Shocked N Secret (Setiap Hari)

Shocked N Secret (Setiap Hari)
Zoro dan Robin


__ADS_3

“Nami sampai kapan kita harus berbelanja sih?!”


“Sebentar lagi Luffy!” Luffy hanya bisa melihat Nami yang terus memilih baju dan berakhir memeras kasir.


Luffy berjalan-jalan sebentar di tempat itu sambil menunggu Nami.


“Silakan melihat-lihat Tuan!” Luffy melihat beberapa aksesoris dan tertarik dengan sesuatu.


“Aku mau ini, berapa harganya?” tanya Luffy.


“Anda membawa pasangan?“ Luffy mengangguk.


“Kalau begitu ini gratis, karena di pulau ini sedang merayakan hari pasangan,” jawab pelayan itu.


“Tepat sekali,” ucap Luffy dan pergi setelah berterima kasih.


“Nami, ayo kita kembali ke kapal!” ajak Luffy dan Nami datang dengan kantong belanjaannya.


“Ayo!” Luffy melihat tangan Nami dan menggenggamnya.


“Nanti kau hilang lagi!” Nami hanya bisa menunduk malu.


"Nee... Dimana Zoro sama Robin?" tanya Luffy yang baru saja tiba dengan Nami dan teman-temannya juga sudah tiba setelah melihat-lihat.

__ADS_1


"Entahlah, mungkin mereka sedang tidur." jawab Franky "Atauu.."


"Sedang main kuda-kudaan." jawab Brook melanjutkan perkataan Franky dan membuat Luffy bingung tapi membuat pipi Nami menjadi merah padam.


"Wah aku juga mau ikut." ujar Luffy dengan berbinar sambil melangkah menuju ke arah menara milik Zoro.


"Luffy itu bukan sesuai dengan apa kau pikirkan." ujar Nami yang ingin menghalangi Luffy tapi tidak bisa.


"Kalian!" bentak Nami kepada Brook dan Franky karena Luffy di ajarkan hal-hal yang tidak-tidak.


"Yohoho biarkan Nami-san, biar dia menjadi lelaki dewasa." ujar Brook sambil tersenyum penuh arti tapi Nami mengetahui arti tersebut.


"Supeerrr, Luffy akan menjadi dewasa beberapa menit lagi." timbal Franky dengan posenya yang aneh.


...📚👒🍙...


Warning 🔞


Suasana di dalam menara pengawas itu, semakin lama semakin panas. Walaupun jendela sudah di buka agar udara masuk ke dalam, tetap saja itu masih membuat Zoro dan Robin gerah yang berada di atas sebuah kasur tanpa mengenakan sehelai kain apa pun.


"Zoro, emmm... aku tidak tahan lagi."


Zoro mulai mencium bibir ranum milik Robin dan mulai merangkak dan melebarkan kaki Robin.

__ADS_1


"Aku masukkan ya." bisik Zoro di telinga Robin dan Robin mengangguk.


"ZORO, AKU IKUTAN DONG!" teriak Luffy yang nongol dari pintu masuk ruangan menara milik Zoro.


Luffy melihat Zoro dan Robin yang sama sekali tidak mengenakan helai sedikit pun. Ketika dirinya ingin bertanya, tiba-tiba dia dihadiahi dengan sebuah barbel milik Zoro dan membuatnya terpental keluar.


"Dasar penganggu." ketus Zoro karena Luffy kegiatannya menjadi terhentikan sementara.


Bukannya waktu itu, kau ingin memberitahunya, batin Robin sambil tersenyum tipis atas kemarahan suaminya.


"Ayo kita lanjutkan." tetapi Robin mencegahnya.


"Kita harus ke bawah sayang." ujar Robin dengan lembut.


"Memangnya kenapa?"


"Sepertinya yang lain sudah kembali. Mereka nanti curiga loh."


Zoro melihat Robin dan terdiam dan mengeluarkan kata kasar dan menyingkir dari tubuh Robin. Dan Robin pun segera mengambil baju sedangkan Zoro hanya melihat sambil memajukan bibirnya.


"Nee.., dia sudah siap loh." ujar Zoro memelas sambil menunjuk kejantanannya yang telah benar-benar berdiri tegak dan berwarna sangat pink.


"Fufufu, maafkan Luffy, ya sayang." ujar Robin sambil mencium bibir Zoro sebentar.

__ADS_1


Akanku cari dalangnya, Batin zoro dengan penuh kekesalan menuju ke arah kamar mandi untuk menuntaskan hawa nafsunya.


__ADS_2