She Is A Dangerouse Girl [Balas Dendam Olive]

She Is A Dangerouse Girl [Balas Dendam Olive]
Jones singkatan jomblo ngenes


__ADS_3

Olive menyeringai, “Mari kita lihat apakah mereka masih mengingat gadis yang mereka telantarkan kemarin, ah kalau di pesta ulang tahun jjeva.. maka itu sudah empat hari.”


“Tapi.. walau aku sendiri yakin sih, kalau mereka ngga akan mengenaliku. Secara aku tidak pernah memakai polesan makeup walau tipis seperti saat ini” sambung olive memandang datar.


“Sudahlah my little Queen, kau harus membalas mereka jadi mereka tentunya tidak boleh mengetahui keberadaanmu.”


“Aku tahu oon! Ini juga menguntungkan bagiku.. sebab pasti orang yang membantu jjeva bukan hanya Andre, aku yakin ada orang lain juga” sahut olive, diam-diam Dion ikutan menyeringai ketika menyadari bahwa gadisnya ini tak salah menebak.


Terkadang kau perlu berfikir dengan logika untuk memikirkan semuanya.


Sekarang posisinya Andre itu tak terlalu tinggi, bahkan lebih tinggi keluarga fordisyen makanya itu ia tak percaya kalau yang menjalankan rencana ini hanya Andre dan jjeva saja, pasti ada pihak lain yang ikut bersekongkol disini.


Hanya tinggal, beberapa hari lagi. Ia dapat melihat bagaimana indahnya pesta megah yang tak pernah ditujukan padanya, berbeda dengan jjeva yang selalu dimanja olive dibiarkan hidup sendiri.


Meskipun gadis ini tetap diberi makan, tempat tinggal dan pakaian namun gadis ini tak pernah mendapatkan kasih sayang yang selalu orang tuanya curahkan pada jjeva.


Entah, haruskah ia bersyukur? Sebab karena itulah ia bisa bertemu Dion saat ini, Dion yang agak menyebalkan namun peduli dan tentunya perhatian padanya.


Huhh, nikmat mana yang kamu dustakan sayang?.


“Yeah, kamu benar little Queen” Dion membalas dengan senyuman tipisnya yang mana malah membuat vrolar bergidik ngeri.

__ADS_1


‘Rasanya sangat aneh saat aku melihat tuan Presdir ini tersenyum tipis berkali-kali dalam sehari hanya karena satu wa— eh satu gadis saja’ batin vrolar mau tak mau berkata.


Sebab yang ia katakan ini hanyalah sebuah kenyataan, walau ia tak mampu mengatakannya secara langsung pada Dion namun ia masih bisa berbicara dengan batinnya kan? Tidak ada seorang pun yang melarangnya.


“Kamu tidak pergi ke perusahaanmu oon?” tanya olive, olive rasa Dion sejak kemarin selalu berada di mansion namun di tangannya selalu memegang berkas.


Dion bahkan sampai diundang oleh mantan ibu dan ayahnya yang sangat sombong! Dengan kata lain mereka tak akan mengundang seseorang yang berada di bawahnya.


Tapi.. mereka mengundang Dion, itu berarti Dion adalah seseorang yang sangat berpengaruh di dunia ini pernovelan ini.


Author bi lek: yaiyalah kan dia pemeran utamanya 🤭.


“Tidak, aku bisa mengerjakan semua berkas ini di mansion bersamamu” jawab Dion kembali fokus ke arah berkas tebal yang ia pegang.


“Tapi.. kalau kau ada meeting gimana oon?” sejujurnya olive khawatir kalau pekerjaan Dion akan kacau balau karena dirinya.


Dion lalu menatap intens pada mata olive, “Tidak perlu kau khawatir dengan hal itu, aku tidak bilang kalau ini selamanya kan? Aku selalu memiliki jadwal meeting salah satunya dengan perusahaan ayahmu.”


“Aku hanya begini sampai besok setelahnya lusa aku akan kembali ke perusahaan” sambung Dion panjang.


“Oh begitu.. meeting setiap hari? Yah jadi waktu kita bertemu semakin singkat dong?” olive terkekeh ringan.

__ADS_1


“Makanya, gunakanlah waktu dengan baik, aku tidak akan berada di mansion seperti ini lagi lusa” balas Dion mengacak-acak rambut olive gemas.


“Oon! Suka banget deh ngehancurin tata rambut ku!” sahut olive sedikit cemberut lalu merapikan rambutnya seperti sedia kala.


Vrolar yang sedari tadi melihat hanya bisa menggerutu di dalam fikirannya, apa olive dan Dion ini tak sadar kalau masih ada orang lain selain mereka?.


Cinta ya cinta dong mas bro! Tapi lihat sekeliling dulu kali, kasihan tuh vrolar yang kini tengah meratapi nasib jones (jomblo ngenes) dirinya.


Huhh, mesra-mesraan ngga tau tempatnya gini deh, menyebar gula namun tak menyadari bahwa masih ada micin yang iri disana.


Eh, perumpamaan macam apa itu?.


Vrolar menggelengkan kepalanya pelan ketika perumpamaan itu masuk ke dalam kepalanya tanpa permisi.


“Kau g*la vrolar?” mendengar nada datar sang tuan vrolar langsung menatap Dion.


“Maaf tuan, maksud tuan apa?” tanya vrolar namun dinadanya tak terbesit emosi.


“Kau menggelengkan kepalamu tanpa alasan yang jelas, aku fikir kau g*la. Kalau memang iya maka bilanglah padaku, aku akan mengurus rumah sakit jiwa untukmu” jelas Dion tetap dengan nada dinginnya.


Olive hanya menghela nafasnya merasa kasihan pada vrolar yang jelas-jelas sehat! Namun si Dion ini malah bilang mau memasukkan vrolar ke rsj? Yang g*la itu sebenarnya Dion atau vrolar?.

__ADS_1


Olive hanya bisa menatap kasihan pada vrolar yang kini tengah menatap sendu si bos.


TBC


__ADS_2