
Kringg Kringg
Bunyi alarm membangunkan seorang gadis cantik yang sedang tertidur. Gadis tersebut adalah Lynne, hari ini dia harus bangun pagi agar tidak terlambat ke sekolah baru nya. Sebuah sekolah elit bernama Venus High School, sekolah paling bergengsi dimana berisi anak-anak pengusaha sukses, pejabat, sampai konglomerat, yang tentu saja kekayaan nya tidak perlu dipertanyakan lagi.
Setelah terbangun dari tidur nya, Lynne pun langsung mandi dan bersiap dengan seragam baru nya. Hari ini dia akan berangkat bersama ketiga sahabat nya, mereka akan bertemu perjalanan dan berangkat bersama ke sekolah.
"Perfect" gumam Lynne.
Lynne yang melihat pantulan dirinya di cermin setelah dirasa penampilan nya telah sempurna langsung mengambil tasnya dan turun ke bawah karena dia yakin keluarga nya sudah menunggunya untuk sarapan bersama.
Tap Tap
Suara langkah kaki terdengar saat Lynne menuruni tangga mengalihkan perhatian semua orang yang sudah berkumpul di ruang makan menunggu nya.
"Good morning" sapa Lynne kepada para keluarganya.
"Morning too sayang" ucap seorang wanita sambil tersenyum hangat yang meski usia nya paruh baya namun masih terlihat cantik, dia adalah Nyonya Riley a.k.a Dyvette ibu Lynne.
"Good morning girl" balas pria paruh baya yang terlihat tampan kepala keluarga Riley, Arzan.
"Morning too dek" Dua orang gadis cantik dengan pakaian modis serta penampilan yang rapih menunjukkan mereka telah siap untuk pergi kuliah dan bekerja, mereka adalah kedua kakak perempuan Lynne, Ileana berusia 21 tahun dan Fay berusia 19 tahun.
__ADS_1
Melihat Lynne yang telah siap dengan seragam nya sang ibu pun langsung berucap "Ayo sini sarapan sayang, hari ini kamu kan mau masuk ke sekolah baru jadi jangan sampai terlambat".
"Iya mah"
"Hari ini kamu berangkat sama siapa dek? Kakak ga bisa bareng kamu ada kelas pagi soalnya." Lynne yang sedang memakan sarapannya berhenti sejenak untuk menjawab pertanyaan kakak kedua nya itu.
"Aku sendiri aja kak, nanti ketemuan sama tiga curut dijalan kok"
"Oh yaudah, hati-hati bawa mobilnya"
Mendengar hal itu Lynne pun hanya menganggukkan kepalanya. Setelah menghabiskan sarapan nya Lynne pun langsung bergegas untuk berangkat sebab 20 menit lagi gerbang sekolah akan ditutup.
"Aku udah selesai, kalau gitu aku berangkat duluan"
"Makasih pah, papah yang terbaik" Ucap Lynne sambil mencium pipi sang papah.
"Apapun untuk putri papah".
...----------------...
Setelah menerima kartu pemberian sang papah Lynne pun langsung bergegas ke garasi yang didalam nya terdapat koleksi mobil milik nya dan dua kakak nya, mobil sport berharga fantastis dan tentunya hanya ada beberapa saja didunia.
__ADS_1
Melihat jajaran mobil yang terparkir digarasi mansion nya, Lynne pun menjatuhkan pilihan nya ke sebuah mobil mewah berwarna merah, langsung saja dia mengambil kunci mobil tersebut dan bergegas menuju sekolah, sebab ia yakin bahwa ketiga sahabat nya juga sedang di perjalanan.
Brum Brum
Bunyi mobil melaju meninggalkan pekarangan mansion mewah milik keluarga Riley yang sudah seperti istana. Begitu mobil mewah Lynne memasuki jalan muncul tiga mobil lainnya yang mengikuti, tak jauh berbeda mewah nya namun berbeda warna, mobil tersebut milik sahabat Lynne satu berwarna hitam milik Kav, mobil berwarna oren milik El, dan mobil berwarna kuning milik Jen. Keemoat mobil mewah itu pun langsung menancapkan gas nya saling mendahului tanpa mempedulikan pengendara lainnya.
...****************...
...Mobil Lynne...
...Mobil Kav...
...Mobil El...
__ADS_1
...Mobil Jen...