
Hari demi hari mereka lalui penuh suka cita terkadang kesulitan selalu menghapiri mereka, tp selalu mereka jalani dengan kepala dingin dan penuh kesabaran.
Tak terasa setahun pun berlalu kini Aya duduk di bangku kelas 2 Sma dan nadya duduk di kelas 2 smp sedangkan iza duduk di kelas 4sd... iza sang adik laki laki selalu mengeluh setiap pulang sekolah kpada ibu dan nadya kaka kedua nya.
" bu.. iza capek di maki maki terus sama temen temen iza, katanya iza miskin gak bisa jajan banyak dan gak punya tas jga sepatu baru seperti mereka" keluh riza pada ibunya.
"sabar ya nak.. mungkin Allah swt sedang menguji kita, kalo kita sabar in syaa Allah suatu saat nanti kita pasti bisa mendapatkan apa yg kita mau dan kita harapkan saat ini, rajin lah Berdo'a belajar yg rajin tak usah kamu fikirkan ucapan teman teman mu." nasehat ibu pada iza.
"Iza harus kuat hadapi semua ini karena iza anak laki laki, iza harus jd kebanggaan ibu dan kaka kaka mu nak!" tambah ibu lagi.
Iza pun mengangguk dengan mata berkaca kaca karena sedih dan prihatin dengan kondisi keluarga, mau merengek pun seperti tidak mungkin.
mereka terlahir menjadi anak anak yang penurut dan sayang satu sama lainya.
__ADS_1
tak lama berselang nadya pulang dari sekolahnya, dan melihat pemandangan yg menyedihkan setiap harinya. "Ada apa lagi hah,pasti kamu di bully lagi ya sama teman teman mu?" tanya dya pada adik nya.
Iza pun hanya bisa mengagguk dan menunduk tak berani menatap dya kakanya.
" gak usah manja... gak usah di dramatisir, jangan dengarkan mereka biarlah anjing menggonggong kafilah berlalu, sekarang kita harus semangat suatu saat nanti kita bisa buktikan ke mereka bahwa kita bisa lebih dari mereka." kata nadya lagi.
" sudah-sudah kamu ini malah emosi seperti itu sama adikmu." kata ibu.
"habisnya Dya sebel tiap pulang pasti aja nangis ngadu ini itu sama ibu, padahalkan dia anak laki laki harus kuat bu..." jawab nadya.
"nadya, iza itu masih kecil nak jd wajar kalo masih manja suatu saat iza pasti bisa lebih dewasa dan mengerti keadaan kita." kata ibu lgi.
"ya sudah kalian makan dulu pasti capek kan?" suruh ibu.
__ADS_1
"iya bu..." jawab iza dan dya berbarengan.
setelah makan mereka solat dzuhur karena sudah jam satu siang. setelah selesai menjalankan solat seperti biasa mereka pamit pada ibu untuk mencari rongsokan.
tak terasa waktu ashar pun tiba Aya siap siap melaksanakan solat ashar di rumah gurunya. setiap hari aya membantu gurunya membenahi rumah dan mendapat jatah jajan mingguan dari gurunya.
setelah itu Aya pamit pulang karna waktu sudah sore, " bu.. aya pamit pulang ya Assalamualaikum." pamit aya sambil mencium punggung tangan gurunya itu.
"iya,, Aya Wa'alaikum salam dan sampaikan salam sama ibu mu ya!" kata gurunya
" dan ini sedikit lauk yang tadi ibu masak bwt teman makan kalian." tambah bu guru.
" waah... terima kasih banyak bu." ucap Aya.
__ADS_1
gurunya pun tersenyum dan mengangguk.
Aya pulang setiap hari dengan senyuman yg terukir di bibir mungilnya. dia merasa senang karena di balik kesulitan selalu ada kemudahan.