibu jga membeli sehelai karpet dan kasur lantai untuk mereka tidur.
Malam pun tiba,,, krucuk krucuk suara perut iza. "bu iza lapaar".
"ayo makanlah nak seadanya ya ibu td memasak telor dadar dan menumis kangkung kata ibu" kata ibu.
mereka pun makan dengan lahapnya, setelah selesai makan Aya dan ibu mengobrol dan kedua adiknya mendengarkan tak lama mereka pun terlelap tidur di posisi kamar yg sama...
FLASBACK OFF
__ADS_1