Shinbi House Love Story

Shinbi House Love Story
Chapter 11


__ADS_3

"eh" panggil Heewon


"Paan? " tanya Hari Ketus


"Et dah kagak usah ketus juga kalik jawabnya"


"yodah yodah, maap ada apaan si? "


"Hari ini kelas Jamkos kan? yaudah gua mau ke ruang musik dulu"


"Yaudah, gue juga mau keluar"


"Ngapain" tanya Sara


"Kepo lu" Hari pergi meninggalkan ruangan lebih dulu daripada Heewon


"Anak Anj-, main pegi pegi aja"


"haaaah,tau dah"


"Eh, gue ikut dong Won"


"Buat apa coba? terus jangan panggil gue won won mulu, gue itu bukan duit o'on" Heewon pergi meninggalkan Sara dan Gaeun menuju ruang musik


"Yailah"Sara menatap Heewon yang semakin jauh


" sstt, pala gue pusing mending lu diem"Omel Gaeun sambil memegang kepala nya


Sementara keadaan Leon Deon, sang anak pemilik sekolah Shinbi School nomor satu di Seoul ini baru saja kembali dari toilet laki laki (Yaiyalah masa toilet perempuan) untuk Buang Air Besar alias BAB.


Dia melangkah dengan riang sampai ia mendengar suara petikan gitar dan nyanyian seorang gadis yang berasal dari ruang musik

__ADS_1


"Siapa ya? musik nya asik, suara nya juga bagus banget dah" puji Leon sambil menggumam


Leon mengintip ruang Club Musik yang memang pintunya dibuka, sepertinya ada alasan tersendiri. Ia menemukan sesosok perempuan berambut panjang tengah memegang gitar.


"Cewek? orang apa setan ya? kalo setan kan kuntilanak, lagian juga kuntilanak kagak bisa maen gitar kan" Leon bertanya tanya pada dirinya sendiri


"Samperin nggak ya? kalo nggak di samperin entar penasaran lagi gua, ah bodo amat samperin aja"


Baru saja Leon maju beberapa langkah, tetapi Heewon sudah menyadari adanya kehidupan lain di ruang Club Musik itu. dengan cepat ia menghentikan permainan gitar nya dan menoleh secepat kilat.


"Ngapain si ngikutin gu- Lah? Elo!? " Tanya Heewon, awalnya ia mengira bahwa yang datang itu sahabat nya yang paling suka jadi stalker yaitu Sara Kim.


"Lah kok Elu!? " tanya balik Leon sambil terbelalak, karna ia tidak mengira kalau gadis dengan suara khas yang bernyanyi dengan diiringi petikan gitar itu adalah Heewon Park.


"Elo yang waktu itu ikut ikutan nyiram Hari kan!? "


"Y-Ya gitu deh" Leon tersenyum kikuk


"Jaga jarak lo satu meter!! " Heewon menunjuk ke arah Leon, rupanya alasan ia melihat Leon dari atas sampai bawah ialah karna mau melihat jarak nya dengan Leon.


Leon mundur beberapa langkah sampai ke pintu.


"Saking gak sukanya ya ama gue? "


"Awas, jaga jarak satu meter" Heewon memperingati sambil membereskan buku buku musik nya dengan cepat lalu menuju pintu.


"Jawab dulu kalo ada orang tanya nyed" Leon menghalangi Heewon yang hendak keluar dari ruangan.


"Yaiyalah! Elo bego gak si!? Elo udah ngusik kehidupan gue ama sahabat sahabat gue barengan ama genk lo itu!! "


Leon menghela nafas dalam dalam dan mencoba menenangkan diri nya.

__ADS_1


"Heh mba, lo jangan asal tuduh tuduh ya sahabat lo yang mulai duluan noh"


"Halah, temen gue itu cuma ngebela kebenaran! emang elo? suka ngebully sama genk lo itu! "


**Bersambung.....


*Mohon maaf kalo ada kesalahan dan kesamaan dalam cerita ini


*maaf kalo ada typo


*maaf kependekan


*terinspirasi dari cerita BlackBangtan


*Bantu dukung terus ya! bantu Like, Vote, Share, Favorit plus Komen!


٩(ര̀ᴗര́)ᵇʸᵉ ٩(ര̀ᴗര́)ᵇʸᵉ ٩(ര̀ᴗര́)ᵇʸᵉ ٩(ര̀ᴗര́)ᵇʸᵉ**


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2