She Is Lynne

She Is Lynne
Kembali Menunjukkan


__ADS_3

Di sebuah kamar mewah terlihat empat gadis cantik masih terbaring tidur dibalik selimut nya, tanpa sedikitpun merasa terganggu sama sekali. Mereka Lynne, Kav, El dan Jen, setelah semalam memutuskan berkumpul sambil menonton film sampai larut dan berakhir menginap. Tanpa merasa terusik sedikitpun dengan suara alarm yang terus berdering sedari tadi, namun tampaknya alarm milik Jen tidak cukup bising untuk mengganggu tidur nyenyak mereka padahal waktu sudah menunjukkan pukul 11.00 pagi.


Hari ini adalah hari pertama mereka menjalani hukuman dari sekolah berkat kejadian di kantin kemarin. Jadi tentu saja mereka tidak perlu terburu-buru untuk bersiap ke sekolah.


Tiga puluh menit telah berlalu dan satu diantara mereka terbangun, menyingkapkan selimut dan terdiam sejenak mengumpulkan kesadaran, menyipitkan matanya akibat sinar matahari yang memasuki ruangan. Orang yang pertama kali bangun adalah Lynne. Lynne melihat jam telah menunjukkan pukul 11.30. Setelah merasa cukup mengumpulkan kesadarannya Lynne pun bangkit menuju kamar mandi bersiap membersihkan diri untuk turun membuat sarapan. Hey bukankah sudah terlalu siang untuk sarapan, itu lebih cocok disebut makan siang ketimbang sarapan.


20 menit Lynne menghabiskan waktunya di kamar mandi setelah merasa lebih segar, berjalan turun menuju dapur bersiap untuk memasak makanan agar ketiga sahabatnya bisa langsung menyantap makanan ketika sudah bangun.


Setelah sampai di dapur, Lynne pun langsung membuka kulkas melihat bahan makanan yang tersedia dan ternyata terdapat banyak bahan masakan. Ada berbagai jenis sayur, beberapa potong daging, telur, buah. Setelah melihat bahan makanan yang tersedia Lynne pun berniat untuk memasak sup dan ayam goreng saja kemudian mengambil bahan bahan yang diperlukan sampai peralatan memasak.


Dimulai dengan menaruh panci yang sudah berisi air kemudian menyalakan kompor, lalu mencuci semua bahan kemudian memotong sayuran wortel, tomat, kentang, daun bawang, dan daging. Setelahnya dimasukan kedalam air yang sudah mendidih dan terakhir memberikan bumbu. Setelah merasa pas tak butuh waktu lama, masakan Lynne pun telah selesai.


Disajikannya hasil masakannya di atas meja makan, menunggu agar ketiga temannya bangun dan turun untuk sarapan. Sebab ia yakin bahwa sebentar lagi ketiga sahabatnya itu akan turun karena merasa lapar. Semalam mereka tidak makan malam berkat menonton film semalaman, hanya makan cemilan untuk mengganjal perut. Dan tentu saja mereka akan terbangun karena merasa lapar.


Dan benar saja, 10 menit setelah menyajikan makanannya di meja makan ketiga sahabatnya itu turun dengan setengah kesadaran, rambut berantakan, dan tentunya berjalan sempoyongan. Lynne yang melihatnya hanya bisa menggelengkan kepalanya sambil tersenyum tipis.


"Lo masak apa sih?" tanya Jen sambil mendudukan dirinya di kursi.


"Sup sama ayam goreng" jawab Lynne.


"Masakan lo bikin gue bangun gara - gara wanginya sampai kamar. Gue jadi laper" ucap El sambil mengambil piring bersiap untuk makan.


"Hm. Gue juga" sahut Kav.


"Udah makan." perintah Lynne. Mereka pun menikmati masakan Lynne dengan tenang tanpa ada yang berbicara. Sebab mereka tidak pernah diajarkan untuk berbicara ketika sedang makan.


"Ah kenyang gue" ucap Jen sambil mengelus perutnya yang telah terisi penuh. "Hari ini kita mau kemana?" tambahnya bertanya.


"Lanjut tidur" balas Kav. Dan jawabannya itu langsung membuat Jen menatapnya datar.


"Shopping" ucap Lynne. Dan hal itu langsung disetujui oleh El.


"Boleh tuh, udah lama juga kita ga ke mall. Buruan siap - siap" perintah El langsung menaiki tangga menuju kamar nya tanpa mendengar jawaban dari ketiga sahabatnya. Dan hal itu tentu saja membuat Lynne, Kav dan Jen memutar bola mata malas sambil berdecak.


"Gue belum jawab iya" ucap Kav dengan datar menatap kepergian El.


"Seperti biasa, keputusan sepihak" tambah Jen sambil tersenyum paksa menahan kekesalan.


"WOY CEPETAN SIAP - SIAP. NANTI KELAMAAN!" teriak El dari atas tangga. Mendengar teriakan membahana dari El, Lynne dan yang lainnya langsung menyusul ke dalam kamar untuk bersiap pergi ke mall. Hari ini mereka akan menghabiskan waktunya dengan berbelanja, dan tentu nya akan menguras banyak uang.


