Shocked N Secret (Setiap Hari)

Shocked N Secret (Setiap Hari)
Gugurnya Sang Putri (2)


__ADS_3

Negeri Wano yang di jajah selama 20 tahun akhirnya terbebas tetapi tentu mereka sangat sedih karena harus kehilangan wanita paling cantik di Wano Kuni.


Kozuki Hiyori mati dalam peperangan melawan Kaido dan mereka mulai membuat patung penghormatan untuk Sang Putri sebagai simbolis.


"Zoro, apa kau marah padaku?" Tanya Robin kepada Zoro yang melihat ke arah makam Hiyori yang berada dekat dengan pohon bunga sakura.


"Marah? Kenapa aku harus marah?" Tanya Zoro bingung dengan perkataan istrinya tersebut.


"Aku yakin kau pasti tahu maksud perkataanku Zoro," ucap Robin agar Zoro tidak menanyakan pertanyaan yang sia-sia.


"Ya jika bukan karena Hiyori saat itu, aku pasti sudah kehilangan dirimu," jawab Zoro dengan lembut.


"Jangan terlalu dipikirkan, lebih baik pikirkan kandunganmu itu,"  lanjut Zoro dan tentu membuat Robin terkejut.


"Zoro kau tahu dari mana?" Tanya Robin kaget dan Zoro terkekeh.


"Aku sudah tahu, ingat suami mu ini yah lumayan tidak bodoh lah!" Robin tersenyum dan memeluk Zoro.


"Aku akan menjaga kalian, tak akan kubiarkan kalian pergi dari dunia ini," ucap Zoro sambil mengecup dahi Robin dengan lembut dan mengelus-elus perutnya.

__ADS_1


"Aku tidak ingin kehilangan lagi!"


...🍙🍰🍙...


Peperangan pun telah selesai dan semua pun melakukan perayaan kemenangan suka cita dan tentu sangat membuat semua orang menyambut dengan sangat baik.


Semua sangat senang dengan gabungnya Jinbei di grup mereka dan kemenangan atas kru Mugiwara No Ichimi. Dan tentu itu perayaan itu berlangsung selama 1 minggu berturut-turut.


Selain itu juga semua kru juga sangat terkejut dengan berita kehamilan dari Robin. Ya mereka sangat terkejut terlebih lagi Robin ketika sedang hamil mengikuti peperangan.


Chopper, Usopp, Franky, Brook pun segera disidang oleh Nami dengan tatapan mata yang sangat tajam. Tentu mereka berempat sangat-sangat ketakutan sekarang. Nami bukan hanya di mode galak level iblis mungkin sekarang ia sudah berada di mode galak level Raja Iblis tingkat pertama.


"Ka ka ka kami... bu ka ka kan... bermaksud... begitu," ucap Chopper tetapi Nami masih dalam mode Raja Iblis.


"Chopper, kau bisa berbicara dengan benar, kan?" Tanya Nami dengan melihat ke arah Chopper dan Chopper benar-benar ketakutan sekarang.


"Na... Na.. Nami, aku... lebih baik mati saja," jawab Chopper dan seketika hewan rusa berhidung biru itu pun pingsan dengan keadaan mulut berbusa.


"Oi Oi Oi Kenapa kau meninggalkan kami Chopper?!" Teriak mereka sambil memegang tubuh kecil hidung biru itu.

__ADS_1


"CHOPPER BANGUN!" teriak mereka tetapi Nami masih melihat mereka dengan tatapan sangat mengerikan dan seperti tidak peduli.


"Aku juga ingin mati Yohoho, tapi aku ini sudah mati, aku harus bagaimana?" Tanya Brook dengan memegang pipi dengan mulut terbuka cukup lebar.


"Jadi kalian mau mati?" Tanya Nami dengan senyuman penuh arti. Ketiga lelaki itu langsung kaget mendengar pertanyaan tersebut.


"Baiklah!"


"LUFFY TOLONG AKU!"


"LUFFY SAN!


"OI LUFFY TOLONG AKU KAPTEN BODOH!"


Nami dengan serangan membabi buta segera menghajar mereka dengan suka cita. Luffy yang melihat kejadian itu menjadi menghindari tempat itu karena takut terlibat.


"Sepertinya mereka akan mati," ujar Zoro.


Robin yang berada di samping hanya bisa tersenyum sambil tertawa kecil. "Yah mereka tidak akan mati. Mungkin mereka hanya sekarat saja."

__ADS_1


__ADS_2