
Mendengar pertanyaan Lynne yang memberi kesan menantang membuat Tn. Parl menatap lurus dengan sinis.
"Kalo kalian gamau maka hidup kalian akan sengsara. Saya punya kekuasaan untuk menjatuhkan kalian berempat!"
Lynne dkk yang mendengar penuturan Tn. Parl seketika terkekeh pelan, dengan datar Kav membalas
"Lo ga cukup kuat! Jangan sombong, atau keadaannya justru berbalik ke kalian!".
"Kalian cuma hama yang bisa saya lenyapkan kapan aja!" imbuh Lynne menatap tajam kedua orang tua Devana.
Guru BK yang merasa situasanya bertambah panas dengan segera menghentikan keenam orang didepannya.
"Sudah sudah, tolong untuk tetap tenang"
"Bagaimana kami bisa tenang kalo pelaku yang membuat Putri saya berbaring di rumah sakit hah?" balas Ny. Parl keras.
"Kalo kalian tidak memberikan hukuman kepada mereka maka saya akan mencabut dana kami untuk VHS!" tegas Tn. Parl sedikit mengancam. Mendengar ancaman tersebut lantas guru BK itu pun langsung terkejut dan menolehkan ke kepala sekolah mengkode.
"Huft. Lynne dkk kalian akan saya skors selama 3 hari karena telah menyebabkan Devana terluka parah" ucap Rendy memutuskan. Dan hal itu langsung diprotes oleh Ny. Parl.
"Apa! Anda bercanda? Saya mau mereka berempat dikeluarkan dari sekolah ini!" protes Ny. Parl. Mendengar protesan dari pasangan paruh baya dihadapannya itu membuat Lynne dkk hanya memandang datar.
"Disini saya yang mutuskan" ujar Rendy datar. Dan membuat Ny. Parl bungkam dengan perasaan kesal. Sedangkan Lynne dkk hanya diam tanpa niat protes.
...----------------...
Setelah keputusan tersebut Lynne dkk pun langsung keluar tanpa niat berpamitan, mereka hanya berlalu begitu saja membuat guru BK yang sedari tadi menahan kekesalannya langsung bersiap untuk memarahi mereka namun langsung dihentikan oleh Rendy.
Sepanjang koridor menuju kelas, Lynne dkk pun masih menjadi perbincangan murid murid HVS. Bisikan - bisikan ramai terdengar membicarakan hukuman apa yang diterima mereka berempat. Sudah pasti mereka akan mendapatkan hukuman yang berat! Begitulah pikir murid lainnya.
"Sttt mereka udah balik lagi tuh?"
"Mereka dapet hukuman apa ya? Pasti di keluarin dari sekolah!"
"Kata siapa? Orang mereka cuma di skors tiga hari kok!"
"APA! CUMA DI SKORS?!"
Sontak saja hal itu membuat kaget semuanya, bagaimana bisa hanya di skors tiga hari padahal sudah membuat seseorang terluka sangat parah diwajah sampai masuk rumah sakit dan harus dirawat ber hari-hari atau bahkan seminggu! Bukankah keluarga Parl sangat berpengaruh di sekolah ini? Tapi kenapa orang orang yang telah membuat anaknya terluka parah hanya di skors? Bukankah seharusnya mereka menuntut lebih?. Itulah kira-kira hal yang menjadi pertanyaan seluruh murid VHS.
__ADS_1
Sreett
Suasana kelas yang tadinya ramai seketika hening ketika Lynne dkk memasuki kelas, semuanya langsung diam kaku bahkan ada yang sampai menahan nafasnya karena takut. Dan hal itu tentunya disadari oleh Lynne dkk, namun seperti biasa mereka hanya diam dan sibuk dengan kegiatan masing masing tanpa mempedulikan teman sekelasnya yang ketakutan.
Bel masuk pun akhirnya berbunyi, semua murid kembali ke kelas masing masing untuk melanjutkan kegiatan belajar mereka. Sedangkan Lynne dkk hanya diam tanpa niat memperhatikan pelajaran yang diterangkan oleh guru di depan.
...----------------...
Ting
Ditengah kegiatan belajar mengajar sebuah notifikasi muncul dari handphone Lynne. Notifikasi tanda pesan masuk yang dikirimkan oleh kakak pertamanya, Ileana.
...KAK ILE ✿...
"Kalian buat mslh ap Lynne?"
^^^"Gd ka"^^^
"Jgn bhg."
^^^"El, ngelempar wjh org pk mangkuk"^^^
"Why?"
"Damn. Cwe gila mn yg brn ganggu kalian. Dan kalian gimana?"
^^^"Cuma di skors."^^^
"Hm, oke. Hubungi kka klo lo perlu sesuatu."
^^^Read.^^^
Kav yang sedari tadi memperhatikan pun bertanya "Siapa?"
"Kak Ile" mendengar jawaban dari pertanyaannya Kav pun hanya menganggukkan kepala nya singkat.
Setelah percapakan singkat itu Lynne dan Kav kembali ke aktivitas masing-masing.
Kringg Kringg
__ADS_1
Bel pulang berbunyi menandakan telah berakhirnya kegiatan di sekolah. Semua murid lantas berbondong bondong keluar kelas untuk kembali ke rumah masing masing, mengistirahatkan diri dari aktivitas belajar yang melelahkan.