...----------------...


/Mall


Begitu Lynne dkk turun dari mobil dan memasuki mall mereka langsung menjadi pusat perhatian, sebab parasnya yang cantik membuat pengunjung lainnya terpana. Hari ini mereka berbelanja di sebuah mall besar bernama E-Mall, tempat dimana terdapat banyak barang barang dengan kualitasnya yang tak perlu diragukan dan tentu saja harga nya tidak murah.


Temoat pertama di mall yang akan dituju oleh mereka hari ini adalah salon. Mereka akan merubah sedikit gaya dan warna rambut mereka. Lynne merubah warna rambut nya menjadi biru, Kav Hitam-Pink, El bewarna abu - abu, dan Jen Oren.


...Lynne - Before...



...After...



...Kav - Before...



...After...



...El - Before...

__ADS_1



...After...



...Jen - Before...



...After...



...----------------...


Setelah selesai dan merasa puas dengan hasilnya, Lynne dkk pun langsung lanjut berkeliling mall. Tujuan mereka selanjutnya adalah sebuah toko pakaian, begitu memasuki toko mereka langsung disambut oleh karyawan toko sambil membungkuk hormat.


"Selamat datang, ada yang bisa kami bantu?" tanya karyawan tersebut.


"Set pakaian, tas, dan sepatu keluaran terbaru" jawab El. Dengan segera karyawan tersebut mengambil produk yang El sebutkan, mengeluarkan semua produk keluaran terbaru, sebab mereka tidak ingin sang pemilik mall menunggu lama. Ya! El adalah pemilik dari Mall yang mereka kunjungi saat ini. E-Mall, kata E didepan adalah inisial dari nama Elvetta.


Setelah melihat barang yang diminta, El dan ketiga sahabatnya langsung memilih beberapa pasang pakaian, tas dan beberapa sepatu yang dirasa cocok dan sesuai fashion keempatnya.


"Ini, kirim semua yang kami pilih ke mansion saya" ucap El datar sambil memberikan kartu kreditnya yang langsung diterima oleh karyawan toko tersebut.


"Baik" jawab sang karyawan sambil sedikit membungkuk.


Setelah selesai melakukan membeli pakaian, tas dan sepatu Lynne dkk langsung keluar dan lanjut mengelilingi mall. Hingga tak terasa matahari telah terbenam, langit telah menjadi gelap itu artinya Lynne dkk telah menghabiskan waktu berjam jam lamanya untuk berbelanja.


"Gue laper, ayo makan" sebuah ajakan yang diucapkan El mengalihkan perhatian ketiga sahabatnya yang sedang menatap sekeliling mall guna melihat apakah ada barang lain yang dibutuhkan.


Kemudian dengan santainya El berjalan menuju salah satu restaurant di mall miliknya meninggalkan para sahabatnya dibelakang. Kepergian El itu hanya ditatap datar oleh Lynne, Kav dan Jen karena lagi dan lagi El dengan keputusan sepihaknya!


"Lo kebiasaan" ujar Kav datar begitu duduk dimeja mereka. Sedangkan El hanya mengangkat bahunya acuh. Dan tentu saja membuat Kav berdecak kesal.


"Balik ke arena" ucap Lynne tiba tiba yang tentu saja membuat tiga sahabatnya terkejut. Setelah kemarin Lynne mengatakan untuk 'comeback' hari ini ia juga mengatakan akan kembali ke arena?!


"Jangan bercanda" ujar Jen dingin. Apakah itu artinya mereka akan benar - benar kembali? Ucapan Lynne kemarin ternyata itu tidak main - main.


"Gue ga bercanda" balas Lynne tak kalah dingin.


"Lo, ngerencanain apa Laquitta?" tanya Kav penuh tekanan menatap Lynne tanpa ekspresi disertai tatapan tajamnya.


Lynne hanya tersenyum miring, Kav itu selalu bisa menebak. Dia penuh pertimbangan, dan tebakannya selalu tepat sasaran.


"Kita harus balik" jawab Lynne tak memuaskan.


"Lo tau kan artinya kalo kita balik!" ujar Kav penuh peringatan.


"Tau"


"Kapan?" tanya El yang sedari tadi hanya diam memperhatikan ketiga sahabatnya yang saling melemparkan tatapan tajam.


"Malam ini"


Kav, El dan Jen yang belum puas mendengar perkataan Lynne pun hanya bisa terdiam. Mendengar bahwa mereka berempat akan 'kembali' lagi setelah beberapa tahun terakhir ini bersembunyi menandakan bahwa Lynne sedang mempersiapkan sesuatu. Dan tentu saja itu bukan sesuatu yang sembarangan. Kav, El dan Jen hanya bisa menunggu karena mereka tahu bahwa Lynne pasti akan segera memberitahu maksud tujuan nya kepada mereka. Apapun itu mereka akan selalu mendukung Lynne.


