Shocked N Secret (Setiap Hari)

Shocked N Secret (Setiap Hari)
Perjuangan Hidup dan Mati


__ADS_3

Langkah kaki Zoro terus terdengar dengan gelisah, ia belum boleh masuk sampai pembukaan yang ke 7 karena masih ada beberapa hal yang harus disiapkan oleh Chopper dan Nami.


"Zoro... apa kau tidak pusing mondar mandir begitu?" Tanya Luffy melihat Zoro yang terus bergerak lalu lalang tanpa tujuan.


"Tenanglah Zoro! Robin pasti akan baik-baik saja," lanjut Usopp berusaha menenangkan Zoro.


Seluruh para lelaki kecuali Jinbei sedang berkumpul di dapur. Jinbei bertugas agar kapal tidak terkena hantaman bebatuan dan serangan dari kapal bajak laut atau angkatan laut.


Sementara di ruang persalinan, Robin benar-benar sudah sangat kesakitan padahal masih pembukaan yang ke 6.


"Robin, kamu pasti bisa!" Ujar Nami menyemangati Robin, ia juga sesekali mengelap keringat Robin yang bercucuran tanpa henti.


"Sudah ke 7, Nami suruh Zoro masuk. Tapi jangan lupa beritahu kepadanya untuk memakai baju khusus sebelum masuk!" Perintah Chopper yang masih memakai baju pelindung dan masker sambil membantu Robin untuk pembukaan menuju ke 10.


Nami membuka pintu tidak lupa untuk membawa baju khusus untuk Zoro. Kehadiran Nami telah ditunggu oleh para lelaki di dapur. Nami segera dihujani oleh pertanyaan-pertanyaan.


"Nami bagaimana kondisi Robin?" Tanya Luffy.


"Apa dia sudah melahirkan? Ini sudah 3 jam loh!" Lanjut Usopp.


"Tapi jika sudah melahirkan, bunyinya 'ninuni' tidak ada!" Sarkas Franky.


"Oi Franky! Kau pikir Robin chan melahirkan Robot?!" Kesal Sanji.

__ADS_1


"Benar Franky san, seharusnya 'ahhh ahhh yamata dasai!'" Ujar Brook dan segera dihajar oleh Sanji dan Usopp.


"Bukan juga itu!" Ujar Usopp dan Sanji menghajar Franky dan Brook bersamaan.


"Zoro, kau boleh masuk!" Ucap Nami tanpa menjawab pertanyaan dari mereka semua. Zoro pun segera masuk ke dalam tetapi ditahan Luffy.


"Lebih baik itu ditaruh disini dulu," ucap Luffy menunjuk ke-tiga pedang milik Zoro.


Zoro berpikir sebentar, setelah menghela napas dalam- dalam ia pun menaruh ke tiga pedangnya. Zoro pun berjalan lagi tetapi ditahan oleh mereka para sahabat lelaki Zoro.


"ZORO BERJUANGLAH!"


"YOHOHO ZORO SAN AKAN MENJADI AYAH KEMBALI!"


"AWW ZORO CEPATLAH! JANGAN MEMBUAT KAMI MENUNGGU!" teriak Franky.


"KALIAN YANG MEMBUATKU LAMA TAHU!" bentak Zoro. Zoro kembali ingin masuk tetapi ditahan oleh Nami.


"APA LAGI?!" tanya Zoro dengan wajah kesal.


"Pakai baju ini dulu baru kau boleh masuk!" Ujar Nami memberikan baju itu kepada Zoro dan berjalan pergi dari dapur.


"Nami mau kemana?" Tanya Luffy sambil mengunyah potongan daging asap.

__ADS_1


"Mau mandi, Robin akan cukup lama mungkin sekitar 3-4 jam lagi." Jawab Nami dan bergegas keluar untuk menyegarkan tubuh.


"Ck! Benar-benar merepotkan!" Ujar Zoro dan mulai memakai pakaian pelindung tersebut.


...🍙🍰🍙...


"ZORO, KENAPA KAU LAMA SEKALI!" bentak Chopper yang menunggu Zoro seperti menunggu pagi menjadi malam.


"APA KAU TERSESAT LAGI HAH?!" Robin memaksakan sedikit tersenyum walaupun ia sangat kesakitan.


"Ya maafkan aku, bagaimana keadaanmu Robin?" Tanya Zoro sambil membelai wajah Robin.


Robin menangis dan mengatakan kesakitan "Sudah pembukaan ke 10. Mari kita mulai!"


Zoro segera memberikan badannya untuk menjadi wadah kesakitan Robin dalam melahirkan anaknya. Nami pun juga sudah kembali masuk sambil membawa baskom berisi air hangat dan beberapa infus untuk Robin.


"Robin, tarik napas..... GENJOT!" Robin melakukan seperti instruksi dari Chopper, suara teriakan Robin membuat Zoro merinding.


"Robin kamu pasti bisa sayang," ujar Zoro sambil mencium dahi Robin yang penuh keringat.


"Ayo Robin, ini kepalanya sudah mulai kelihatan. Tarik napas..... GENJOT!" Teriakan besar Robin berhasil membuat satu anaknya berhasil keluar.


"Anak perempuan, Nami tolong dibersihkan dulu," ujar Chopper dan menyerahkan bayi kecil merah itu kepada Nami untuk dibersihkan.

__ADS_1


__ADS_2