She Is Fangirl

She Is Fangirl
pria masa kecil


__ADS_3

"apa yang kau lihat? " ujar felix semakin mendekatkan tubuhnya ke arah helen membuatnya tersadar,


"pe.. Permisi...p.. Paakkk apa benar saya di panggil ke ruangan anda? " ujar helen memundurkan langkahnya agar memiliki jarak yang normal dari felix,


Melihat helen sedikit nerfous felix tersenyum yang sekali lagi membuat helen terpana, benar2 park chanyeol pikir helen,


"Hesa kau tidak mengenalku? " tanya felix menatap helen yang membuat gadis itu dengan segera membuang muka nya,


"sorry pak, anda mungkin salah orang nama saya bukan Hesa" jawab helen sopan,


"aku masih mengenalmu walaupun kau sekarang berada di versi dewasa" ujar felix menggelengkan kepalanya,


"maaf tidak pernah mengunjungi mu" tulusnya sembari menatap sendu ke arah helen yang kebingungan,


"sekali lagi saya minta maaf pak, anda salah orang dan apa bila tidak ada keperluan lainnya saya pamit" ujar helen sedikit merasa kasihan dengan dosennya itu yang mungkin wanita bernama hesa begitu spesial baginya,


Setelah kepergian helen dari ruangan nya felix terduduk lesu bagaimana bisa helen samasekali tidak mengenalnya, "aku merindukan mu,,, lucunya takdir tuhan kau kini tidak mengenalku" rancau felix.

__ADS_1


Makan malam telah tiba seperti keluarga harmonis lainnya, kluarga widyatama pun selalu makan malam bersama setelah papa tama yang menjadi sosok panutan kedua anaknya itu pulang,


"papah lagi happy nih" ujar tama kepada erik dan helen yang sedang menunggu nya untuk makan,


"happy boleh pah tapi ceritanya ntar aja yah,,, laper bnget nih" rujuk helen sambil tersenyum dan di balas cengiran dari sang ayah,


"dih dasar perut dugong,,, baru aja 2 jam lalu ngemil" ujar erik mencibir,


"shut,,, kita makan dulu" ujar tama dan mereka pun menurut tanpa berdebat,


" erik udah ketemu kok beberapa hari lalu,,, " jawab erik matanya sedikit melirik helen tetapi respon adiknya acuh saja, padahal setahu erik adiknya itu dulu begitu nempel dengan lord yang merupakan sahabatnya, dan juga anak dari sahabat orang tua mereka.


" mamah penasaran apakah mukanya makin tampan? Dan oya pah gmna kalau kita undang saja kluarga mereka untuk makan malam! Udah lama juga mama gak ketemu sara" ujar vina antusias


"kalem dong mah,,, nanti juga mereka kesini sendiri kita kan punya ratu" ujar tama sambil mengedipkan mata ke arah helen yang kebingungan,


" siapa tuh pah? Dan oya mah tante sara itu siapa? " polos helen yang melupakan banyak memori masa kecilnya kecuali pria masa kecilnya lord,

__ADS_1


Terbersit otak jahil di kepala tama dia tersenyum simpul mengode erik agar ikut menjahili adiknya, "ya ampun helena sachi kamu melupakan orang sepenting itu" ujar tama dengan ekspresi mengada2 seolah kaget,


"duh pah bahaya nih,,, di kepala helen cuma ada EXO dan sepertinya lebih baik helen kita tukeran sama alshad" ejek erik membuat helen yang awalnya kebingungan mendelik sebal,


" kak erik jangkrik, lo aja kali yang harus di tuker sama jangkrik sawah" ketus helen sembari pergi menuju kamarnya, (btw urusan helen dan alahad reader's yng gak ngerti , so pasti kekurangan nonton youtube sama tiktok 😂😂😂)


Di dalam kamar nya helen berjalan menuju photo besar yang menempel di dindingnya, tangan nya menyentuh wajah pria yang ada di photo itu "yeol,,," lirih nya


"hari ini Gue lelah berpikir sendirian,,, siapa sebenarnya dosen itu? Kenapa nama Hesa seolah tak asing,,, dan lord! Apa aku terlalu berharap kepadanya selama ini"


Helen benar2 merasa sendirian seperti ini, tentu saja karna dia punya banyak pertanyaan dan tidak ada seorang pun yang mungkin pas untuk mendapatkan pertanyaan itu,


Bahkan mereka tidak pernah membayangkan sosok riangnya menjadi benar2 menyedihkan, mengingat pria masa kecilnya ah,,, sudahlah itu benar2 membuatnya merasa bodoh dan percaya ucapan pria itu yang akan menemuinya lagi versi dewasa.


"annyeong readers,,, maaf kalau ceritanya agak sedikit garing mungkin karna selain kekurangan air autor kecil ini masih kekurangan bakatnya,,, jangan lupa tinggalkan jejak membacanya dan hevan selamat membaca part berikutnya"


...Next part OR No?...

__ADS_1


__ADS_2