Beberapa saat kemudian makanan yang telah dipesankan oleh El akhirnya datang memecahkan suasana yang cukup menegang itu. Akhirnya tanpa melanjutkan percakapan tadi mereka memilih untuk menyantap makanan yang telah tersaji. Setelah selesai makan mereka pun langsung pulang karena malam nanti mereka harus kembali pergi.


...----------------...


/Malam dini hari


Sorak sorai disertai deruman keras dari knalpot kendaraan terdengar nyaring, kehidupan malam hari. Sebuah arena balap motor yang tentu saja illegal. Diantara kerumunan tersebut terdapat empat gadis cantik yang memakai topeng menutupi setengah wajah mereka semua. Masing masing dari mereka memakai topeng berwarna ungu, hitam, biru dan putih. Tujuan utama mereka memakai topeng adalah tentu saja menutupi identitas mereka agar tidak diketahui.

__ADS_1


Bisa kalian tebak mereka siapa? Ya! Mereka adalah Lynne dengan topeng ungu nya, Kav dengan topeng hitam, El dengan topeng biru dan Jen dengan topeng putih nya.


"Woi liat bukannya itu 4 Penguasa Arena ya?


"Bukan! Mereka kan udah lama ga menunjukkan diri lagi selama bertahun tahun"


"Iya, ga mungkin mereka!"


"Tapi liat topeng yang mereka pakai!"


"Topeng itu cuma dipakai sama 4 Penguasa Arena ini, siapa lagi kalo bukan mereka?!"


Kehadiran empat gadis bertopeng itu menjadi pusat perhatian seluruh orang yang ada disana. Topeng itu, adalah topeng yang hanya dimiliki oleh 4 Penguasa Arena! Tapi bukan kah sudah beberapa tahun terakhir ini mereka tidak pernah terlihat lagi?! Hari ini setelah sekian lama akhirnya mereka menunjukkan diri nya lagi! Tentu saja semua nya bertanya tanya kemana saja 4 Penguasa Arena tersebut setelah menghilang selama beberapa tahun terakhir ini? Dan kenapa baru menunjukkan diri nya lagi hari ini?


Tapi disamping itu banyak yang antusias melihat pertunjukkan keempat Penguasa Arena itu. Apakah mereka masih berada dipuncak setelah lama tidak pernah memasuki arena atau justru mereka masih menjadi yang teratas?


Lynne dkk yang mendengar keributan karena kedatangan mereka setelah sekian lama hanya diam memandang datar.


"Lo bakal turun buat balapan, Ly?" tanya Elfe atau El.


"Hm" jawab Lylac atau Lynne.


"Lo mau kita ikut turun juga ga?" tanya Elf lebih lanjut.


"Lo aja, gue ga" balas Kalu atau Kav datar.


"Gue juga" jawab Jesha atau Jen tak kalah datar.


Mendengar jawaban kedua sahabatnya membuat Elfe menatap mereka dingin. Sedangkan Lylac langsung menatap kearah Elfe, melihat tatapan itu mengarah padanya Elfe pun langsung menatap tajam balik sambil berucap dengan dingin penuh tekanan. "No!"


"Lo harus!" balas Lylac tak kalah dingin. Mendengar jawaban itu pun Elfe hanya memandang datar tiga sahabatnya itu. Menyebalkan! batinnya.


Merasa tak ada penolakkan lagi Lylac pun dengan segera berjalan ke arah motor nya yang telah berada di area balapan diikuti oleh Elfe disamping nya. Hari ini mereka akan kembali balapan setelah lama berhenti sejenak. Didalam arena balap sudah terdapat 4 motor dengan pengendara nya, melihat lawannya yang telah siap kedua gadis bersahabat itu pun langsung menaiki motor mereka dan bersiap untuk balapan.


Begitu semua telah siap diatas motor masing masing muncul seorang perempuan dengan membawa bendera ditengah area balapan guna menandakan start awal balapan. Lylac, Elfe dan empat pembalap lainnya pun langsung fokus bersiap untuk melaju ketiga bendera tersebut telah diangkat pada hitungan ketiga.


3


2


1


SWOOOSH!!! BRUMMM!


Begitu bendera diangkat Lylac, Elfe dan empat lawan mereka pun langsung melaju kencang. Sorak dukungan terdengar sangat ramai saling bersautan mendukung jagoan masing masing. Motor mereka melaju dengan sangat kencang yang tentu dipping oleh Lylac, kedua Elfe, diikuti oleh empat lawan nya dibelakang.


Ditempat penonton Kalu dan Jesha hanya memandang datar, sebab mereka tau bahwa kedua sahabatnya itu masih unggul bahkan setelah bertahun tahun berhenti. Sampai garis finish pun sudah terlihat di depan, para penonton mulai ramai siapa yang akan menjadi juara pertama? Apakah setelah lama tidak muncul Lylac masih menempati tempat pertama diikuti Elfe sebagai Runner up, atau justru lawannya yang jadi pemenang?


...****************...


...Topeng Lylac - Lynne...



...Topeng Kalu - Kav...



...Topeng Elfe - El...



...Topeng Jesha - Jen...


__ADS_1


__ADS_2