Dikelas XII-3 saat ini hanya tinggal menyisakan Lynne dan ketiga sahabatnya. Mereka masih menunggu agar sekolah sepi, baru setelah itu mereka akan pulang tanpa harus berdesakan dengan murid lainnya. Setelah sekolah sepi barulah Lynne, Kav, El dan Jen pun keluar kelas, berjalan menuju mobil mereka yang terparkir. Lalu segera kembali ke mansion masing masing untuk pulang mengistirahatkan tubuh.
Bunyi mesin mobil terdengar jelas, menyusuri jalanan Ibu Kota yang padat, Lynne dkk terus menancapkan pedal gas mobilnya, tanpa takut. Keempat mobil itu melaju dengan kecepatan tinggi membelah jalanan yang justru bisa membahayakan pengguna jalan lainnya. Umpatan demi umpatan diarahkan kepada sang pengemudi sebab berkendara secara ugal ugalan. Tapi hal itu tidak berpengaruh bagi sang pengemudi.
Ditengah berkendara Lynne mengirimkan pesan kepada sahabat nya melalui monitor mobil yang saling terhubung satu sama lain, memberitahu agar nanti malam mereka semua berkumpul di mansion keluarga Tinsley. Ya mereka akan berkumpul di tempat Jeanne. Dan hal itu sudah menjadi rutinitas mereka untuk berkumpul kemudian bermain atau hanya sekedar nongkrong.
...----------------...
/Malam hari
Lynne yang sudah siap, langsung turun untuk bergegas pergi ke tempat Jen. Menuruni tangga dan melihat keadaan mansion yang sangat sepi, kedua orang tua nya sibuk bekerja begitu juga kakak pertamanya Ileana yang menjadi direktur di perusahaan cabang, serta kakak kedua nya, Fay yang sibuk menyusun tugas akhirnya.
Segera Lynne mengambil kunci motor yang tergantung dan berjalan menuju bagasi. Malam ini dia akan pergi dengan mengendarai motor, dan tentu saja itu adalah motor sport dengan harga fantastis.
Brum Brum
Suara bising dari knalpot motor dengan keras terdengar memekak kan telinga, melaju dengan kemcang keluar mansion membelah angin malam. Hanya dalam waktu 15 menit Lynne sudah sampai ditujuan, padahal normalnya akan menempuh perjalanan selama 30-45 menit.
Begitu sampai langsung saja Lynne masuk kedalam mansion tanpa perlu repot repot menekan bel, karena ia dan dua sahabat lain nya sudah sangat sering berkunjung ke mansion Jen sehingga udah seperti mansion sendiri, datang dan pergi seenaknya. Begitu membuka pintu terlihat ketiga sahabatnya telah berkumpul sambil memakan cemilan yang berserakan.
Sepertinya mereka akan bersantai menonton film sampai pagi karena besok mereka tidak akan masuk. Ketika sedang asik menonton film, Kav berbicara yang langsung mengalihlan perhatian tiga sahabatnya yang sedang fokus menonton.
"Four keys" ujar Kav tiba-tiba. "Gue yakin kalian juga dapet pesan itu." tambahnya.
Mendengar ucapan Kav, membuat Lynne menatap tajam kearahnya, sedangkan El dan Jen pun seketika menoleh terkejut.
Kata itu adalah kata yang sudah lama tidak mereka dengar apalagi mereka ucapkan, kenapa Kav menyebutkannya? Saat ini mereka belum kembali, dan tidak seharusnya membahas itu.
"Hm, after a long time " gumam Jen tanpa melanjutkan perkataannya.
"Comeback" ucap Lynne datar sambil menatap Kav, El dan Jen secara bergantian. Dan hal itu justru membuat ketiganya bertambah terkejut namun juga senang bukan main, mereka sudah menantikan hari ini sejak lama. Dapat ia lihat ketiga sahabatnya tersenyum miring disertai tatapan nya ketiganya yang menajam serta tangan terkepal erat.
Apakah Lynne juga harus memberitahukan 'mereka' bahwa ia dan sahabat - sahabatnya akan kembali? Hm, sepertinya tidak perlu, biarkan dia yang akan mengejutkan 'mereka' dengan kedatanganya. Lagi lupa perlu beberapa hal yang harus disiapkan untuk kembali.
Sudah lama Lynne tidak menunjukkan dirinya lagi dihadapan 'mereka', apakah tempat itu telah berubah atau justru tetap sama bahkan setelah ia tinggalkan? Lynne penasaran seperti apa sekarang tempat yang biasanya sering ia kunjungi dulu.
Apakah itu artinya sudah saatnya mereka kembali? Bila kata four keys telah muncul itu artinya mereka harus kembali. Lynne hanya menghela nafas, mungkin ini sudah waktunya agar dia kembali bergerak. Dia tidak bisa seperti ini terus mau tak mau ia harus siap untuk kembali ke posisinya. Karena yang lain membutuhkannya.
__ADS_1
Sebenarnya apa arti The Læys ? Kata terlarang yang diucapkan El sebelumnya. Kenapa kata itu tidak boleh diucapkan sembarangan? Ada hubungan apa The Læys dengan Lynne, Kav, El dan Jen? Dan juga apa arti Four keys? Apakah The Læys dan Four keys saling berhubungan?
...****************...