
Pikiran helen benar2 berkelana ke masa kecilnya,dia sangat ingin berjumpa dengan lord, akan tetapi ia merasa takut akan sakit hati dengan sikapnya yang berbeda.
"nama anda? " ujar felix tiba2 menunjuk helen dengan ekspresi seolah akan marah,
Helena pun tersadar dari lamunannya dan segera menjawab "sa... Saya helena sachi pak" jawabnya sedikit bergetar,
"sudah duakali anda tidak konsen di pelajaran saya,,, untuk kali ini saya akan memberikan hukuman peringatan dan bersihkan taman belakang" ketus felix sembari berlalu dari ruangan itu,
"so whattttt.... "teriak helen setelah felix benar2 tidak terlihat,
"lo pikir lagu BTs,,, lagian ngelamunin apaan sih hel?" ujar fenty "jangan bilang lo haluin punya baby lagi dari chanyeol" goda fenty membuat beberapa mahasiswa ikut menertawakan helen,
"weh lucknut bngt luh,,,, kagak lah" dengus helen sambil berdiri,
"mau kmna hel? Kata chanyeol jangan2 jauh takut di culik...." ujar fenty mengedipkan sebelah matanya,
"bakar agensi Big Hits biar **** * lo ilang,,, jadi waria puas lohhhh" kesal helen "ywdah gua titip tas yah fen, lagian apaan sih tuh dosen pake ngehukum segala kan halu bebas biayayah" ujarnya lagi,
"bebas sih bebas hel,,, tapi lo kan gak ngehargai pelajarannya" ujar leon mengingatkan teman wanitanya itu.
Helena sachi anak konglomerat pertama yang di hukum karna haluin bias saat kelas, ini berita menarik di kampus itu bahkan beberapa mahasiswa mengetahui kalau gadis cantik itu tergila2 dunia kpop,
__ADS_1
Berbeda dengan helen sendiri yang selalu cuek dan apa adanya di hadapan semua orang, seperti sekarang dia ditertawakan oleh banyak orang karna dituduh halusinasi, padahal realnya dia sedang merindukan seseorang yang bahkan ia sendiri merasa takut untuk menemuinya.
"hel chanyeol kampus ternyata kiler juga yah tu dosen" ujar fenty ketika duduk dengan helen di kursi taman,
"tau deh, padahal kemaren dia sok kenal bet dah ke gua" ceplos helen mengingat sikap aneh dosen itu,
"oya? Atas dasar apa? " heran fenty,
"tau dah, trus nada ngomong dan ekspresinya juga ramah" jelas helen,
"kesambet malaikat ridwan kali,,," culas fenty,
"mungkin,,, tapi masa bodo ahhhh" ujar helen acuhhhh.
"hallo mah,,, " sapanya
"hel? Apa kelas mu sudah selesai? " ujar vina di sebrang sana,
"iya udah mah, hel baru niat mau pulang nih"
"bagus lah,,, segera pulang nanti malam kluarganya Om abi akan datang,,, "
__ADS_1
Dengan seketika perasaan helen tak karuan kini dia benar2 akan bertemu dengan lord dan dia sama sekali belum siap,
"mamah tunggu yah hel, ingat jangan sampe telat" ujar vina lagi sembari memutus sambungan telpon.
"why? " ujar fenty yang melihat ekspresi aneh helena,
"mamah nyuruh gua pulang cepet,,, gua cabut sekarang yah fen" pamit helen
"okay tihati calon manten,,, chanyeol nya jan sampe lepasss" canda fenty dan helen hanya nyengir menanggapinya.
Setelah itu helen menuju CR-V merah yang terparkir paling pojok karna cuman si gemoy itu teman perjalanannya,
Sebelum masuk ke mobil dia berpapasan dengan felix, tetapi seperti biasa pria itu memasang muka temboknya dan berlalu pergi begitu saja,
"dihhh najis dasar orang aneh, kemaren bisa2 nya sok kenal, sekarang udah tau salah orang malah kayak kutub,,, dasar hati frozen" ketus helen lumayan keras,
Tentu saja ucapan nya terdengar jelas oleh felix yang sudah masuk ke mobil yang berada tak jauh dari sana,
"sepertinya makin dewasa hesa makin cerewet banget," ujar felix yang lantas melajukan mobil nya tepat setelah helen keluar dari area parkiran kampus.
"annyeong readers,,, maaf kalau ceritanya agak sedikit garing mungkin karna selain kekurangan air autor kecil ini masih kekurangan bakatnya,,, jangan lupa tinggalkan jejak membacanya dan hevan selamat membaca part berikutnya"
__ADS_1
...Next part OR No?...